
Klontanggggg
" Suara apa itu Van ", tanya mama Nabila pada sang anak.
" Suara apaan sih ma, Devan gak denger ", kata Devan yang pura-pura tidak mendengar. Hatinya diliputi rasa cemas.
" Ish kamu itu Van, suara sekeras itu masak kamu gak denger. Ayo kita lihat, jangan-jangan ada maling lagi ", kata sang mama.
" Tapi ma",
" Sudah ayo. Kayaknya sumber suaranya dari sini ", mama Nabila menyeret Devan menuju pintu penghubung. Jantung Devan berdebar sangat kencang, dalam hati dia merapalkan doa supaya Dewi tidak ketahuan. Setelah sampai di depan pintu penghubung, tangan sang mama Meraih gagang pintu tersebut.
Kreeeekkk
Belum juga menyentuh, pintu itu sudah terbuka sendiri.
" Dewi ",
" Nyonya ",
" Kamu baru pulang wi " tanya mama Nabila. Devan yang berada di belakang sang mama, diliputi rasa was-was.
" Iya nyonya ", jawab Dewi berusaha bersikap tenang.
" Terus Tina mana ? ",
" Tadi waktu kami antri nasi goreng di depan gang komplek, mbk Tina tibs-tiba sakit perut. Jadi saya mengantri sendirian nyah. Ini nasi gorengnya, apa nyonya mau ? " terang Dewi panjang lebar demi menutupi rasa gugupnya. Dalam hati Dewi berulang kali mengucapkan maaf pada sang majikan karena telah membohonginya. Devan yang mendengar penjelasan Dewi merasa sangat kagum pada kekasihnya. Untung tadi dia sempat membelikan nasi goreng untuk menyogok Tina.
" Oh begitu ya. Ya sudah kamu cepetan masuk wi, sudah malam ", kata mama Nabila.
" Baik nyonya saya permisi dulu ", kata Dewi berjalan meninggalkan dapur.
" Ya " jawab mama Nabila sambil mengajak Devan kembali ke kamar mading-masing.
🌸🌸🌸🌸🌸
Di kediaman Anita
" Mah mamah " teriak lili mencari mamanya.
" Ya ampun lili, kenapa sih pake teriak-teriak di dalam rumah, mamah belum budek ", omel sang mama.
__ADS_1
" Ini ada berita penting mah ",
" Berita penting apa ", tanya Anita mulai mendekat pada anaknya. Lili pun menceritakan semua yang dia lihat waktu di mall tadi.
" Kamu serius sayang, mana mungkin Devan pacaran sama pembantunya ", tanya Anita tidak percaya.
" Ya serius lah mah. Tapi untuk memastikan ingatan aku ini benar atau tidak kalau cewek yang jalan sama Devan itu pembantunya, aku akan cari kesempatan untuk berkunjung ke rumah Tante Nabila. ",
" Benar sayang, kamu harus memastikan itu dulu sebelum menyusun rencana berikutnya", kata Anita kemudian keduanya menyeringai licik.
.
.
Keesokan harinya,
Tok tok tok
" Selamat siang Tante ", sapa lili pada Nabila yang sedang bersantai di ruang tamu sendirian. Mendengar sapaan, mama Nabila menatap ke arah pintu guna mencari tahu siapakah tamunya.
" Lili, tumben ke sini. Tante pikir Tante sudah kamu lupain ", goda mama Nabila.
" Gak kok Tan, mana mungkin lili lupain Tante ", kemudian mama Nabila mengajak lili masuk dan duduk di sofa ruang tamu.
" Mau minum apa ", tanya mama Nabila.
"Gak usah repot-repot Tan "akhirnya mama Nabila menyuruh mbok Sumi membuatkan 2 cangkir teh. Saat mbok Sumi akan mengantar minuman untuk tamu nyonyanya, ia melihat Dewi berjalan dari ruang laundry. mbok Sumi segera meminta tolong Dewi untuk memberikan teh itu untuk tamu majikannya. karena saat itu mbok Sumi sedang menggoreng ikan yang tidak bisa di tinggal.
