Cinta Tulus untuk Mas Arka

Cinta Tulus untuk Mas Arka
Bab. 38


__ADS_3

Saat ini Alex dan Arka ada di luar ruangan rawat Ila. Ila dan Bi Surti di temani oleh Seno yang menolak untuk pulang ke rumah dan sekarang Seno menikmati kebersamaan dirinya bersama sang bunda.


"Anda tahu Pak Arka, saya dan Ila mengenal dari awal perkuliahan. Ila teman yang humble dan suka menolong. Ila juga terkenal dengan gaya hidup hematnya semasa kuliah."


"Dia pintar dan juga pekerja keras. kami ber enam satu kelompok pertemanan 3 perempuan dan 3 laki laki. Selama 4 tahun saya memendam rasa pada Ardila, selama itu pula saya jadi pelindungnya dan sahabat yang sering menemaninya. Jujur saja niat untuk menghalalkan hubungan kami ke jenjang pernikahan sering terbersit dalam otak ku."


Arka diam sambil mengepalkan tangannya mendengar perkataan Alex. Arka tak ingin kalap oleh emosi sehingga memicu masalah baru.


"Tapi Anda tahu Pak Arka, saya menahan dan menekan rasa ini sedalam mungkin karena Ila bertekat lulus kuliah dan sukses dulu baru menikah. Aku khawatir jika aku mengatkan yang sebenarnya maka dia akan menghindar dariku dan aku tidak sanggup di jauhi oleh orang yang aku cintai Pak Arka."


Alex tertawa dan saat Arka melihatnya ternyata Alex menghapus setetes air mata yang jatuh di matanya.


"Sampai dua minggu yang lalu kita bertemu dan aku harus mengetahui fakta mengejutkan. Ardila yang kucintai ternyata sudah menikah bahkan terlihat sangat menyayangi kedua anak sambung juga suaminya yang jauh lebih dewasa dari pada Ila sendiri.''


''Aku hancur Pak Arka dan 4 hari yang lalu aku nekat ingin bertemu dengannya berharap bisa mengurangi rasa sesak di hatiku. Saat dia melihat ku aku melihat binar mata itu tak berubah, Ila terlihat santai dan menikmati saat saat kami berbincang hingga tiba keberanian untuk mengungkapkan rasa yang sudah lama terpendam. Anda tahu pak Arka dia bilang apa setelah saya mengutarakan rasa saya padanya?''


"Ila mengatakan jika dia sudah lama membuang rasanya padaku bahkan sudah 2 tahun rasa itu hilang hanya karena aku mengatakan jika aku mencintai gadis yang selama ini aku idamkan jadi istriku.'' Alex tersenyum miris pada nasb perasaannya.


''Anda pasti tahu betul siapq gadis yang saya maksud di dalam perkataan isyarat itu Pak Arka. Hal yang membuat rasa ini sudah terluka tapi mendapat perasan lemon di atasnya adalah fakta jika Ardila Putri sahabat yang saya cintai dalam diam, saat ini sangat mencintai Anda Pak Arka!''

__ADS_1


"jadi! saya harap sebagai orang yang lebih dewasa dan juga pemimpin dalam berumah tangga Anda tidak gegabah. Jangan hanya karena cemburu Anda mengatakan ingin pisah.''


"Penyesalan itu hanya ada di akhir pak! Tidak akan pernah penyesalan itu ada di awal. Mungkin rasa senang, sayang dan cinta saya pada Ila hanya akan sebatas teman, tapi siapa yang tahu jika akan ada Alex Alex yang lain yang akan merebut Ila dari Anda.''


Arka masih dalam diamnya dan mendengarkan penjelasan dari Alex.


"Besok saya akan ke Bogor untuk menenangkan diri bantu do'akan saya agar bisa merelakan hati yang terluka ini. Saya titipkan Ardila pada Pak Arka, jaga dia baik baik. Ardila gadis cantik berparas blasteran, Pak Arka sendiri pasti juga merasakan bagaimana banyaknya orang memandang Ila dengan kagum.''


"Saya juga minta maaf karena menjadi penyebab Anda dan Ila bertengkar.'' Saat Alex ingin berbalik pergi Arka berkata.


