Cinta Untuk Majikan Tampan

Cinta Untuk Majikan Tampan
Bab 58


__ADS_3

Waktu berjalan cukup cepat, sehingga tanpa terasa hari Sabtu itu datang juga.


Di sebuah kamar, nampaklah pakaian yang berserakan di atas tempat tidur. Di dekat ranjang nampak lemari pakaian yang terbuka begitu saja dan terlihat seorang gadis yang tengah berdiri di depan lemari itu dengan tangan yang sibuk menyibak tumpukan pakaian di dalamnya.


Ya gadis yang tengah sibuk mengobrak Abrik isi lemari itu adalah monica. Ia bingung harus memakai baju yang mana, padahal pakaian di lemari itu sangat lah banyak. Bahkan tidak sedikit pakaian yang terlihat masih sangat bagus-bagus.


Monica yang bingung harus memakai baju yang mana akhirnya memutuskan membeli baju baru saja.Dan sekarang di sinilah ia berada, di sebuah mall besar di pusat kota. Manik mata Monica tampak celingukan mencari toko baju yang sekiranya menjual pakaian yang sesuai seleranya.


Setelah hampir dua jam sibuk memasuki satu toko ke toko lainnya, akhirnya ia menemukan gaun yang sesuai dengan keinginannya. Gaun berwarna putih dengan motif bunga di bagian bawahnya membuat mata Monica tidak mampu berpaling darinya.


Ia segera mengambil gaun itu dan mencobanya. Monica nampak berbinar melihat pantulan dirinya di cermin besar itu. Gaun yang panjangnya selutut itu tampak begitu cantik melekat di tubuhnya. Ia memutuskan untuk memilih gaun itu dan segera membayarnya.


Monica yang di antar pak Salim segera menelepon lelaki paruh baya itu untuk segera menjemputnya. Setelah sampai di rumah gadis cantik itu segera menaiki tangga menuju ke kamarnya. Namun saat kakinya baru menginjak anak tangga pertama, terdengar sang mama memanggilnya.


" Monica ", Suara itu sukses membuat si pemilik nama menghentikan langkahnya dan menoleh pada sumber suara.


" Ada apa mah ? "


" Kamu itu dari mana saja sih, dari tadi mama cari kok gak ketemu ",


" Monic habis membeli gaun untuk acara nanti malam mah ",


" Bukannya baju kamu di lemari masih banyak yang bagus-bagus " tanya sang mama yang heran pada putrinya. Tidak biasanya gadis itu sampai membeli baju baru hanya untuk menghadiri pesta temannya.


" Monic lagi pengen beli aja. Ya sudah ya ma Monic harus siap-siap nih, nanti gak keburu waktunya ", kata Monica sambil berlari menaiki tangga.


" Dasar anak itu, main pergi aja. Mama kan belum selesai ngomongnya ", gerutu sang mama kesal.


.


.


Di dalam kamarnya, Monica segera mandi dan berganti pakaian. Ia mencoba ber make up tipis mengingat yang ia hadiri adalah pesta pernikahan. Pasti akan ada banyak teman Kevin yang datang, ia tidak ingin membuat malu lelaki tersebut.


Setelah selesai merias diri Monica segera meraih tas kecilnya dan segera turun ke bawah. Di ruang keluarga nampak keluarganya tengah bersiap-siap untuk makan malam.


" Monic kamu gak makan dulu ? ", tanya sang mama.


" Nggak mah, makan di pesta nanti saja ", balasnya sambil berjalan ke meja makan untuk berpamitan pada orang tuanya. Setelahnya ia segera keluar menuju gerbang menunggu jemputan


" Monica mau ke mana mah ? ", tanya Alex ingin tahu.


" Katanya sih mau pergi ke pesta ulang tahun temannya ",


" Tumben dandan banget, biasanya cuek gitu ", kata Alex lagi.


" Adikmu sudah dewasa Lex, jadi mulai mengerti berdandan. Biarkan saja selama tidak berbuat yang aneh-aneh ", kata papa rehan pada putra keduanya. Alek hanya mengangguk menanggapi ucapan papanya.


.

__ADS_1


.


Di sebuah cafe nampak Monica yang tengah menunggu kedatangan Kevin. Kemarin ia mengirim pesan pada lelaki itu untuk menjemputnya di cafe xxxx.


Tidak lama sebuah mobil berwarna hitam nampak baru saja berhenti di pelataran cafe. Sang pemilik mobil nampak menurunkan kaca dan manik matanya mencoba mencari seseorang.


Monica yang sejak tadi menatap ke arah pintu masuk dapat melihat Kevin di dalam mobil tengah mengedarkan pandangannya.


" Sa, itu kak Kevin udah datang. Aku berangkat ya, terima kasih sudah mau membantuku ",


" Sama-sama bawel, dari tari bilang terima kasih terus ", balas Sasa teman Monica. Monica hanya nyengir kuda menanggapi omongan teman baiknya.


" Nanti jangan lupa kirim pesan kalau sudah pulang ",


" ok, aku pergi dulu Sasa cantik bye ",


" Hmmm ", balas Sasa singkat.


Monica segera melangkah menghampiri mobil lelaki pujaan hatinya itu.


" Kak Kevin " panggil Monica.


" Sudah lama ya nunggunya ? ",


" Belum kok, Monica juga baru datang ", ucap Monica bohong. padahal gadis itu sudah datang tiga puluh menit yang lalu. Saking semangatnya ia datang terlalu awal.


