Cinta Tulus untuk Mas Arka

Cinta Tulus untuk Mas Arka
Bab. 45


__ADS_3

Setelah kejadian cukup menegangkan yang di alami keluarga kecil Ila kemaren. Pagi ini semua berjalan seperti biasa bahkan sekarang mereka sedang sarapan bersama.


"Nenek masakan Bunda selelu yang terbaik, iyakan Pa?" Seno mengucapkan dengan semangat meminta persetujuan sang papa.


"Iya sayang, habiskan ya jagoan Papa," kata Arka sambil mengusap kepala putranya.


"Ila kamu sudah merasa lebih baik Nak?" Tanya Ibu Tia pada putrinya itu.


"Alhamdulillah saya sudah lebih baik Bu." Ibu Tia sadar ada yang berbeda dari cara anak nya berbicara.


"Masalah Tuan Abraham..."


"Ibu nanti saja hal itu di bicarakan, nanti kalau memang ada yang ingin Ibu jelaskan. Temui aku di gazebo kolam renang belakang."


Ila melanjutkan sarapannyabtanpa banyak bicara. Sesekali hanya menanggapi pertanyaan Seno.


"Unda, Daaaaa!" Ila berhenti menyuapi makanan ke mulutnya saat melihat Arshaka menjerit memanggil nya dengan tangan terulur ke arahnya.


"Sayang, Arshaka nya jangan sampai di gendong. Aku ngak mau twins sampe kenapa-napa," kata Arka yang cemas melihat Bi Tina menggendong Arshaka ke arah Ila.


"Ngak lah Mas. Aku pasti akan hati hati bagaimanapun anak kita masih di perut aku," kata Ila seraya tersenyum pada sang suami.


"Arshaka memang sedekat itu dengan kamu Nak?" Pak Faiz berusaha memecahkan kesunyian antara iya dan anak perempuannya itu.


"Alhamdulillah, dari awal Seno maupun Arshaka sudah menerima aku dengan baik dari awal." Ila berkata sambil menyuapi Arshaka dengan bubur bayi yang telah di buat oleh Bi Tina.

__ADS_1


"Anak - anak Tuan Arka pada lengket semua sama Nyonya Ila, Buk. Kalau di rumah ini saya malah cenderung bantu kerjaan Bi Surti ketimbang ngemong anak - anak. Mereka lengket banget dan anteng banget kalau lagi sama Bundanya."


"Alhamdulillah kalau begitu."


"Ibu dan Bapak senang kalau Ila bahagia di sini. Tinggal rukun bersama suami dan anak - anak." Pak Faiz menatap dalam putri angkatnya.


Sesuai dengan janji di meja makan jika mereka akan bicara tentang Abraham di gazebo kolam renang.


"Nak Ibu tidak pernah bermaksud untuk menyembunyikan fakta sebesar ini darimu," Ibu Tia memulai percakapan.


Disana hanya ada Bu Tia dan Ila. Bu Tia meyakinkan jika dia bisa menjelaskan duduk permasalahan ini pada Ila. Awalnya pak Faiz menolak, tapi melihat kesungguhan hati Bu Tia. Pak faiz pun luluh.


"Tapi kamu harus tahu! Meski Ibu selalu menduga jika Tuan Abraham akan mencarimu. Tapi keyakinan jika kamu, tidak akan bertemu dengan Abraham jauh lebih besar." Tidak ada tanggapan sama sekali dari Ila, Ila hanya memandang kosong ke depan.


"Ibu pun sangat berharap kebenaran ini tidak akan terungkap. Bagi Ibu kamu adalah putri kedua Ibu. Ibu sangat sayang pada kamu Nak!"


"Ibu tahu kamu kecewa, tapi ibu harap kamu mengerti. Tuan Abraham mencarimu dalam waktu yang sangat lama. 19 tahun itu tidak sebentar Nak."


Ila tahu 19 tahun bukan waktu yang sebentar. Tapi Ila juga tahu, Selana wanita yang menggantikan posisi mendiang ibunya adalah wanita yang tidak bisa memiliki keturunan.


Hal itu lah yang membuat bara kamarahan di hati Ila kian membara.


"Apa jika dia punya anak dengan wanita yang sekarang jadi istrinya dia akan tetap mencari anak yang dulu dia abaikan?" Ila bertanya tanpa melihat Ibu Tia.


