
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Rangga menatap wajah sasa yang terlihat kelelahan,dia menaikan tubuh sasa dan menggoyangkan nya dari bawah membuat sasa membuka matanya dan men de sah tak karuan.
"ah...."
Teriak kedua nya saat mereka sampai di puncak nya. Rangga menurunkan tubuh sasa dan memeluknya dari samping, dia merasa puas dengan apa yang dilakukan oleh sasa. Walaupun sasa baru pertama kali nya melakukannya,tapi sudah mau melayani nya dengan baik.
Mereka tertidur hingga mereka melewatkan makan malam,mama rangga memang sengaja tidak membangunkan mereka karena saat mama nya sampai didepan pintu kamar rangga. Mama nya mendengar suara de sa han dari dalam,makanya mama rangga putar balik ke dapur.
Sampai larut malam,sasa terbangun. Dia melihat rangga sudah tertidur pulas disampingnya,perut nya terasa lapar. Tadi dia belum sempat makan,padahal dia sudah merasa sangat lapar sekali.
Mata nya menatap ke arah meja dekat sofa yang tak jauh dari tempat tidur,dia melihat ada nampan yang berisi dua piring nasi goreng dan cemilan juga ada jus buah segar yang masih dingin.
__ADS_1
Sasa turun dari tempat tidur dengan keadaan polos,dia meraih pakaiannya yang tak jauh dari tempat tidur. Memakainya dan langsung duduk disofΓ dengan manis,sasa mengambil makanan disana dan memakan nya dengan lahap karena memang perut nya sudah lapar sekali.
Setelah makan setengah nya,rangga terbangun. Dia meraba tempat tidur samping nya dengan mata masih terpejam,kemudian dia membuka matanya saat tidak menemukan orang yang dicari nya.
Rangga tersenyum saat menyadari sasa sedang makan dengan lahap nya,dia bangkit dari tidur nya dengan keadaan yang masih polos. Tanpa malu dia berjalan mendekati sasa,membuat sasa terkejut melihat tubuh rangga yang polos. Apalagi sasa melihat rudal milik rangga yang menggantung dibawah sana,walaupun sudah tertidur tapi tetap terlihat besar dan berurat. Sasa memalingkan wajah nya ke arah lain,dia mencoba untuk fokus pada makanan didepannya.
"sayang....kenapa ngak bangunin aku?aku kan juga lapar sih" tanya rangga sambil duduk disamping sasa
"pak....pakai dulu pakaiannya" ucap sasa dengan wajah nya yang masih merah
"memangnya kenapa?kita akan bercinta lagi kan?" tanya rangga membuat sasa melotot mendengar pengakuan rangga,wajah nya terlihat semakin memerah
Rangga tidak mempedulikannya,dia memakan nasi yang sudah berada didepannya dengan lahap karena dia juga merasa sangat lapar. Sasa juga ikut makan hingga nasi goreng di piring nya habis tak tersisa,dia mengelus perutnya yang rata setelah merasa kenyang.
__ADS_1
grep
Rangga menarik tangan sasa saat sasa berdiri dan ingin kembali tidur,tubuh sasa terhitung dan jatuh di pangkuan rangga. Rangga langsung memeluknya dan membenamkan wajah nya dileher belakang sasa,menghirup aroma tubuh sasa yang membuat nya nyaman.
"aku mencintai mu,jangan pernah meninggalkan ku sa" bisik rangga
Sasa hanya diam saja,dia merasa geli juga senang. Hati nya sangat senang mendengar pengakuan dari rangga,tapi tiba-tiba dia tersentak kaget karena tangan rangga sudah berada didaerah sensitif miliknya.
"apa ini masih sakit?" tanya rangga dengan lembut,tanpa sadar sasa langsung menggeleng membuat rangga tersenyum puas.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ
__ADS_1