Cinta Yang Tertukar Part 2

Cinta Yang Tertukar Part 2
Ban 79. Semangat Yah Menantuku.


__ADS_3

Afkar sudah di puncak gairah, dia juga sangat merindukan istrinya, hanya dua hari berpisah terasa bertahun lamanya.


Alexa hanya bisa diam dan membiarkan Afkar mendominasi. Begitulah Sagitarius jika lagi ngambek, walau keinginan membludak setinggi gunung pun, dia akan berusaha menjaga gengsi, walau ingin lebih gila juga mendominasi.


Gairah Cancer tak sepanas Sagitarius yang sifatnya mendominasi, Cancer lebih menyukai sentuhan yang lama, dan penuh romansa, ciuman, pelukan dan sentuhan di tubuh pasangannya, yang mendominasi dia lebih suka menikmati rasa itu dengan waktu yang lama. Lebih mengutamakan sentuhan mesra daripada penuntasan, soal di belakang.


Sangat jauh beda dengan Sagitarius yang suka gerakan cepat, dengan banyak gaya mendominasi, dan tentunya dengan semangat yang membara, dan segera beristirahat sesudahnya.


Saat ini Alexa hanya membiarkan kecupan demi kecupan yang menghias wajah, turun ke lehernya yang jenjang, dan ciuman terus ke bawah membuat banyak tanda merah kepemilikan di tubuhnya.


Cukup lama Afkar menguasai kedua bukit lembut itu, menyusu dengan penuh kesabaran, dan menikmati selama mungkin. Tangannya yang lain pun, mulai nakal memainkan area sensitif istrinya.


Alexa tak tahan lagi, dia sudah di ambang rasa nikmat surgawi, tubuhnya mengejang, bibirnya mulai mendesah, menikmati setiap detik terjangan badai asmara, di akibatkan permainan jemari suaminya, yang sudah menguasai luar dan dalam area sensitifnya.


Alexa tak tahan lagi, terjangan badai asmara telah terlewatkan olehnya, Alexa yang memang memiliki gairah yang mendominasi langsung melepaskan kungkungan Suaminya,


Alexa tampa malu lagi, merubah posisi Suaminya di bawah, dan Alexa mulai duduk di atas Suaminya dan mulai melakukan penyatuan, dan mulai melakukan gerakan yang membuat Afkar terbang ke nirwana.


Alexa mulai mendominasi, menggerakkan tubuhnya dengan gemulai dan bahkan sesekali menyambar bibir Afkar dengan agresif. Afkar sungguh tak menyangka istrinya jauh lebih agresif darinya. Dia sungguh melihat sisi istrinya yang seksi. bergairah, sensual dan agresif dan mendominasi.


Alexa menjatuhkan tubuhnya mencium agresif bibir suaminya yang sangat seksi itu. bunyi cecap tak terhindarkan lagi, kedua bibir saling bertukar rasa dengan agresif. lidah pun saling bertaut dan berakhir dengan hisapan bibir yang saling mengalahkan satu sama lain. Alexa pun mendapatkan satu kali lagi terjangan badai asmara di tubuhnya, dia sangat seksi mendesah lembut dan berbisik seksi di telinga Suaminya. Membuat Afkar pun sangat semangat, dan mulai juga mendapatkan terjangan surgawi bersamaan dengan istrinya.


"Sayang...jika ingin mengeluarkan nya, keluarkan saja di dalam sayang..."


Afkar sangat terbakar gairah, mendengar kata - kata istrinya yang sangat indah di telinganya dan sungguh sangat membakar hasratnya berperang cinta. Dia pun langsung menarik Istrinya ke pelukan nya, membalik tubuh istrinya ke bawah, dan diapun mulai bergerak dengan liarnya dan akhirnya menumpahkan semua sisa air cinta nya, masuk jauh ke dalam rahim Istrinya, dan langsung menghisap bibir Istrinya yang sudah menjadi candu beratnya. Alexa pun mengimbangi dan mulai merasakan semburan panas di dalam rahimnya.


Cukup lama mereka masih saling berciuman dengan ritme yang lebih slow, memberi dan menerima. itulah konsep dari ciuman yang telah lelah berperang.

__ADS_1


Afkar pun menarik tubuhnya dari istri istrinya dengan pusaka yang tak gagah lagi menantang. Sungguh dia baru mengetahui sisi sensual istrinya yang sungguh sangat hebat, dan liar sangat ahli di jadikan join cinta di pembaringan.


Afkar baru menyadari satu hal, kalau dia tak akan membiarkan, pria bernama Fatih mengalahkan dirinya.


Dia akan mencoba menahan diri dari emosinya, dan cemburu buta nya. Dengan tiap hari akan menikmati tubuh indah istrinya yang hanya miliknya seorang.


Istrinya selamanya akan menjadi milik nya, dan akan dia jaga sampai ajal menjemput.


Alexa kelelahan, tapi tetap dia ke kamar mandi membersihkan tubuhnya, Afkar pun mengikutinya. Mereka sudah mulai tersenyum satu sama lain.


Malam yang panjang berakhir dengan pelukan hangat kedua nya, di bawah selimut tampa memakai apapun di tubuh polos mereka.


Pagi menjelang, pertempuran di mulai kembali, Afkar dan Alexa menjadi pasangan yang kompak dalam peperangan itu, dan tentunya Alexa selalu mendominasi diakhir permainan.


Pertarungan cinta berakhir di kamar mandi dengan mandi bersama, dan setelah mandi perut mereka sangatlah lapar, seperti biasa nya Afkar yang mencari makanan di dapur.


"Sayang aku ke dapur dulu cari makanan yah..?"


Alexa mengangguk dengan wajah, yang sudah tersenyum manis pada Suaminya.


Afkar tak tahan melihat wajah yang sangat memabukkan hatinya itu, mereka pun berakhir dengan beberapa kali kecupan mesra yang bertema memberi dan menerima.


"wkwkwkkw.."


Author hanya bisa tertawa geli.


Akhirnya Afkar meninggalkan Istrinya, dan

__ADS_1


ke ruang dapur, yang tentunya Momy dan Kakek dan Nenek Alexa ada di sana.


Melihat wajah menantu yang berseri - seri dan tersenyum manis. Alexa pun membisik pada Orang Tuanya.


"Mama...pasti mereka sudah gol lagi deeh...!"


Nenek Alexa tertawa menutup mulutnya, dan mengangguk.


Afkar jadi salah tingkah, di perhatikan oleh ketiga kesayangan Istrinya, diapun tersenyum malu - malu.


Rambutnya yang basah dia usap ke belakang.


"Alhamdulillah kayak nya tadi malam sudah gol lagi deeh.."


Kata Momy Alexa menggoda Afkar, dan membuat Afkar sungguh sangat malu.


Afkar hanya tersenyum dan segera membuat dua susu hangat, dan menyiapkan makanan dan lauk di campur satu kali, dan mengambil buah di kulkas, dia simpan di atas talang yang agak lebar.


Momy Alexa berkata kembali, dengan menaikkan lengannya, memberi semangat, begitu juga Kakek dan Nenek Alexa ikutan.


"Semangat yah menantuku, buatkan kami cucu yang cantik atau tampan yah.!!"


Afkar pun hanya bisa mengangguk kecil, dan tersenyum manis. Dengan wajah masih tersipu malu.


Pagi yang cerah, suasana hati yang bahagia, Lengkap sudahlah aura kebahagiaan, di keluarga besar Ayuni dan Andre.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2