''Semoga Allah memudahkan jalan kamu untuk menenangkan diri Alex. Sama seperti Ila, saya juga berharap perginya kamu ke Bogor sendiri tapi saat pulang semoga bisa membawa teman yang bisa kamu jadikan teman hidup nantinya. Terima kasih telah menjelaskan yang sebenarnya Alex!"


Berbeda dengan yang terjadi di Rumah Sakit maka berbeda juga yang terjadi di belahan bumi yang jauh dari indonesia.


"Sayang! kamu tahu usia kita sudah tidak muda lagi. kamu juga tahu aku tak bisa memberimu keturunan." Kata wanita itu sambil bermanja di pelukan sang suami yang sedang bersantai di kolam renang.


"Apakah pencarian dari anak buahmu belum menghasilkan berita yang memuaskan Sayang?'' tanya wanita itu sambil mengecup sayang pipi suaminya.


"Aku juga ingin segera bertemu anakku Selena. Kau tahu 22 tahun lalu aku harus kembali ke New York karena Ayah ku meninggal Dunia karena serangan jantung. Perusahaan yang hampir failid dan juga Ibu ku yang terguncang bahkan hampir bunuh diri karena kematian Ayah dan juga perusahaan yanga bangkrut secara bersamaan.'' Pria itu memandang jauh masa lalu yang begitu pilu untuknya.

__ADS_1


"Karena dalam kondisi berduka aku melupakan janji ku pada Yinxia. Aku sibuk dengan urusan ku di sini. Ibu ku yang harus masuk ke penanganan kejiwaan dan juga aku yang harus pontang panting mencari investor agar perusahaan yang Ayah ku dirikan tetap bisa berdiri."


"Tidak pernah aku sangka dampak perbuatan ku akan separah itu. Aku terbenam oleh rasa bersqlah yang begitu besar pada mendiang kekasihku Yinxia. Terlebih perlakuan kejam keluarga Xu pada kekasihku yang mengakibatkan Dia meninggal Dunia." Kata pria itu sambil mwngusap kepala istrinya.


"Selena jika aku nanti menemukan putri ku, ku harap kau mampu menyayanginya seperti anakmu sendiri!''


"Sayang aku tahu rasa bersalah dan Cinta untuk Yinxia masih sangat mendalam di hatimu. Tapi kamu juga menegaskan berkali kali jika Yinxia adalah masa lalumu dan aku adalah masa depanmu Sayang. Terlebih kemampuanku yang tak mampu memberikan mu keturunan..."


"Syut kehadiranmu di setiap masa sulitku sudah cukup bagi ku Selena. Masalah anak kita sudah sepakat untuk menemukan anak ku dari Xu Yinxia yang di bawa oleh pekerja dari keluarga Xu saat Tuan Xu ingin membunuh bayi tak berdosa itu karena di anggap aib keluarga.''


"Sayang bukankah terakhir kamu dapat informasi jika dia di bawa oleh orang indonesia yang bernama Firstia Ayu TKW asal indonesia?'' tanya Selena pada sang suami.


"Aku hanya berharap di manapun Putriku berada dia dalam keadaan sehat dan juga berkecukupan. Cukup hanya Yinxia yang meninggal Dunia karena tidak mendapat pertolongan Dokter jangan sampai anakku mengalami hal yang sama dengan Ibunya.'' Pria itu memendang jauh dengan wajah terluka.


Selena tahu suaminya sudah mengalami banyak rintangan dalam hidupnya, termasuk mengetahui kekasih hati yang di biarkan meninggal dunia tanpa di obati hanya karena di anggap aib keluarga oleh keluarga sang kekasih sendiri dan itu menambah kepiluan tersendiri bagi suaminya.


Jujur jika kalau tanyakan cemburu atau tidak pada Yinxia yang bahkan tak di lupakan oleh sang suami meski sudah menikah selama bertahun tahun dengannya. Jelas iya dia cemburu. Hanya saja pilu kisah Yinxia dan sang suami tak mampu membuat hatinya cemburu akan kisah cinta mereka, bahkan dalam renungannya Selena sangat berharap bisa menemukan gadis manis keturunan sah sang suami dari kekasihnya yang telah lama meninggal Dunia.


see you...

__ADS_1


Tabir nya pelan pelan terbuka, mulai banyak konflik ya. Jangan lupa like dan comment di bawah ya.


__ADS_2