
Alexa pun langsung mendapatkan perawatan terbaik, dan nyawanya bisa tertolong.
Bibi dan Fatih berpelukan bahagia karna Alexa selamat dari percobaan Bun*h dirinya.
Dua Minggu Alexa di rawat dengan baik, bahkan perawat pun atur sip malam untuk begadang menjaga Alexa jangan sampai melakukan hal itu kembali. Empat perawat menjaganya menjadi empat SIP berjaga selama 24 jam. Fatih tak akan membiarkan Istrinya melakukan hal itu.
Fatih pun masuk ke dalam kamar perawatan Istrinya. dan menyuruh perawat keluar dari kamarnya.
Fatih pun mengunci pintunya, dia sungguh sudah sangat merindukan Istrinya, sudah dua Minggu Fatih tidur di kamar lain, karna perawat harus begadang menjaga Istrinya.
Fatih duduk di samping Istrinya, memegang tangannya yang langsung ditepis kuat oleh Alexa dan berteriak sangat marah, dan berteriak lantang dengan suara yang sangat keras.
"JAAANGAAAN...MENYENTUUUHKUU...!!!
Aku akan mencari cara untuk mati, lihat saja nanti, apa gunanya aku hidup tampa keluargaku...!!"
"Sayang...jangan marah lagi doong, cepat sembuh yah, lusa kita pulang ke Indonesia menemui keluarga kamu."
Alexa sungguh tak percaya dengan apa yang dikatakan Fatih padanya. Dia pun berkata dengan nada yang lebih lembut.
__ADS_1
"Coba kamu ulangi, apa yang tadi kamu ucapkan itu."
Fatih mengambil tangan Istrinya, dan mengecupnya penuh sayang.
"Lusa kita pulang ke Indonesia sayang, menemui keluarga kamu."
Alexa menangis sangat terharu, dan langsung memeluk Fatih untuk pertama kalinya, dia memeluk Fatih, biasanya Fatih yang selalu duluan memeluknya.
Fatih membalas pelukan Istrinya dengan kuat. sambil mengelus rambut panjang istrinya penuh kasih sayang, dan menciumnya lembut.
"Aku sangat merindukan mu sayang, syarat pertama kamu harus melayani ku, saat ini Karna aku sudah sangat merindukan kamu sayang, tapi kamu harus melayani aku dengan penuh keikhlasan untuk seterusnya.
Mendengar syarat Fatih, Alexa hanya bisa mengangguk pelan, dia sudah sangat merindukan keluarganya, syarat apapun yang di ajukan Fatih akan dia terima.
Alexa pun berkata dengan nada pelan.
"Baiklah aku akan melayani kamu dengan baik."
Fatih sangat senang, diapun melepas pelukannya, merengkuh wajah Istrinya, dengan ujung jemarinya.
__ADS_1
"Aku ingin mencium mu, dan balas lah sayangku, ciuman ku ini."
Fatih langsung mengecup bibir Alexa, dan Alexa terpaksa membalas setiap kecupan di bibirnya, bahkan terkaman bibir, dan lidah Fatih yang semakin ganas, menyiksa bibir, dan rongga mulutnya, Alexa mencoba mengimbangi nya.
Tangan Fatih mulai nakal masuk menyusup dalam pakaian Istrinya, meremas dua bukit kembar Alexa yang masih terbungkus bra nya.
Alexa hanya bisa pasrah melayani Fatih, yang sudah terbakar hasrat nya.
Satu persatu pakaian Alexa sudah di buangnya ke samping, kedua tubuh itu pun sudah polos Tampa penghalang lagi, Fatih pun langsung menindih tubuh Alexa, dan mulai mencium setiap sudut wajah Alexa, sesekali menerkam bibir Istrinya.
Fatih terus mencium Alexa dengan rakus, Alexa kadang menyambut dan kadang pasrah. Hasratnya pada Fatih hanya menyesuaikan saja, karna cinta sejatinya hanya pada Afkar saja.
Fatih terus mengejar kenikmatannya, menuntun Alexa duduk di atasnya, dia ingin Alexa yang mengendalikan permainan asmara untuk pertama kalinya.
Alexa hanya bisa menjadi wayang yang di perankan oleh dalang Fatih, yang semakin di penuhi hasrat yang semakin besar, karna melihat wanita yang di cintainya mau menuruti kemauannya, walau tatapan mata itu masih dingin, dan tak ada cinta di dalamnya.
Fatih sudah tak mampu bertahan, membalik posisi dan menindih Alexa dan segera berpacu untuk mengejar penuntasan badai asmara yang sudah mulai menyerang tubuh nya dengan dahsyatnya, walau Alexa mendapatkan terjangan badai asmara itu, dia selalu bisa menahannya, dengan tetap terdiam, dan memejamkan matanya hanya tubuhnya, yang tetap bergetar karna tak mampu menolak kenikmatan duniawi itu.
Tubuh Fatih pun berhenti bergerak, menikmati sisa - sisa nikmat duniawi yang telah menjalar di setiap urat sendi tubuhnya, karna lahar panas di tubuhnya sudah tumpah di dalam rahim Alexa, wanita yang begitu di cintainya.
__ADS_1
Bersambung