Cinta Sang Jendral

Cinta Sang Jendral
255


__ADS_3

❣❣❣❣❣❣❣❣❣


Mentari menahan suaranya,dia benar-benar sudah tidak tahan dengan permainan lidah milik farid. Bisa-bisa nya pria itu mengambil kesempatan seperti itu,dada nya sudah memburu. Nafas nya juga sudah tersengal-sengal,dia benar-benar sangat menginginkannya.


Apalagi farid memasukan satu jari nya ke dalam daerah sensitif mentari dan menjilati daging kecil yang ada disana dengan lidah nya membuat mentari semakin ingin,mentari terus men de sah tak karuan sambil menutup mulut nya dengan sebelah tangannya.


"henn tiii kan pak,ah..." ucap mentari dengan suara tertahan tapi tangannya masih menahan kepala farid agar memasukan lidah nya lebih dalam lagi


"kau ini,menyuruh ku untuk menghentikannya tapi kau menahan kepala ku hmmm" jawab farid yang masih memainkan jari nya disana

__ADS_1


Mentari terdiam,dia melepaskan tangannya dari kepala farid kemudian dia bangkit dari tidur nya. Mata nya sudah tampak sayu,dia benar-benar menginginkannya tapi farid berhenti saat dirinya sudah mulai sampai puncaknya . Membuat kepala nya terasa pusing ,dia menatap farid yang kini sudah tiduran diatas ranjang miliknya yang tidak terlalu besar tapi pas untuk dua orang.


Farid menekan ba ta ngan miliknya yang sudah mengeras,kemudian dia mengeluarkannya dna memejamkan matanya sambil me ngo cok ba fa ngan itu dengan lembut. Memijat nya perlahan hingga suara de sa han dari mulut nya keluar secara pelan,dia juga berusaha menahan suara nya agar tidak didengar oleh orang yang ada diluar.


Mentari terus menatap ba ta ngan panjang dan keras itu,dia ingin sekali mengulum benda yang saat ini dipegang oleh farid dan dimainkan nya tapi dia merasa malu padahal farid sengaja melakukan nya agar mentari berinisiatif untuk mengambil tindakan


"ssshh....hhmmm"


De sa han keluar lagi dari mulut farid,dia masih memejamkan matanya . Membuat mentari kembali mengelus daerah sensitif nya dengan sebelah tangannya,karena sebelah nya lagi dia buat untuk meremas dan memainkan ****** susu milik nya sendiri.

__ADS_1


Merasa tidak cukup puas,mentari mendekatkan dirinya pada farid. Dia mengambil alih tangan farid dan memainkan nya disana,farid membuka matanya dan menatap wajah mentari yang sudah berada di ba ta ngan miliknya yang mengeras.


Terlihat mentari men ji la ti dan mengullum milik nya serta memijat nya dengan lidah dan tangannya,farid terus menatap wajah mentari yang tidak berani menatap nya. Sentuhan dan permainan yang dilakukan mentari terlihat profesional, mungkin karena memang dia sudah pernah menikah.


Farid menikmati apa yang dilakukan oleh mentari,dia terus mengeluarkan suara desisan yang manja membuat daerah sensitif mentari mulai berkedut . Mentari bangkit dan mengangkangkan kaki nya hingga dia duduk diatas perut farid,dengan perlahan dia mengarahkan ba ta ngan milik farid memasuki daerah sensitif nya yang sudah sangat basah.


Dengan sekali hentakan,milik farid masuk kedalam nya. Mentari mulai menaik turun kan pinggul nya,memberikan gerakan yang sangat sensual dan membuat farid kembali memejamkan mata nya.


De sa han kembali bersahutan dari bibir kedua nya,mereka benar-benar menikmati nya. Farid yang baru melepaskan keperjakaan nya,sedangkan mentari yang baru ini merasakan kembali nikmat bercinta setelah kepergian sang suami ke alam lain

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2