
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
"sasa...."
Suara pria itu kembali memanggil sasa,tapi sasa menggeleng kan kepalanya. Dia benar-benar terlihat takut,padahal pria didepannya cukup tampan. Sarah maju lebih dulu,saat pria itu ingin menarik tangan sasa yang berdiri dibelakang nya .
"maaf....anda siapa?" tanya sarah yang menjadi tameng untuk sasa
"kamu ngak usah ikut campur,aku suami nya " bentak pria itu dengan tatapan tajam menatap ke arah sarah
"suami?atau mantan suami?" tanya sarah,dia yakin jika sasa tidak menceritakan semua nya pada mereka.
"eekkhm....memang saya mantan suami nya,hanya saja kami masih punya urusan yang belum selesai" jelas pria didepannya ini dengan tegas,awalnya dia terkejut dan gugup karena sasa pasti menceritakan mengenai dirinya pada kedua wanita yang berada didepan nya ini .
"jika sudah menjadi mantan,harus nya ngak akan ada yang urusan yang belum selesai " bentak sarah dengan kasar,dia tidak takut jika pria didepannya ini menyerangnya.
__ADS_1
Sarah memiliki ilmu bela diri yang terbilang lumayan ,apalagi dia terbiasa hidup dijalanan dari kecil jadi mau tak mau harus bisa menjaga dirinya sendiri.
"jangan ikut campur,ini urusan kami" bentak pria itu lagi dengan keras membuat orang disekitar nya melihat ke arah mereka
"sa....kamu mau bicara dengan nya?" tanya sarah yang kini menarik tangan sasa agar berdiri disamping nya
"ngak mau,kita udah ngak ada hubungan lagi tuan. Tolong jangan ganggu saya " jawab sasa yang masih menunduk
"dengar sa....aku minta maaf,aku ingin kita kembali seperti dulu. Aku tau kalau aku salah " ucap pria itu dengan tenang
"anda dengar kan?silahkan pergi dan janagn mengganggu kami" ucap sarah dengan ketus
Pria itu menarik tangan sasa dengan kasar,dia ingin membawa sasa pergi dari sana tapi sarah menepis tangan pria itu dengan kasar juga. Kemudian menatap ke arah pria itu dengan tajam,dia ngak suka melihat pria yang bersikap kasar pada wanita.
"hey....kamu ngak usah ikut-ikutan urusan kami" bentak pria itu,dia mulai maju ingin memukul sarah tapi sarah tidak takut. Dia malah memegang tangan pria itu yang ingin memukul nya,kemudian menghempaskan nya begitu saja.
__ADS_1
"sekarang urusan sasa adalah urusan ku juga,jadi jangan ganggu sasa" bentak sarah dengan keras
"kau...." teriak pria itu ingin kembali memukul sarah,tapi saat itu sasa langsung menarik tubuh sarah hingga diri nya berada didepan sarah. Dia tidak ingin sarah terkena pukulan dari mantan suami nya,selama pernikahan mereka memang sasa selalu di pukul bahkan kekasih suami nya itu juga ikut memukul nya hanya saja dia tidak pernah mengadu pada kakek dari suami nya.
Setiap hari sasa selalu berdoa agar dia bebas dari suami juga kekasih nya dan doa nya terkabul,kakek suami nya meninggal dan dia diceraikan oleh suami nya karena suami nya ingin menikahi kekasih nya.
Sasa tidak ingin sarah mendapatkan pukulan,dia juga ngak mau mantan suami nya itu memperpanjang masalah ini Karena mantan suami nya itu termasuk dari keluarga berada. Pastinya bisa memutar balikkan fakta dengan uang nya,makanya sasa maju lebih dulu.
plaΓ aak
Sasa memejamkan mata ,karena dia berpikir kalau pukulan mantan suami nya itu pasti mengenai dirinya tapi dia belum merasakan sakit diwajah nya .
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ
__ADS_1