
Alexa sebenarnya sangat malas ke sekolah, tapi tidak pergi ke sekolah Afkar nanti tambah meledeknya.
Setelah memakai seragam sekolahnya, Alexa pun ke ruang tengah untuk bergabung dengan keluarganya sarapan.
"Waahh...anak kesayanganku...sudah rapi nih, sini dulu Doong Dady cium..."
Alexa mendekati Dady nya dan duduk di pangkuannya seperti biasa.
Andre pun mencium anaknya dengan sangat gemesh berulang kali. Sampai pipi Alexa yang sangat putih itu memerah.
"Kakek mau cium juga Doong cucu kesayangan kakek."
Kata kakek juga sangat gemesh.
Alexa pun mendekati Kakeknya dan membiarkan kakeknya menciumnya gemes berulang kali.
Alexa mendekati Momy, nenek dan Abangnya mencium pipinya.
Alexa pun, duduk dan mulai sarapan nasi goreng buatan Momy dan Neneknya.
Setelah itu Alexa dan Abangnya ke sekolah.
Di sekolah Alexa kelihatan buru - buru ke kelasnya dia tidak mau ketemu Afkar, dan tampak Afkar sudah mendekati mereka berdua.
Baru melangkah satu langkah, Alexa sudah mendengar panggilan Abangnya, Pikiran Alexa langsung kacau balau, dengan wajah frustasi dia pun terpaksa berbalik.
"Alexa...kemari dulu...!!"
Suara Abangnya menghentikan langkahnya.
Alexa berbalik dan tampak sangat salah tingkah Karna tatapan mata antara Afkar dan Alexa langsung bertemu, mereka berdua kelihatan sangat canggung.
Afkar sengaja mengalihkan pandangannya ke tempat lain.
"Mengapa aku salah tingkah begini, ? dia benar - benar bukan type ku.
__ADS_1
Tapi mengapa aku jadi kikuk begini dan hatiku berdebar. ?
Wanita ini sangat menyusahkan."
Pikiran Afkar berkecamuk, ciuman antara mereka berdua benar - benar membuat pikirannya kacau balau.
Alexa melangkah gontai mendekati Abangnya dengan wajah lesu.
"Ada apa Abang...? "
"Kamu nanti pulang sendiri yah, nanti pulangnya diantar Afkar...Kakak ada kegiatan latihan Basket.."
Afkar dan Alexa bersamaan membelalakkan mata mereka dan teriak.
"What...!!!!!"
"Kalian kompak sekali, Afkar kamu antar pulang adikku yah..."
"Abang...!! Aku tidak mau Abang..."
"Jangan membantah, atau Abang marah..."
"Afkar...Ayo kita ke kelas, Alexa belajar yang rajin yah.."
Aryan pun melangkah disusul Afkar yang raut wajahnya sangat kesal.
Alexa mengucek rambutnya kasar dan mulai mengomel, tapi omelan nya sudah tak terdengar oleh Abangnya.
"Mengapa nasibku sial begini, ?
Mengapa harus berdua lagi dengan gorila jelek itu ?
Bagaimana jika dia menciumku lagi ?
Oooh Tuhanku Apa yang harus aku lakukan sekarang ?
__ADS_1
Apakah Abangku sudah sekongkol dengan Momy untuk menjodohkan ku dengan Afkar.?
Mengapa mereka sangat jahat mau melempar anaknya ke dalam kandang Singa...?
Ooooohhh Tuhan ku... Tolong selamatkan aku dari gorila dan singa hutan itu, dia sungguh sangat menyeramkan.
Alexa terus meracau dengan suara pelan tapi raut wajah begitu depresi berat, raut wajah cantik itu, begitu murung dan tampak sangat sedih dan tertekan.
Dikelas pun, dia tidak bisa konsentrasi, bahkan teman sebangkunya pun, takut menanyakan nya, dia hanya sesekali berbalik keheranan, melihat Alexa selalu menarik nafas panjang.
Bahkan Alexa tidak mau ke kantin, dan memilih di bangkunya melamun.
"Alexa...kamu kenapa sih...sepertinya beban mu begitu berat, seperti memiliki banyak anak yang tidak bisa kamu kasih makan..."
"Hahahaha....haha..." pecahlah tawa Nola.
"Nia....kamu sangat lucu...hahaha...kalau pendapatku sih,..Alexa sepertinya bebannya lebih berat lagi...Seperti di suruh berpegangan di baling - baling kapal terbang, yang mau terbang ke angkasa..Hahahaha....hahaha..."
"hahaha ..Nola, kamu ada - ada saja.."
Kedua sahabatnya yang sangat lucu dan kocak itu, yang biasa membuat Alexa tertawa,
saat ini guyonan mereka benar - benar tidak mempan.
"Kalian jangan menggangguku..pergilah makan...Maafkan aku yah..tak bisa menceritakan masalahku..."
Alexa menelungkup kan wajahnya di meja. Nia dan Nola hanya bisa menatap penasaran dan menggelengkan kepala.
"Baiklah cantik...kami ke kantin yah....jika ada masalah berat, jangan terlalu di pikirkan, nanti jebol otak, bahaya tuh...cantik - cantik bisa gendeng..."
Nola langsung menarik lengan Nia, yang kata - katanya bisa membuat Alexa marah."
"Ayuuukk...ke kantin...Alexa kami pergi dulu yah..."
Nola tampa basa - basi segera menarik Nia, keluar ruangan.
__ADS_1
Sahabatnya ini jika sudah bicara, tak ada di kamusnya saringan kata - kata.
Bersambung.