Cinta Yang Tertukar Part 2

Cinta Yang Tertukar Part 2
Bab 56. Aku Mencintai Kamu Alexa.


__ADS_3

Afkar pun menahan kuat kedua tangan Alexa.


"Sudah...!! jangan teriak Apa kamu pikir. orang di sini budek yah ? Apa salah aku mencium kamu ? Kamu itu istriku, wajarlah ciuman saja kok. Apakah kamu tidak mau kita mencoba hal baru, ? dengan membuka pakaian kita."


Alexa makin histeris berteriak.


"Aaaaaaaaahhhh....tidaaaaakkk...kamu sungguh pria mesuuuum. !!!!"


Memukuli Afkar kembali, yang masih menangkis pukulan Istrinya.


Alexa lelah dan berdiri dan berjalan terjun ke atas kasurnya, menutup telinganya bantal. Kata - kata Afkar begitu vulgar di telinganya dan sangat memalukan.


Orang yang ada dalam rumah itupun, hanya bisa selalu mengusap kuping mereka, yang sangat bising mendengar teriakan Alexa yang selalu datang mendadak, tampa ada persiapan. Saat ini jantung mereka akan selalu melakukan senam setiap harinya.


Afkar pun berbaring di samping Istrinya, menatap punggungnya


"Aku mencintai kamu Alexa, aku akan menjaga mu dengan baik. Semoga perkawinan kita akan berakhir dengan kebahagiaan, walau saat ini kamu belum mencintai aku. Semoga berjalannya waktu kamu pun bisa membalas cintaku, dan mau melahirkan anak - anak yang banyak untukku."


Afkar pun tersenyum dan menutup mata, mereka pun tertidur.


Alexa pun tertidur nyenyak dan memang tubuh memiliki kontak yang tak sesuai otak, terkadang memakai naluri.


Tubuh Alexa berbalik dan membawa kepalanya bersandar di atas bahu Afkar, walau Afkar pun tertidur dia pun merangkul pundak istrinya. Alexa membawa pahanya naik ke atas aset berharga Afkar. Mereka pun saling memeluk erat.


Waktu terus bergulir mereka pun sangat nyaman dan damai, tertidur dengan saling berpelukan.


Alexa terbangun, sesuatu selalu bergerak menggeliat di pahanya.

__ADS_1


Diapun tersadar telah menekan aset Afkar lagi, bahkan memeluknya.


Diapun mendorong Afkar, memperhatikan aset Afkar yang kelihatan menonjol dan membungbung di balik celananya.


Alexa bergidik ngeri, membayangkan aset itu masuk ke dalam area sensitifnya, diapun menutup kedua telinganya, dan menggelengkan kepalanya. Diapun meratap depresi dalam hati.


"Mengapa aku selalu membayangkan hal itu, ooohhh...tidak itu sungguh mesum dan menakutkan."


Afkar membuka mata, Alexa secepatnya mengalihkan matanya, menatap wajah Afkar.


Afkar bangun dan mengusap Abang Joninya.


Alexa langsung menendangnya dan Afkar pun terjungkal jatuh ke bawah ranjang.


"Aduuhh...Apaan siih...!!"


Alexa pun marah.


"Kamu mesum, mengapa kamu memelukku ? dan selalu mengambil kesempatan jika aku tertidur, jangan harap aset mu bisa menyentuhku."


Afkar kebingungan tapi tersenyum lebar, Karna menyadari dan memahami apa yang di maksud Istrinya.


"Oooh...kamu sedang membicarakan ini toh, mengusap asetnya, yang sudah menegang sempurna."


Alexa pun melihat aset itu semakin membesar di balik celana Afkar, Alexa pun melemparnya dengan beberapa bantal.


"Jangan harap kamu bisa menyentuhku, pria mesum!!! Aaaaaaahhhh....!!!! Kamu sungguh pria brengseeek !!!!"

__ADS_1


Afkar pun berdiri dan tak memperdulikan Alexa, yang selalu saja berteriak.


Afkar pun berjalan dan membalikkan tubuhnya, dia pun mulai iseng menganggu Alexa kembali. Saat ini dia sangat suka melihat Istrinya depresi.


"Apakah kamu tak ingin masuk ke kamar mandi, dan melihat Abang Joni, sebesar apa dia sekarang."


Alexa semakin depresi, dan berteriak kembali.


"Aaaaaaahhhhhh.....kamu sungguh ...mesuuummm !!!"


Menjambak rambutnya depresi.


Afkar terbahak dan meninggalkan istrinya yang depresi.


Penghuni satu rumah saat ini, akan selalu mengalami serangan jantung mendadak, keadaan hening tiba - tiba ada kejutan suara teriakan Alexa kembali yang begitu dadakan.


Ayuni pun berkata pada Suaminya


"Aku mau keluar belanja headset untuk menutupi telinga satu rumah. Agar teriakan Alexa tidak membuat kita cepat mati, Karna serangan jantung. Suara anak itu tak ada bedanya dengan mercon petasan. Kasian Ayah dan Ibu pasti selalu kaget mendengar teriakan bodoh anakmu itu."


Andre hanya tersenyum tipis.


Aryan yang berdekatan dengan mereka pun, hanya bisa memasang headset di telinganya sambil dengar musik. Sepertinya headset itu akan setia menemani hari - harinya selama ada di dalam rumah nya.


Bersambung.


.

__ADS_1


__ADS_2