Cinta Sang Jendral

Cinta Sang Jendral
212


__ADS_3

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Setelah perjalanan hampir satu jam,mobil harry sudah sampai didepan rumah minimalis yang terlihat mewah dengan halaman yang tidak terlalu besar didepannya. Selama ini rumah itu di kontrakan oleh harry, karena dia belum menikah. Tapi mama harry sudah merenovasi rumah itu dengan cantik selama seminggu ini,makanya masih terlihat baru.


Harry menatap ke arah sarah yang sudah tertidur,mungkin karena kelelahan dan hamil makanya sarah sering kali tertidur jika dalam perjalanan didalam mobil. Harry membuka sealbet milik sarah secara perlahan,kemudian menatap dan mengelus pipi sarah dengan lembut.


Cup


Kecupan di pipi juga dibibir sarah membuat sarah terbangun,dia mengerjabkan matanya dan menatap wajah harry yang sudah tersenyum didepannya.


"kau sudah bangun istri ku?" tanya harry dengan lembut


Sarah hanya tersenyum dengan wajah nya yang memerah,dia merasa tersipu dipanggil istri ku . Harry terlihat sangat romantis dimatanya,dia mengalihkan pandangan nya ke arah lain.

__ADS_1


"ini rumah kita sekarang " jelas harry karena sarah mengernyitkan dahi nya saat melihat rumah minimalis didepannya yang terbilang mewah.


Rumah idaman yang selama ini dia impikan,dia berpikir dia akan menikah dengan rico dan memiliki rumah seperti ini. Dulu sarah pernah melihat rumah yang bangunan depan nya persis seperti ini,saat itu dia dan rico berniat membeli rumah ini.


Tapi takdir berkata lain,kecemburuan kedua sahabat rico membuat hubungan mereka tidak baik. Sehingga semua impian dan kehidupannya pun jadi berubah,mengingat hal itu membuat air matanya keluar begitu saja. Takdir menggiringnya bertemu dengan harry,pria yang menjadi ayah dari anak yang dikandung nya.


Pikiran mengenai rasa cinta harry mulai bersemayam dikepala sarah,dia masih tidak percaya jika harry menikahi nya karena cinta. Dia yakin jika harry menikahi nya karena diri nya sudah hamil,mungkin karena dia lagi hamil jadi pikiran nya sangat sensitif sekali.


Harry menatap wajah sarah yang sudah menangis,dia mendekap tubuh sarah dengan lembut. Menenangkan sarah yang masih menangis didalam pelukannya,dia tau kalau wanita hamil sangat lah sensitif.


Sarah membalas pelukan harry,dia semakin menangis terisak-isak. Harry hanya mengelus punggung milik sarah saja,hampir setengah jam sarah menangis kemudian harry melepaskan pelukannya dan menatap wajah sarah dengan lembut pula.


cup

__ADS_1


Harry mengecup bibir sarah,kemudian dia menghapus sisa air mata dipipi sarah yang terlihat sudah sedikit cabbi. Sarah tersenyum menatap ke arah harry,dia enggan untuk menanyakan apa yang dipikirkannya. Sarah akan menjalani kehidupannya saat ini begitu saja,dia tidak ingin terlalu berharap lebih pada harry. Begitu lah yang dipikirkannya,dia akan mempersiapkan diri jika hal buruk terjadi didepannya.


"jangan menangis lagi,ayo kita masuk kerumah kita" ucap harry


Kini harry keluar lebih dulu dari dalam mobil,dia membuka pintu mobil milik sarah yang masih terlihat bengong. Dengan sekali tarikan,tubuh sarah sudah berada didalam pelukannya membuat sarah terkejut.


Harry menggendong sarah masuk kedalam rumah itu,disana sudah ada sepasang suami istri yang menyambut mereka dengan tersenyum.


"selamat datang pak ,ibu" ucap wanita paruh baya yang berdiri didepan mereka.


Sarah terkejut,dia mengalungkan kedua tangannya dileher harry dengan wajah yang dia benamkan di dada bidang suami nya. Dia berpura-pura tidur,agar tidak merasa malu pada sepasang suami istri paruh baya itu.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2