
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Laras sudah melepaskan tangannya dari pu sa ka milik gani,dia sudah berhasil membangunkan gani. Walaupun daerah sensitif nya masih berdenyut dan terasa gatal kembali,tapi saat dirinya ingin menjauhi pu sa ka itu. gani langsung menariknya tangan laras kembali
'kenapa berhenti?lanjutkan lagi?'ucap gani membuat laras terkejut
"aku hanya ingin membangunkan kakak,agar tubuh mu tidak sakit. Tapi dari tadi kakak tidak bangun juga...makanya aku melakukan hal itu" jelas laras tanpa tau apa akibat nya jika melakukan hal itu
"kau membangunkan nya juga,cepat tidurkan dia lagi" ucap gani dengan wajah memohon nya,menatap ke arah mata laras membuat laras terkejut
"bagaimana cara nya?" tanya laras yang memang tidak tau apa yang dia lakukan, dia hanya berpikir jika hal seperti itu bisa membuat gani bangun. Dia membaca nya di judul film yang di tonton nya dari ponsel gani
__ADS_1
"seperti yang kau lakukan tadi lah,cepat lah...jika tidak maka kepala ku akan terasa pusing" ucap gani yang kini memijit pelipis nya ,karena memang terasa sedikit pusing
Dengan wajah yang memerah,laras menggeser kembali bo kong nya dan mulai menyentuh benda pu sa ka milik gani. Baru disentuh oleh tangan laras,gani sudah memejamkan mata nya. Dia begitu menikmati permainan tangan laras hingga akhirnya dia ikut menggoyangkan pinggul nya ,membuat laras terkejut.
Laras men ji la ti benda pu sa ka milik gani membuat mata gani terbuka dan menatap ke arah miliknya yang di keluar masukan kedalam mulut laras,membuat gani semakin bersemangat menggoyangkan pinggul nya kembali bahkan dia menahan kepala laras hingga miliknya tenggelam didalam mulut nya dan terasa ingin muntah
"ah...."ucap laras mendorong tangan gani hingga terlepas.
"maaf....tapi itu enak sekali" ucap gani dengan tersenyum
Laras yang masih memakai baju tidur terusan pendek langsung naik ke atas tubuh gani,gani menyibakan underware milik laras dan mengarahkan benda pu sa ka nya dengan lembut hingga masuk seluruh nya karena sudah dibasahi oleh saliva milik gani ke arah lu bang milik laras
__ADS_1
"ah...."
Mata laras juga gani terpejam,merasakan nikmat nya penyatuan mereka . Laras menaik turunkan tubuhnya seperti yang di tonton nya tadi,perlahan-lahan laras melakukannya membuat gani tidak sabar. Gani mengangkat bo kong milik laras dan menggoyangkan pinggul nya dengan cepat,hingga membuat laras menjerit tanpa sadar.
Gani tersenyum dan mulai menyatukan bibirnya dengan bibir laras,dia mellumat dan menghisap bibir laras hingga sedikit bengkak. Laras terus mengeluarkan suara indah nya,membuat gani semakin bersemangat menaik turun kan pinggul nya hingga dia menyemburkan benih nya di dalam rahim laras
Gani memeluk tubuh laras yang masih berada diatas tubuh nya,dia menarik nafas nya secara perlahan karena memang kesulitan untuk bernafas. Gani tidak mengeluarkan benda pu sa ka nya yang sudah tidak terlalu mengeras itu ,dia merasakan nafas milik laras yang terasa dileher nya.
"ah...terima kasih,sekarang kau sudah pandai ya...istri ku memang pantas menjadi guru" bisik gani sambil terus memeluk tubuh laras
"hhmm....harus nya aku yang berterima kasih karena sudah menerima ku sebagai istri" jawab laras dengan tersenyum dan mendorong tubuh gani dengan pelan
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