
Kevin duduk di ruang tamu rumahnya Stephen dengan tatapan permusuhan. Setelah video Sophia tersebar di media sosial, Kevin pun langsung bertindak dengan menghapus beberapa video yang banyak dishare di media sosialnya. Tapi karena sudah menyebar luas jadi sulit baginya untuk menghentikannya. Jalan satu-satunya adalah menjumpai lelaki yang menjadi sumber masalah itu.
Lalu Kevin mulai berbicara.
" Kedatangan saya kemari untuk meminta anda bertanggung jawab atas masalah yang terjadi kepada Sophia. Karena Anda sebagai pimpinan di perusahaan dan Sophia hanyalah asisten anda bukan berarti anda bertindak sewenang-wenang dengan karyawan anda."
Stephen mencoba menelaah setiap perkataan yang diucapkan oleh Kevin.
Lanjut Kevin kemudian.
" Sekarang ini harga diri Sophia dipertaruhkan. Banyak orang yang menghina dan memakinya karena ulah anda dan kekasih anda itu. Saya minta dengan sangat kepada anda untuk menyampaikan permintaan maaf kepada Sophia dan memberikan penjelasan yang sebenar-sebenarnya kepada seluruh orang apa yang sesungguhnya terjadi." ucapan Kevin begitu tegas dan meyakinkan.
Stephen yang biasanya bersikap cool, berwibawa, tegas dan percaya diri nampak pasrah begitu saja mendengar kata-kata Kevin.
Sungguh hatinya begitu rapuh ketika dihadapkan dengan sosok Sophia. Karena diapun bisa merasakan bagaimana perasaan Sophia saat ini. Menghadapi persoalan yang pasti menyakitkan baginya.
__ADS_1
" Aku mengerti apa yang kamu inginkan dariku. Kamu tidak perlu merasa khawatir atau cemas mengenai hal itu, aku juga sedang melakukan sesuatu hal untuk memperbaiki semua ini. Karena aku juga tidak bisa menerima Sophia diperlakukan dengan buruk seperti itu. Aku sangat terluka melihat dia menderita seperti ini." Stephen mengungkapkan perasaan hati yang dirasakannya saat ini. Membuat Kevin merasa sedikit cemburu.
Lalu Kevin bangkit dari duduknya hendak meninggalkan rumah itu dan sambil berdiri dia berkata kepada Stephen.
" Siapa pun yang mencoba untuk menyakiti Sophia dan melukai hatinya aku tidak akan tinggal diam. Aku akan selalu berusaha melindunginya dari apapun juga. Karena Sophia adalah wanita yang sangat aku sayangi di dunia ini. Tidak akan kubiarkan siapapun membuatnya menderita. Ingat itu baik-baik Tuan. " Setelah berkata demikian Kevin langsung beranjak pergi dan berkata,
" Permisi!
Stephen yang masih termangu mematung mendengarkan kata-kata Kevin merasakan ada sesuatu yang mengganjal dihatinya. Setiap kata dari ucapan Kevin menohok dihatinya.
Jiwa egonya pun bangkit. Tidak peduli siapa laki-laki itu, meski dia menyukai Sophia tapi dia tidak peduli. Karena dia tahu untuk saat ini Sophia tidak memiliki siapapun dalam hatinya. Dan itu cukup baginya untuk tetap berada di posisi sekarang ini. Namun dia tidak akan membiarkannya terlalu lama lagi.
Karena dengan sangat jelas dia mengetahui jika ada pria lain yang sedang mengejar cintanya Sophia. Dan itu tidak akan pernah terjadi. Karena sebelum itu terjadi dia yang akan memulainya.
Sepeninggalan Kevin, Stephen langsung pergi kekamarnya dan Harvey masih duduk manis disana diatas tempat tidur.
__ADS_1
" Bro, aku serahkan Angela kepadamu. Tolong urus dia baik-baik, sampai dia benar-benar bertobat dan tidak akan mengulanginya lagi. Gue serahkan dia sepenuhnya kepada kamu. Gue mau pergi dulu. This is more important things! setelah berkata demikian Stephen langsung kabur dari hadapan Harvey yang masih ingin mengatakan banyak hal. Harvey hanya bisa melongo melihat sepupunya itu menghilang dari hadapannya.
Stephen tahu kemana dia harus pergi. Dilihatnya jam dipergelangan tangan kirinya, lalu dia mengangguk-anggukkan kepalanya.
Mobil itu melaju dengan kencang seakan sudah tidak sabar lagi ingin menemui seseorang.
Hanya butuh waktu 15 menit saja Stephen tiba di kantornya. Dengan langkah yang cepat dan bagai terburu-buru takut kehilangan Stephen memasuki ruangannya.
Dilihatnya Sophia sudah sibuk dengan pekerjaannya. Dengan perlahan dia melangkah ke arah Sophia. Sophia yang fokus dengan pekerjaannya tidak menyadari kehadiran Stephen disana.
" Eheemm...! Stephen berpura-pura berdehem. Dan suara itu sedikit mengusik konsentrasi Sophia.
....
...xxb
__ADS_1