
Fatih sangat kesal, dan segera mengikuti Afkar dan Alexa, tampa mereka ketahui.
Diapun sudah berada di luar rumah Alexa, setelah beberapa saat dia terus memandang, diapun pulang ke rumahnya.
Sementara dalam rumah Afkar sangat marah, dan langsung masuk ke kamarnya, di susul Alexa.
Cukup lama mereka berdua saling terdiam, Alexa hanya cuek dan sibuk membaca majalah.
Afkar yang sedang berbaring, gelisah membolak balik tubuhnya, dan akhirnya cemburu buta nya pun meledak.
"Pokoknya aku tak mau tahu, jauhi pria itu.
Dia bukan pria yang baik untukmu."
Alexa tersentak tiba - tiba Afkar mengamuk tiba - tiba, di saat dia serius membaca majalah, membuatnya sangat kaget.
"Apaan sih, buat jantungan saja."
Kata Alexa kesal dan kembali cuek kembali.
Afkar pun makin kesal di cuekin, hatinya sungguh terbakar api cemburu.
Diapun datang menarik majalah di tangan Alexa dan membantingnya.
Alexa pun kesal tapi Afkar langsung menarik kedua tangannya, saat ini mereka sudah berdiri berhadapan.
Afkar pun menatap tajam.
__ADS_1
"Jauhi pria itu, aku tak menyukainya."
Alexa pun membalasnya dengan kata - kata yang sungguh, membuat Afkar makin cemburu buta.
"Apa hak mu melarang ku, dia suka dan sayang sama aku, daripada kamu sama sekali tak mencintaiku."
Afkar tak sadar mengatakan hal yang membuat Alexa terdiam dan terpaku.
"Aku mencintaimu Alexa...!!"
Menatap lekat wajah Alexa penuh cinta, Afkar tak mau berpura - pura lagi, dia tak mau pria itu mengganti posisinya di hati Alexa.
Alexa terdiam terpaku, tapi langsung tersadar jika Afkar hanya membohongi dia, hanya karna faktor tak menyukai Fatih Pratama Angkasa.
"Tak usah membohongiku, kamu hanya egois karna belum menemukan wanita yang kamu suka, minggir kamu aku mau tidur."
Afkar memeluk istrinya dan membungkam lembut bibir Istrinya, dengan lembut dan sangat mesra.
Alexa seperti patung yang sudah di remote, tak bisa bergerak seolah kagum dan terpaku dan terbuai oleh ciuman Afkar yang begitu lembut, sungguh membuat angannya terbang melambung ke udara.
Afkar terus mencium dan membawa istrinya ke pembaringan, membaringkan tubuh Alexa
dan menindihnya, melanjutkan ciumannya yang begitu membuat Alexa terbuai, dan mulai tak sadar menyambut ciuman Afkar.
Bibir nya dengan lembut menangkap setiap tangkapan bibir Suaminya, yang mengecup bibirnya.
Alexa membalas setiap kecupan dengan memajukan. pula bibirnya menyambut bibir yang entah menjadi candu baginya.
__ADS_1
Bibir saling menyambut dan akhirnya saling bertaut, saling menghisap dengan lembut.
Afkar mulai semakin agresif menyusupkan lidahnya, menari dan mengabsen di setiap sudut rongga mulut istrinya. Alexa pun mencoba membalas belitan lidah suaminya dengan belitan lidahnya pula dengan lembut.
Entahlah dia sungguh tak tahu Mengapa
menjadi handal dalam berciuman ?
Rasa cinta nya pada Suaminya tak bisa dia sembunyikan lagi, begitupun Afkar.
Melihat Istrinya menyambut ciumannya, hatinya sungguh sangat bahagia, karna sudah mengetahui kalau Alexa juga mencintainya.
Ciuman terhenti karna sudah hampir kehabisan nafas.
Mereka saling bertaut kening dan melonggarkan nafas.
Afkar melihat istrinya sangat cantik di pandangan matanya.
Afkar mulai mengecup setiap inci permukaan wajah istrinya dengan lembut, penuh cinta dan kasih sayang.
Alexa sungguh sangat terbuai dan hanya bisa pasrah menutup kedua matanya, menikmati sentuhan lembut bibir Suaminya di wajahnya.
Afkar sungguh tak bisa mengontrol dirinya lagi.
Ciumannya kembali agresif menyiksa bibir Alexa, dan Alexa hanya bisa pasrah dan menyambut dengan baik, setiap kecupan bibir Suaminya yang sangat agresif di bibirnya.
Afkar mulai turun mencium leher jenjang Istrinya dan tangannya mulai nakal masuk kedalam baju istrinya, mulai meremas kedua bukit lembut Istrinya yang sudah di lihatnya.
__ADS_1
Walau masih ada penutup nya, tangan nakal itu terus meremas dan membelai.
Bersambung.