Cinta Yang Takkan Berubah

Cinta Yang Takkan Berubah
Pengakuan Sang Ibu Kandung


__ADS_3

Setelah rencana yang sudah diatur oleh ibu kandung Mateo sedemikian rupa sama sekali tidak berhasil, dia pun mencari jalan lain. Apapun yang terjadi keinginannya itu harus tercapai. Dalam hidupnya tidak boleh ada kata kamus menyerah.


Cara pertama tidak berhasil maka selalu ada cara yang kedua. Ketika satu pintu sudah tertutup maka masih ada jendela lain yang terbuka.


Dan dengan penuh kepercayaan diri Maya yakin kali ini rencananya pasti akan berhasil.


Maya mengganti pakaiannya dengan pakaian yang lebih glamour. Supaya bisa menarik perhatian orang-orang. Tujuannya kali ini adalah bertemu langsung dengan Stephen. Dengan senyum sinis kemenangan percaya diri yang over dosis Maya mengemudi mobilnya menuju kantor Stephen.


Sesampainya di kantor Stephen, tanpa permisi kepada sekretaris atau security yang bertugas saat itu Maya langsung menerobos masuk ke dalam.


Seorang pegawai wanita pun mencoba menghentikannya. Dengan sikap angkuhnya Maya malah balik marah kepada wanita itu.


" Heee.... dasar pegawai sialan. Berani-beraninya kamu menyentuh aku ya dengan tangan kotormu itu! sambil mengibas-ngibas lengan bajunya yang sempat dipegang oleh pegawai itu.


" Maaf Bu. Tapi Anda tidak boleh masuk sembarangan tanpa ada janji terlebih dahulu dengan pimpinan kami! jawab pegawai itu memberi penjelasan.


" Kamu belum tahu siapa saya Hah? Saya ini calon Nyonya pemilik perusahaan ini. Camkan itu baik-baik.! Cerocos Maya sembarangan. Tentu saja para pegawai yang ada di tempat itu saling melirik satu sama lain.


" Tidak salah tuh...? Calon Nyonya pemimpin? Yang mereka tahu pacar atau tunangan sang pemimpin mereka itu adalah Sophia. Lalu darimana tiba-tiba wanita ini datang dan mengaku-ngaku calon Nyonya.


Pegawai wanita tersebut tetap melarang Maya untuk masuk. Dan bukannya mendengarkan pegawai tersebut Maya malah tetap memaksa untuk masuk dan membuat keributan. Security pun harus turun tangan.


Namun dasar wanita bebal, Maya tidak mau mendengarkannya. Mendengar suara ribut di luar, Stephen pun bangkit dari kursinya dan mendekat ke arah ruangan para karyawannya itu berada.


Melihat ada keributan di dalam kantornya, Stephen pun langsung mengambil tindakan.


Stephen berdiri dengan mimik wajah tegas, sorotan matanya menunjukkan amarah. Para pegawainya yang sudah tentu mengenal karakter pimpinan mereka langsung terdiam dan menunduk.


" Ada yang bisa jelaskan apa yang sedang terjadi di tempat ini? Tekanan nada suaranya begitu berwibawa.


Petugas Security pun melangkah ke depan lalu berkata,


" Maaf Pak. Ibu ini menerobos masuk dan memaksa untuk bertemu dengan bapak, tetapi ibu ini tidak ada janji temu dengan bapak!


Mendengar penjelasan Petugas Security Stephen melihat ke arah wanita yang dimaksudkan.


" Anda siapa? Tanya Stephen. Karena dia sama sekali tidak ingat punya kenalan seperti wanita itu.

__ADS_1


Wanita itu malah tersenyum. Senyum yang sama sekali tidak mengenakkan untuk dipandang mata.


" Kamu sudah lupa ya dengan wajah saya? Padahal waktu itu kita menghabiskan malam yang panjang.! Ucap wanita itu sambil menyeringai licik.


Mendengar ucapan wanita itu Stephen seakan terkejut. Malam yang panjang. mengingatkannya akan peristiwa malam itu.


" Apa maksud Anda? Stephen menjadi penasaran oleh wanita itu.


" Apa kamu ingin semua bawahanmu ini mendengar tentang kisah kita? Seringai wanita itu dengan bangganya.


" Kita bicara di kantor saya! Stephen akhirnya mengajak wanita itu masuk ke dalam ruangan kantornya.


Merasa dirinya bisa menaklukkan Stephen, wanita itu tersenyum kepada para pegawai Stephen dengan sikap angkuhnya seakan pamer.


Kemudian pintu dikunci dari dalam oleh Stephen.


" Sekarang katakan apa yang kamu inginkan? Tanya Stephen to the point.


" Aku tidak menginginkan apa-apa untuk saat ini.! jawabnya santai.


" Saya tidak punya banyak waktu untuk melayani omong kosong Anda. Jika tidak penting silahkan Anda segera angkat kaki dari sini, Saya masih punya banyak pekerjaan! Dengan penuh ketegasan Stephen mengingatkan Maya.


Perempuan ini sepertinya mahir untuk menggoda dan merayu laki-laki dengan mulut manisnya itu.


" Apa kamu sudah lupa, malam indah 5 tahun yang lalu? Malam yang begitu panas tapi nikmat. Bahkan kamu sangat menikmatinya sekali!


