
Ayuni sebenarnya tidak mengijinkan Alexa, tapi Andre sudah memohon kepada Ayuni, untuk menjaga perasaan sahabatnya juga, mau tidak mau Ayuni mengalah.
Ariel dengan stelan jeans hitam dipadu kaos putih dan kemeja putih berkotak, begitu tampan memukau. Rambutnya yang sedikit gondrong namun sangat menarik tak kalah dari oppa Korea, mukanya yang imut berkulit putih dan berhidung mancung menambah karisma ketampanan dia.
Ariel tampak terkesima dengan kecantikan Alexa yang begitu cantik memukau.
Mereka pun ijin mau keluar menonton, Ariel sangat bahagia. Akhirnya pujaan hatinya bisa di bawanya jalan - jalan.
Di dalam mobil Ariel selalu memuji kecantikan Alexa, dan sangat bersyukur bisa berdua dengan Alexa saat ini.
Alexa hanya bisa tersenyum manis.
Mereka pun sampai juga di parkiran bioskop.
Ariel langsung turun dan membukakan pintu mobil untuk Alexa, dan langsung merangkul bahu Alexa masuk ke dalam gedung Bioskop.
Ariel begitu bangga dengan tatapan orang sekitarnya, yang mengagumi pasangan serasi ini. Dia terkadang mengelus rambut panjang Alexa yang sebahu, dia seolah mau memberitahu semua orang yang melihatnya, jika gadis cantik ini adalah miliknya, kekasihnya.
Alexa hanya diam dan selalu tersenyum manis.
Tampa mereka sadari sepasang mata, yang memakai jacket hitam, yang memiliki pembungkus kepala, menutupi kepalanya dan wajah itu tertutupi masker serta kacamata berlensa putih. Selalu menatap jengah kedua insan yang seolah pacaran, padahal tidak sama sekali. Siapa lagi kalau bukan Afkar.
Sebenarnya dia malas mau pergi, tapi di rumahnya dia begitu gelisah. Dia takut Alexa akan diperlakukan tidak senonoh oleh Ariel.
Afkar sama sekali belum menyadari, kalau dia sudah mencintai Alexa cuma belum menyadarinya.
__ADS_1
Ariel segera mengantri karcis, setelah mendapatkannya. Diapun merangkul pinggang Alexa masuk kedalam ruangan layar bioskop.
Suasana sudah gelap gulita, pertanda film sudah di putar. Sebuah film horor yang menakutkan. Sengaja Ariel memilihnya dengan harapan Alexa akan selalu memeluknya, padahal kenyataanya Alexa sangat menyukainya.
Ariel tidak tahu kalau Alexa itu akan sangat mewek jika filmnya bercerita tentang kesedihan, di jamin dia akan nangis bombay dan akan selalu memeluknya, tapi Ariel tidak mengetahuinya.
Tampak Ariel selalu gelisah untuk melirik Alexa, apakah dia ketakutan.
Tapi Alexa begitu serius dan antusias, malah badannya dia condong kan kedepan, menonton dengan tatapan serius. Berapa kali Ariel meraih jemari Alexa menggenggamnya,
tapi Alexa selalu menepisnya.
Tampak sepasang mata yang memperhatikan mereka selalu tertawa kecil, melihat tingkah Ariel yang konyol.
Film berakhir Ariel tampak kesal namun di tutupinya.
Alexa meminta ijin ke Toilet Umum, Ariel mengijinkan.
Alexa bergerak maju terus berjalan, dan sudah hampir sampai di Toilet.Umum, Afkar mengikuti dari belakang.
Alexa merasa ada yang mengikutinya, diapun berhenti dan berbalik. Diapun menemukan sosok pria yang mencurigakan di belakangnya. Dia pun berjalan mendekatinya.
Walau tertutup masker berwarna putih, dan kacamata berlensa putih dan memakai penutup kepala jacketmya terpasang lengkap di kepalanya, Alexa sepertinya mengenalnya.
Afkar semakin gelisah.
__ADS_1
"Mengapa itik jelek ini mendekatiku, dia bisa membongkar penyamaranku, dasar wanita kepo dan menyebalkan. Tapi sungguh dia sangat cantik dengan pakaian itu...."
Afkar memukul kepalanya, untuk menghilangkan rasa menyukai itu, segera membalik tubuhnya, tapi sayang Alexa sudah meraih lengannya.
"Kamu siapa..? sepertinya aku mengenal kamu...."
Mencoba menarik penutup kepala Afkar, yang berusaha menahan pembungkus kepalanya yang kini di tarik Alexa.
"Apakah gadis ini reinkarnasi anjing, penciumannya sangat tajam."
Rutuk nya dalam hati, tapi dia tetap mempertahankan penutup kepalanya. Alexa terus menariknya.
"Biarkan aku melihat wajahmu..."
"Apa - apaan...ini Nona tengil...lepaskan aku..."
Afkar tak sadar mengeluarkan suaranya.
Alexa terkejut, dan tentunya sangat mengenal suara itu.
"Afkar...!!!"
Afkar sadar dan segera menarik Alexa ke dalam pelukannya, menutup mulutnya.
"Diam itik jelek...!!!"
__ADS_1
Alexa yang sudah dalam pelukan Afkar, berontak melepaskan diri.
Bersambung