Ternyata Selena dan Abraham mendengar semua percakapan di antara Ibu Tia dan Ila. Bahkan posisi Abraham dan Selena tepat di belakang Ila yang memandang kosong ke arah kolam renang.

__ADS_1


"Sweety, semua hal yang terjadi di masa lalu adalah musibah. Daddy tidak bisa menghentikan ajal kakekmu yang harus meninggal Dunia. Daddy juga tidak mampu mengcover prusahaan Kakek kamu untuk tetap stabil. Bahkan harus gulung tikar.


Tapi satu hal yang harus kamu tahu Sweety sedetikpun Daddy tidak pernah melupakan kamu dan Ibumu Yinxia. Pernikahan Daddy dan Selena terjadi pada saat Daddy mengatahui ibumu sudah tiada.


Bahkan jikapun Daddy punya anak yang lain selain dirimu. Maka Daddy akan tetap mencari mu Nak. Daddy mohon maafkan kesalahan Daddy. Daddy juga sangat berharap kamu mau mengikuti Daddy dan Mommy Selena ke New York.


Kita bisa mulai keluarga kecil kita di sana dari awal. Kamu tetap bisa menghubungi Ayah dan Ibu angkat mu di sini. Sesekali nanyi kita atau mereka yang berkunjung ke negara kita New York."


"Saya tidak tahu negara mana yang Anda maksud. Negara saya adalah Indonesia dari saya kecil bahkan sekarang ingin menjadi Ibu negara saya masih NKRI.


Saya juga tidak tahu keluarga mana yang Anda maksud, Saya punya keluarga di sini. Saya punya suami, anak - anak, Ibu, Bapak, Kakak, dan Adik. Saya punya semuanya di sini. Saya tidak tertarik dengan tawaran Anda."


Ila berlalu, ia berjalan tanpa melihat ke tiga orang itu, baik itu Bu Tia, Abraham maupun Selena. Langkah nya terhenti karena pertanyaan Selena.


"Sweety, Mommy tahu kamu kecewa, marah bahkan mungkin juga bingung. Ini terlalu cepat buat kamu. Tapi paling tidak bisa kah kita memulai sebagai teman dan maukah kamu memaafkan kesalahan Daddymu.


Dia juga tidak berdaya saat itu, kehilangan Ayah kandungnya, perusahaan kebanggan keluarga nya gulung tikar dan Ibunda tercintanya harus menetap di Rumah Sakit Jiwa.


Semuanya tidak mudah Sayang. Selama tiga tahun dengan semangat yang tinggi berharap prusahaan kembali bangkit. Hingga sekarang Osborn Corp di kenal luas masyarakat, itu bukan perjalanan yang mudah sayang.


Tiga tahun memandang potret ibu kandungmu. Yang hanya di simpan di dalam dompet, agar bisa di pandangi setiap rindu berteriak. Tiga tahun, saat uang dan prusahaan mulai stabil Daddy Mu datang ke China dengan harap melamar pujaan hati. Xu Yinxia, tapi malang lagi - lagi berdatangan. Ibu mu Xu Yinxia telah tiada, kabar yang lebih dia terima adalah sang pujaan hati meninggal dunia karena tidak di obati saat melahirkan. Ibunda meninggal karena pendarahan hebat.


Satu pun tidak ada yang mau di posisi itu, jika kamu marah pada Daddy dan Mommy kami hanya ingin bilang kamipun tidak berdaya. Daddy mu hancur pada saat itu dan Mommy adalah saksi hidup kejadian itu.


Kami menikah bukan karena perjodohan. Mommy adalah sahabat baik Daddy mu sekaligus sekretaris utama perusahaan Daddy mu. Butuh waktu bertahun tahun unyuk tetap tegar dan mengembangkan prusahaan Osbor Corp dengan harapan bisa menemukan mu di mana pun kamu berada.

__ADS_1


Jadi Mommy mohon Nak! Barlapang hati lah untuk sekedar memaafkan kesalahan masa lalu."


Mendengar ucapan Selena, membuar Ila tak kuasa menahan tangisnya. Selana mendekati Ila dan mendekap hangat anak sambungnya. "Menangis lah Nak! Mommy tahu ini berat."


__ADS_2