Cinta Yang Tertukar Part 2

Cinta Yang Tertukar Part 2
Bab 37. Dasar Bocah Cilik


__ADS_3

Keesokan harinya tampak anak sekolah sibuk dengan macam - macam kegiatan di jam Istirahat.


Ada main bola kaki, ada juga main basket dan ada hanya menonton dan ada juga sibuk dengan bacaannya, dan banyak pula yang makan Snack dan kue. dan kebanyakan juga ngerumpi, dan bercanda membahas tentang banyak hal.


Tampak Aryan sibuk main basket dengan Afkar.


Sedangkan Ariel dan Attar sibuk mendekati Alexa, mengekornya seperti bayangan. Tampak aksi saling dorong mendorong dari keduanya, yang memperebutkan hati Alexa yang sudah di miliki Afkar, tampa sepengetahuan mereka.


"Ariel kembali lah ke kelas mu, biar aku saja yang menemani Alexa, kamu hanya ganggu kami saja !!"


Ariel langsung mengaplek kepala Attar, membuat Attar marah dan memukul ulang.


"Sakiiiiit Ariel...."


Alexa mulai stres dan kesal.


"Sudaaah...Aaahhh...!!! kalian buat aku pusing saja...!!!"


Alexa kesal dan kembali ke dalam kesalnya.


Ariel dan Attar pun saling menyalahkan.

__ADS_1


"Ini semua salahmu Ariel...Alexa sudah marah..!!"


"Dasar Dodol..Ini semua salah kamu, dasar manusia egois."


Ariel mulai terbakar emosi dan kedua tanduk di kepalanya terasa sudah mau keluar, Attar pun malas melayani emosi Ariel, dan langsung meninggalkannya.


Ariel hanya bisa menatap jengah, dan meninju telapak tangannya, sendiri berulang kali, saking kesalnya pada Attar.


"Aaaaahhhh.....Attar sungguh menyebalkan, menaikkan tensi darahku saja..!!!!"


Alisa pun malas di kelasnya dia pun kembali keluar untuk ke ruang olahraga basket. Dia pun duduk di barisan tengah, tampak penggemar Abangnya sudah berjejer rapi menonton permainan Abang nya dan juga ada Afkar di sana, yang juga banyak memiliki penggemar.


Alexa mencoba memperhatikan Afkar, Dadanya terasa berdebar aneh, Matanya begitu betah menatap Afkar, walau tubuhnya dan pikirannya menolaknya. Dia sungguh sangat kaku dan hanya bisa berdiam diri, Aura Afkar begitu memikatnya.


Senyuman Afkar, rambut nya yang licin dan lembut mirip rambut idol Korea yang berponi terbelah dua agak sedikit ikal di pinggirnya yang sedikit gondrong, menambah aura gantengnya.


Setiap wajah itu tersenyum, mengapa wajah itu begitu manis dan menggemaskan ? . Alexa pun berperang dalam hatinya, yang menolak pesona wajah tampan Afkar, Matanya tetap menatap fokus wajah itu, kemudian menatap bibir merah yang biasa menciumnya, rasanya dia terasa terhipnotis ingin mencium Afkar duluan.


Dadanya makin bergemuruh dan berdesir lembut serta berdebar tidak karuan. Alexa semakin panik dan segera menutup wajahnya dan menggelengkan kepalanya.


"Ooohhh.....tidaaaak....!! Aku tak boleh menyukainya...dia pria kasar dan menyebalkan. Sepertinya dia sudah dari dukun memasang susuk, Mengapa dia begitu tampan di mataku ? Aaaahhhh......!!!"

__ADS_1


Hatinya berperang, Alexa semakin depresi dia hanya bisa terus menggeleng dan menutup matanya.


Alexa tidak menyadari Afkar telah memperhatikannya.


"Mengapa itik jelek itu selalu menggeleng. dan menutup wajahnya."


Afkar tersenyum geli.


"Sepertinya dia sudah menyukaiku..hanya menolak kenyataan sekuat tenaga, awas kamu saya kerjai."


Afkar berhenti bermain dan berlari ke arah Alexa, yang sudah menjadi bahan tontonan Siswi pengagum Afkar dan Aryan.


Aryan pun memperhatikan arah Afkar berlari, dan melihat adiknya duduk dengan menutup wajahnya, dan menggeleng kan kepalanya.


Aryan tersenyum geli.


"Dasar bocah cilik...Mengapa dia sangat polos begitu...? Sepertinya dia juga menyukai Afkar, bocah polos itu hanya menolak kenyataan, bukankah itu sangat memalukan. Buat aku itfeel saja, Mana dia adikku lagi.... memalukan sekali tingkahnya, bukankah anak SD berjenis kelamin pria saja langsung tahu kelakuannya itu....Aiisssshhh....bocah itu benar - benar menyebalkan.!!!"


Hati Aryan pun berperang dan senyum Aryan pun berubah drastis, dengan tatapan kesal dan jengah menatap adiknya, yang masih terus menutup wajahnya, dan menggelengkan kepalanya, yang menolak pesona pelet cinta dari Afkar.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2