Dewi yang sudah selesai dengan pekerjaannya segera menerima nampan yang berisi dua cangkir teh itu. Saat Dewi berjalan memasuki ruang tamu, mata Liliana tak lepas dari Dewi. Ia mencoba mengingat kembali wajah perempuan yang kemarin di ajak jalan oleh Devan. Dan ia benar-benar shock ketika mengetahui bahwa memang perempuan itu yang kemarin jalan dengan Devan. Saat Dewi sudah kembali ke dapur, Liliana melancarkan aksinya.
" Tante kok pembantunya muda sekali, Tante gak takut kalau ia menggoda anak anak tante ! ", mama Nabila yang mendengar pertanyaan lili mengerutkan dahinya.
" Maksudnya bagaimana ",
" Banyak kejadian loh Tan pembantu yang suka menggoda majikannya ",
" Kemarin temen aku ada yang mencari jasa pembantu dari yayasan Tan. Temen aku itu dapat pembantu yang cukup cantik. beberapa bulan kemudian, suaminya temen aku itu ketahuan selingkuh. Dan parahnya yang jadi selingkuhannya itu ya si pembantu tadi ", kata lili. lili yang melihat wajah Tante Nabila berubah pias merasa puas, karena rencananya menghasut mama Nabila mulai menunjukkan hasilnya.
" Tapi Dewi gadis yang baik kok nak ", kata mama Nabila membela pembantunya.
" justru yang kelihatannya baik dan polos itu Tan yang berbahaya. Tante harus hati-hati loh ", kata lili sambil menyeringai. Mama Nabila nampak diam, membuat lili semakin senang.
__ADS_1
" Ya sudah Tan, lili pamit dulu ya. masih ada banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan ", lili pun pamit pulang dengan hati yang puas karena berhasil menghasut Nabila.
Mama Nabila yang termakan omongan lili, jadi berpikiran yang tidak-tidak. Mama Nabila yang tidak fokus berjalan, tidak sengaja menabrak Dewi yang sedang menyapu.
" Nyonya baik-baik saja ", tanya Dewi cemas.
." Nggak apa-apa wi, maaf ya ", kata mama Nabila sambil berlalu pergi naik ke lantai atas. Pikirannya saat ini sedang kacau karena omongan lili.
..
..
Dewi yang sudah selesai dengan semua pekerjaannya, bersantai sejenak di kursi belakang. Tiba-tiba hpnya berbunyi tanda pesan masuk. Di lihatnya dari siapa pesan itu.
" Tuan ", gumam Dewi senang dan segera membuka isi pesan tersebut.
" Sayang lagi apa "
Melihat pesan singkat dari sang kekasih membuat hati Dewi berbunga-bunga.
" Sedang beristirahat tuan ", balas Dewi.
" Kamu mau saya belikan sesuatu, sebentar lagi waktu saya pulang ",
" Tidak perlu tuan, asal tuan pulang dengan selamat Dewi sudah cukup senang ", balas Dewi lagi yang langsung membuat Devan tersipu malu.
" Baiklah tunggu saya pulang, saya sudah sangat merindukanmu ", balas Devan yang membuat Dewi senyum-senyum sendiri di bangku taman belakang.
Setelah membalas pesan Devan, Dewi segera masuk ke dapur untuk menyiapkan makan malam.
.
.
Malam harinya saat makan malam, mama Nabila nampak diam melamun. Nasi yang ada di piring hanya di aduk-aduk saja. Papa rehan yang melihat istrinya tidak bersemangat merasa heran.
" mah, nasinya Kok cuman di aduk-aduk. mama gak enak badan ", tanya papa rehan khawatir.
" Mama gak apa-apa kok pa ", jawab mama Nabila yang tidak ingin membuat suaminya kawatir. Mama Nabila berusaha menepis pikiran buruknya. ia tidak mau memikirkan sesuatu yang belum pasti kebenarannya.
lili bikin gregetan deh 😤
__ADS_1
🌸like dan komennya kak aku tunggu 🌸