
💙💙💙💙💙💙💙💙💙
Mama rangga memperhatikan wajah sasa yang terlihat merah dan menunduk,dia tersenyum dan meremas bo kong sasa dengan cukup keras membuat sasa semakin terkejut dan menatap ke arah mama rangga dengan tatapan bingung.
"pasti ada ceritanya seorang janda masih perawan,tapi mama senang karena anak mama menjadi yang pertama untuk mu." ucap mama rangga dengan lembut
Sasa masih diam,dia menelisik wajah mama nya rangga yang terlihat terus tersenyum. Kemudian sasa menghela nafas nya dengan kasar,dia pikir mama rangga akan marah pada nya tapi ternyata tidak.
Mama rangga berjalan mendekati keluarga nya dengan menggandeng tangan sasa,dia membawa sasa ketengah-tengah mereka.
"kalian belom boleh pulang,besok akan ada pesta pernikahan rangga jadi kalian wajib datang ....aku akan mengabari keluarga yang lainnya lagi " jelas mama rangga sambil memeluk tubuh sasa
__ADS_1
"terima kasih sayang,kamu sudah mau bersama dengan rangga dan menerima nya. Mama harap kalian bisa bersama selama nya hingga maut memisahkan " ucap mama rangga,hatinya begitu senang melihat rangga akhirnya mau menikah
Rangga yang dari tadi hanya memperhatikan saja,kini sudah mendekati sasa dan menggenggam tangan nya. Dia menatap wajah sasa yang dari tadi terus memerah,mungkin karena malu berada ditengah-tengah keluarga nya.
"sayang.....kita ke kamar yuk?" bisik rangga dengan lembut sambil menggigit daun telinga sasa pelan
Sasa menjauhkan wajah nya,dia menatap ke arah rangga dengan kesal. Bisa-bisa nya semua lagi pada ngumpul ,dia malah ingin kembali ke kamar.
Melihat sasa diam saja,rangga menarik tangan sasa dan membawanya ke dalam kamar nya kembali. Dia menutup pintu kamar nya dengan cepat,kemudian dia menarik kembali tangan sasa yang dari tadi hanya berdiri ke arah tempat tidur.
Rangga berjongkok dibawah nya ,membuat sasa terkejut apalagi rangga membuka kedua kaki nya dan menatap ke daerah sensitif milik nya yang masih tertutup kain segitiga.
__ADS_1
"kamu mau apa?" tanya sasa sambil memegang tangan rangga saat tangan ini sudah mengelus nya disana.
"aku ingin mengoleskan ini,pasti sakit kan?" jawab rangga sambil mengeluarkan salep dari kantong celana nya.
Saat mama nya sibuk mendekati sasa,dia bertanya pada pelayan yang sudah lama mengabdi pada mama nya. Menanyakan salep untuk luka luar,karena sudha diberikan makanya rangga langsung membawa sasa kembali ke kamar nya . Dia merasa kasihan pada sasa ,karena dia melihat sasa berjalan sedikit meringis menahan sakit
Rangga membuka kain segitiga yang menutupi aset berharga milik sasa,dia mengelus daerah itu dnegan lembut membuat sasa memejamkan matanya merasakan sesuatu yang bergelenyar aneh ditubuh nya. Apalagi saat rangga malah memasukan satu jari nya ke dalam sana membuatnya semakin ingin lebih dari itu
Rangga yang awalnya ingin memberikan salep pada sasa,menjadi mulai ber naf su dan memasukan satu jari nya. Dia melihat ke arah sasa yang memejamkan matanya dan menikmati gerakan tangannya,dia tersenyum saat merasakan daerah sensitif sasa sudah basah dan becek.
Walaupun sasa menahan suara de sa han nya,tapi dia tau kalau sasa juga menginginkan nya. Rangga mengusap cairan di daerah sensitif sasa dengan lidah nya,menyeruput semua nya hingga habis dan ditelan nya.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