Mendengar perkataan Angela, Stephen tersentak dan sangat jelas di ingatannya 5 tahun yang lalu ketika dia terbangun seorang diri di dalam sebuah kamar hotel dengan kondisi tanpa sehelai pakaian pun melilit di tubuhnya.


" Kamu? Siapa? Tanya Stephen.


" Aku siapa? Aihhh.... ternyata kamu melupakan diriku yang sudah memuaskan dirimu! Ucap Maya tanpa ada sedikitpun merasa malu berbicara vulgar kepada seorang laki-laki yang bukan pasangannya.


" Tidak usah berbelit-belit. Katakan dengan terus terang dan sejujur-jujurnya. Jika kamu hanya membual maka aku tidak akan segan-segan mengirimmu ke neraka! Ancam Stephen karena merasa dipermainkan oleh perempuan itu.


" Ooohhh.... Aku takut! Sabar dong. 5 tahun ini aja aku sudah sabar untuk tidak memberitahukannya kepada kamu.! Mayatnya mencoba mengulur-ngulur waktu.


" Cepat katakan atau tidak....! Stephen hendak mengangkat telvonnya dan memanggil security. Lalu Maya pun langsung menghalanginya.

__ADS_1


" Okeey.... okeey....! Nama saya Maya. Saya adalah wanita yang pernah menghabiskan malam bersama anda saat pesta di Hotel S 5 tahun yang lalu. Jangan bilang kalau anda tidak ingat sama sekali kejadian malam itu! Maya mengatakan peristiwa 5 tahun yang lalu dengan begitu jelas kepada Stephen.


Stephen ingat dan sangat ingat akan peristiwa itu. Yang dia lupakan hanyalah wajah perempuan yang tidur bersamanya malam itu.


" Iya saya ingat kejadian waktu itu. Meski saya tidak ingat sama sekali wajah perempuan yang bersama saya malam itu.! Dengan terus terang Stephen menimpalinya.


" Aku sudah bisa tebak hal itu. Karena malam itu kamu dalam keadaan tidak sadar. Katakanlah dibawah pengaruh alkohol dan obat perangsang. Makanya mungkin kamu tidak bisa ingat wajahku sama sekali! Ucap Maya pura-pura sedih.


" Lalu apa maksud kedatanganmu saat ini setelah 5 tahun sudah berlalu? Tanya Stephen mencurigai jika ada sesuatu yang sedang direncanakan oleh wanita itu.


" Tentu saja aku datang dengan suatu alasan yang sangat kuat. Apalagi kalau bukan pertanggungjawaban dari kamu? ujarnya dengan begitu santainya.


" Pertanggungjawaban apa? Setelah 5 tahun dan baru sekarang anda meminta pertanggungjawaban dari saya? Seringai Stephen merasa lucu dengan ucapan Maya.


" Tentu saja. Karena kejadian di malam itu aku harus hidup dalam penderitaan, penghinaan, ejekan dan cacian orang-orang! Maya mencoba mendramatisir kisah hidupnya untuk menarik simpatik dari Stephen.


" Saya tidak mengerti maksud anda! Ujar Stephen.


" Selama 5 tahun ini saya harus hidup seorang diri sebagai single parents untuk membesarkan dan merawat anak.!


Mendengar kata-kata anak Stephen semakin terkejut.


" Anak? Anak apa maksud anda!? Tanya Stephen dengan perasaan tidak tenang.


" Ya anaklah. Anak dari benih yang sudah kamu tanamkan di dalam rahim saya. Anak hasil dari kisah cinta satu malam antara kita berdua! Maya dengan begitu tenang dan santainya berkata-kata kepada Stephen.


" Anak saya? Tanya Stephen dengan tidak percaya begitu saja.


"Iya. Anak kamu! tegas Maya.


" Anda pikir saya akan percaya dengan kata-kata anda? Stephen berbicara dengan tegas agar perempuan itu tidak menganggapnya pria yang dengan mudahnya dibohongi.


" Kamu boleh tidak percaya. Tapi apa yang saya katakan adalah yang sebenarnya. Dan kalau anda ingin bukti kita bisa melakukan test DNA. Saya akan bawa Mateo kehadapan anda dan membuktikannya secerah langsung.! Ucap Maya dengan percaya diri dan berani.


" Dan kenapa baru sekarang saya beritahukan kepada kamu karena saya sudah cukup lelah menanggungnya sendirian selama 5 tahun ini. Dan lagi pula Mateo sangat merindukan sosok seorang Ayah.Sedangkan Ayahnya masih hidup jadi dia juga berhak untuk mengenal siapa ayah kandungnya! Meski tidak semua ucapan Maya benar adanya tetapi ada beberapa point penting yang benar dan patut untuk disampaikan kepada Stephen sebagai Ayah kandungnya.


Sedangkan Stephen masih diliputi keragu-raguan dan kebingungan ketika mendengar nama Mateo disebut. Mateo manakah yang dimaksud oleh perempuan ini? Apakah Mateo yang sama yang ada dalam benaknya saat ini.?

__ADS_1


" Saya ingin bertemu langsung dengan anak itu! Jika tidak bisa kamu pertemukan aku dengan dia jangan harap aku akan percaya semua kata-katamu! Stephen memberikan kesempatan untuk wanita itu membuktikan semua perkataannya.


__ADS_2