" Ya sudah kita berangkat sekarang ya ",


Kevin pun segera membuka pintu mobilnya dan mempersilahkan Monica masuk. Monica yang di perlakukan seperti itu nampak begitu bahagia. Setelah duduk di kursi kemudi, kevin pun segera melajukan mobilnya.


Tidak butuh waktu lama, mereka segera tiba di sebuah hotel berbintang yang sudah nampak ramai. Kevin segera turun dan membukakan pintu untuk Monica. Ia menggenggam jemari gadis itu dan mengajaknya masuk ke dalam.


Kevin mencoba mengedarkan pandangannya mencari keberadaan sahabatnya itu, dan saat manik matanya berhasil menemukannya Kevin segera menarik Monica untuk menuju tempat sahabatnya itu. Bima sahabat Kevin yang melihat kedatangan teman masa kecilnya itu nampak tersenyum ke arah keduanya.


" Hay bro ", sapanya yang langsung memeluk sahabatnya.


" Gebetan baru bro ", tanya Bima setelah melepas pelukan mereka.


" Dia adik pak Devan ",


" ohhh ",


" Bro gue turut prihatin atas batalnya acara pertunangan Lo kemarin. Gue doakan semoga loe dapat pengganti yang lebih baik dari cewek itu ",


" Aamiin, makasih ", jawab Kevin mengamini.


Monica yang sejak tadi diam saja di samping Kevin, sangat terkejut dengan ucapan sahabat Kevin.


" Kak Kevin batal tunangan ? Kenapa ? Monica pun reflek bertanya.

__ADS_1


" Ceweknya selingkuh ", jawab Bima yang membuat Monica mendelik ke arah Bima lalu kembali menatap Kevin.


" Benarkah ? Apa kakak sekarang baik-baik saja ?


" Kamu tidak usah khawatir, Kevin baik-baik saja. Ia menerima pertunangan itu hanya karena demi mamanya. Jadi sekarang Kevin malah lega karena acara itu batal karena ulah Vira sendiri ", jawab Bima yang di hadiahi tinjuan ringan oleh Kevin.


" Hey, kenapa malah membahas gue, loe ternyata ember juga ya Bim ! ejek Kevin yang di sambut kekehan Bima.


" Ya sudah, sekali lagi gue ucapin selamat menempuh hidup baru, semoga langgeng dan bahagia selalu ", kata kevin mengalihkan pembicaraan.


" Aamiin, makasih ",


" Ya sudah gue ke sana dulu ya ",


" Ok. Silahkan kalian nikmati hidangannya. Tapi jangan di bawa pulang ya ", goda Bima pada sahabatnya.


" Loe tahu aja Bim, padahal gue udah siapin karung di mobil ", balas Kevin yang kemudian membuat keduanya tergelak.


Bima yang mulai kedatangan banyak tamu, membiarkan sahabatnya itu menikmati acaranya. Kevin yang mengerti segera mengajak Monica menuju meja penuh hidangan.


Monica yang sejak tadi di gandeng Kevin, nampak begitu bahagia. Selain karena mendapat kabar bahagia atas batalnya pertunangan lelaki itu, ia juga di buat terpesona. Pasalnya baru kali ini monica melihat sifat Kevin yang humble dan ceria. Rupanya lelaki itu bisa terlihat santai juga jika bersama sahabatnya.


Kevin yang merasa di tatap terus oleh Monica menoleh dan menatap heran gadis itu.


" Ada apa ? "


" Aku tidak menyangka kak Kevin terlihat begitu mempesona kalau bersikap santai seperti tadi ", jawab Monica yang masih menatap lekat lelaki di depannya.


Mendengar ucapan Monica Kevin pun menundukkan kepalanya dan mulai berbisik di telinga gadis itu.


" Jangan menggodaku Monica, atau aku akan menciummu lagi ", bisik Kevin yang kemudian menegakkan kembali badannya.


Monica yang mendengar ancaman Kevin sama sekali tidak merasa takut.


" Aku tidak takut " jawab Monica dengan sorot mata penuh arti.


Kevin yang merasa di tantang segera menarik lengan gadis itu dan membawanya di tempat yang cukup sepi. Ia mendorong tubuh ramping Monica hingga merapat ke dinding.


Tanpa basa basi kevin langsung menarik tengkuk Monica dan melahap bibir manis itu dengan sangat rakus. Monica yang awalnya gelagapan segera bisa mengimbangi ciuman Kevin. ia mulai mengalungkan tangannya di leher lelaki itu. ******* dan sesapan yang dilakukan Kevin di bibir Monica membuat gadis itu mulai melenguh.


Ciuman penuh gairah itu terjadi beberapa saat, setelah di rasa pasokan oksigen di paru-paru keduanya mulai menipis Kevin menyudahi panggutannya.


Monica menatap lelaki di depannya itu dengan sorot mata penuh cinta.


" Aku mencintaimu kak ", ucap Monica yang sudah tidak tahan lagi membendung perasaannya. Mendengar itu Kevin pun tersenyum samar.


" I love you too ", jawab Kevin dan segera kembali memanggut bibir manis itu yang mulai menjadi candunya.


Jangan lupa like dan komennya

__ADS_1


Biar author makin semangat nulisnya


Terima kasih


__ADS_2