
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Mentari masih terkejut mendengar ucapan farid,wajah farid hanya berjarak beberapa centi saja dari wajah nya. Dengan gerakan cepat,farid meraup bibir mentari dengan rakus. Dia mellumat dan menghisap bibir bawah juga atas mentari,membuat mentari terkejut.
Mentari berusaha mendorong tubuh farid tapi tidak bisa,tenaga farid cukup kuat menahan wajah nya . Apalagi salah satu tangannya melingkari pinggang mentari,membuat mentari semakin sulit keluar dari kungkungannya.
"hhmmm....hhmm....ah...ah.." teriak mentari masih berusaha mendorong tubuh farid,hingga akhirnya terlepas dengan nafas yang masih tersengal-sengal dia menatap ke arah farid dengan tajam
plaΓ aak
"anda....hah....kurang ajar sekali,berani-berani nya mencium saya. Anda sudah akan menikah,ngak malu cium janda seenak nya aja" bentak mentari yang sudah marah,wajah nya sudah memerah. Dia sudah tidak perduli jika farid marah karena dia menampar wajah farid ,dia kesal dengan farid yang seenaknya saja menciumnya.
__ADS_1
Ini sudah kedua kali nya farid menciumnya tanpa ijin,dia merasa sangat kesal melihat farid melakukannya seenaknya saja. Walaupun dirinya seorang janda,tapi dia tidak pernah mencium atau berdekatan dengan pria yang suka ramah tangannya.
Farid terkejut,karena mentari menamparnya. Dia tidak menyangka jika mentari berani melakukan hal itu,tak lama farid melihat air mata menetes dipipi mentari membuat farid merasa bersalah
"aku memang janda,tapi bukan berarti anda bisa seenaknya mencium atau memperlakukan aku begini....anda pikir aku wanita murahan hah?" bentak mentari dengan air mata yang terus mengalir dipipi nya
"maafkan aku,aku tidak bermaksud melakukannya hanya saja bibir mu yang memanggil ku lebih dulu" jawab farid dengan tenang
Mentari yang tadi nya menutup wajah nya kini menatap tajam pada farid,dia masih bingung jawaban farid yang mengatakan bibir nya yang memanggil nya lebih dulu
"ya....bibir mu yang menggoda ku,makanya aku datang. " jelas farid,kini dia sudah menjalankan mobilnya menuju asrama. Dia masih penasaran dengan surat perjanjian yang dimaksud oleh mentari,mama nya atau pun rita tidak mengatakan apa pun mengenai hal itu
__ADS_1
Mentari sudah terdiam,dia merasa kesal mendengar ucapan farid yang mengatakan bibir nya menggoda nya. Hanya keheningan yang ada di dalam mobil saat ini,hingga akhirnya mobil farid sampai didepan asrama.
"sebentar,aku akan ambil kan surat itu. Anda bisaengembalikan surat itu pada mama anda,jadi aku ngak perlu melakukan apa pun atau mengganti rugi apa pun juga karena kita memang ngak ada hubungan apa pun kan" jelas mentari
Kini mentari sudah keluar dari mobil milik farid dan menuju kamar nya,dia ingin segera memberikan surat perjanjian itu dan menjauh dari kehidupan keluarga besar farid.
Mentari masuk kedalam kamar nya,dia tidak menyadari kalau farid juga mengikuti nya karena pikiran nya masih memikirkan surat perjanjian itu. Dia masih mengingat-ingat dimana dia meletakan nya,karena terakhir dia meletakan nya diatas tempat tidur sebelum vivi pingsan.
Ceklek
Pintu terbuka ,mentari masuk begitu saja tanpa menutup pintu nya sehingga dia tidak tau kalau farid juga ikut masuk ke dalam dan mengunci pintu itu dari dalam.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