Cinta Sang Jendral

Cinta Sang Jendral
246


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Kriiing....krriiingg....


Mentari menatap layar ponselnya,panggilan video dari putri kecil nya. Dia melirik jam yang berada di dinding ruang itu,jam sudah menunjukkan pukul sembilan dan biasanya dia akan melakukan panggilan telpon pada putri kecilnya sebelum tidur karena jika pagi hingga siang,dia tidak bisa melakukan hal itu.


"maaf....saya permisi sebentar,ingin mengangkat telpon " ucap mentari pada semua yang berada di ruangan itu,membuat farid menatap bingung pada mentari


Mentari berdiri dan berjalan menjauh dari mereka,dia berdiri tak jauh dari sana dan langsung menekan tombol hijau di layar ponselnya


"hallo sayang....sudah mau tidur?" ucap mentari dengan lembut,dia menatap wajah manis putri nya itu


"ma....kangen" jawab putri kecil mentari yang wajah nya menghiasi layar ponsel miliknya

__ADS_1


"mama juga kangen,bagaimana di sekolah hari ini ?" tanya mentari dengan lembut


Seketika wajah cantik putri nya cemberut,dia memanyunkan bibir nya kedepan sehingga membuatnya semakin terlihat lucu dan imut. Mentari tertawa pelan,dia mengelus pipi putri nya yang berada dilayar ponselnya


"kenapa hhmm....?apa Dora mengganggu mu lagi sayang?" tanya mentari dengan tenang ,karena teman putri nya yang bernama Dora itu sering kali mengganggu juga mengejek laura putri nya.


"dia bilang laula anak halam dan ndak punya papa,dia juga bilang kalo mama suka gonta ganti pacal " jawab laura dengan nada lucu nya,mentari hanya tersenyum tipis aja.


Selalu seperti ini,Dora selalu mengejek putri nya anak haram karena ngak punya papa dan ujung-ujung nya laura akan meminta mentari untuk mencari pria agar bisa dia panggil papa.


"iiissshh....ma,desi udah punya mama balu. Jadi kapan laula punya papa balu nya?laula kan mau punya papa dugak " ucap laura dengan bibir di manyun kan kedepan,dia merengut menatap wajah mentari yang tersenyum . Dia merasa lucu melihat sang anak yang sudah cemberut


"sayang....kok lama?" teriak farid yang sudah berada dibelakang mentari,membuat mentari terkejut begitu juga dengan laura

__ADS_1


Dari tadi farid mendengar kan pembicaraan mentari dengan putri nya,dia merasa senang karena ternyata laura putri nya sudah sangat menginginkan sosok seorang papa .


"eh....pak,kamu ngapain ?"tanya mentari dengan pelan,membuat laura membulatkan matanya dan tersenyum senang


Laura terkejut juga senang karena akhirnya dia akan memiliki seorang papa,apalagi yang didengar nya sekilas kalau mentari memanggil pria itu dengan sebutan pa. Mungkin karena terlalu pelan jadi hanya terdengar seperti itu di telinga laura


"pa...." panggil laura ragu-ragu,dia masih menatap ke arah farid dengan tenang


Laura ingin mengetahui bagaimana reaksi pria itu saat dirinya memanggil nya laura,dia masih menatap ke arah farid dengan takut-takut tapi tak lama senyuman mengembang di pipi nya saat melihat farid tersenyum pada nya


"apa kabar sayang ?kamu baik-baik saja kan? bagaimana keadaan nenek hhmm?" tanya farid membuat laura semakin senang


"baik pa....nenek dugak baik,kapan papa kecini?" jawab laura dengan bersemangat membuat mentari hanya diam saja

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2