
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Rangga merasa kesal karena jawaban sasa,dia ingin menikahi sasa tapi sasa menolak dan malah ingin berkenalan lebih dekat. Di ajak tinggal bersama juga sasa ngak mau,membuat rangga semakin kesal.
"jujur sa,aku ngak bisa tidur tanpa mu. Aku selalu nyaman jika tidur bersama mu,aku juga ngak tau. Selama ini aku susah tidur" jelas rangga,kali ini dia memeluk tubuh sasa membuat kepala nya berada didada rangga
"bapak jangan bicara yang ngak-ngak deh,sejak kapan kita tidur bersama ?" tanya sasa dengan kesal,dia mencoba mengangkat kepala rangga agar tak bersandar didada nya
"ayo....biar aku tunjukan " jawab rangga,kali ini rangga menggendong sasa yang masih berada dipangkuannya.
Kedua kaki sasa dia buka lebar hingga sasa berada digendongan seperti bayi koala, sasa yang takut jatuh hanya melingkarkan kaki nya di pinggang rangga dengan kedua tangannya berada di leher rangga. Tubuh mereka menempel dengan sangat erat, belum wajah nya juga hanya berjarak beberapa centi saja membuat wajah sasa memerah.
Rangga menghirup aroma tubuh sasa,dia tersenyum kecil karena melihat wajah sasa memerah. Dengan sebelah tangannya dia membuka pintu dan sebelah lagi menyangga bo kong sasa agar tidak jatuh,dia mendudukan sasa di pinggiran tempat tidur dan sasa melepaskan pelukannya.
__ADS_1
"lihat lah sa..." ucap rangga
Saat ini sasa memang berada didalam kamar rangga,selama ini dia hanya membersihkan apartemen nya. Tidak dengan kamar rangga,karena kamar nya selalu di kunci oleh rangga.
Sasa bingung dengan ucapan rangga,dia hanya memperhatikan sekeliling kamar saja. Tapi tidak menemukan apa pun juga,dia kembali menatap rangga dengan kesal karena entah apa maksud rangga mengajak nya ke kamar itu.
"lihat lah itu,aku selalu tidur bersama mu...makanya walaupun pulang dini hari pun,aku tetap pulang ke apartemen ini" jelas rangga
"dan sewaktu dirumah mama,kamu tau kan syal itu?itu memang benar milik mu,tapi aku mengambilnya dan meletakan nya di leher ku setiap aku tidur...." jelas rangga lagi membuat sasa semakin terkejut
Sasa memperhatikan foto nya yang ada diatas tempat tidur,dia terkejut melihat wajah nya yang tersenyum di foto itu.
Sasa menatap wajah rangga,kini rangga duduk disamping sasa dipinggiran tempat tidur. Sasa masih tidak percaya akan hal yang dilihat nya saat ini,bisa-bisa nya rangga tidur dengan foto nya.
__ADS_1
"maafkan aku,aku hanya ingin tidur dengan nyenyak saja....bisa kah kau mengerti mengenai diri ku?aku benar-benar memiliki gangguan tidur,semua nya terjadi saat dulu sebelum aku ikut militer" jelas rangga
"baiklah,aku akan menginap disini. Tapi aku ngak mau nanti nya mereka tau kita memiliki hubungan,kita berpacaran diam-diam ya" ucap sasa yang kini menatap wajah rangga dengan tatapan memohon
"aku ngak mau,aku ingin semua orang tau kalau kita memiliki hubungan bahkan akan menikah" jelas rangga dengan tegas
"pak....pliis, aku ngak mau dibenci oleh mereka. Sebagian dari mereka menyukai anda pak,aku ngak mau di cemberutin....Aku belum siap " ucap sasa dengan tegas
"baiklah....tapi aku ngak janji bisa terus nyembunyiin hubungan kita " jawab rangga dengan ketus
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ
__ADS_1