
Alexa sangat bahagia telah berada di tengah keluarganya.
Alexa pun sarapan pagi dengan keluarganya, tak lama Afkar pun datang bergabung makan.
Alexa tak mau melihat Afkar, padahal dia sangat ingin menatap wajah Suami yang begitu dia cintai.
Alexa selalu mengalihkan pandangannya, walau Afkar mengajaknya berbincang.
Selesai makan mereka pun berbincang kembali.
Momy Ayuni pun mulai membuka pembicaraan.
"Anakku sayang, bercerita lah sedikit tentang apa yang kamu alami nak, setelah penculikan. itu."
Terpaksa Alexa bercerita, tapi semua cerita nya adalah kebohongan besar, yang sudah di atur Fatih untuknya.
Alexa pun mulai berbicara. semua sangat fokus menatap Alexa.
"Waktu itu mereka menculik aku, untuk di jual menjadi wanita penghibur kelas atas."
Semua keluarga shock mendengarnya, Momy Ayuni pun langsung menangis, dan berurai air mata.
Andre memeluk Istrinya, dan matanya mulai berkaca - kaca. Begitupula Nenek dan Kakek juga menangis sangat sedih, kesayangan mereka sungguh mengalami nasib yang sangat tragis.
Aryan mengepalkan tangannya, matanya pun berkaca - kaca, begitu pula dengan Afkar. Istri yang begitu dia cintai, di jual seperti barang yang tak berharga. kedua pria tampan itu hanya bisa berkata.
"KEEPAARAAT.....!!!! Andai aku bisa bertemu dengan keparat - keparat itu...!! aku akan membun*h mereka dengan sangat kejam."
Kata Afkar sangat emosi.
"Dasar BAANGSAAAT....Semoga mereka mati debat cara yang tragis.!!!"
__ADS_1
Kata Aryan dengan sangat emosi, dan terluka.
Alexa pun menangis, dan melanjutkan lagi ceritanya, Alexa sangat bersedih membuat cerita yang membuat keluarganya sangat sedih, dan terluka.
"Mereka berhasil menjual ku di sebuah tempat klab malam yang sangat besar di kota itu, Bahkan..."
Alexa terdiam dan mulai sesenggukan, menangis pilu, telah bercerita kebohongan yang sangat besar itu.
Afkar pun berkata.
"Jangan dilanjutkan lagi Alexa...cerita mu sungguh menyakitkan untuk kami, dan terlebih untuk dirimu sayangku, apapun yang terjadi padamu, bukan keinginan kamu sayang, dan aku selalu akan bersyukur jika kamu mau kembali padaku lagi sayang..
Kita lupakan semua hal yang membuat mu sangat sedih sayang. melihatmu hidup, dan sehat itu jauh lebih penting bagi kami sayang. Anugrah yang sungguh sangat besar bagi kami sayangku..."
Alexa terus menangis, Afkar mendekatinya dan memeluk bahunya.
Tapi Alexa langsung mendorong Suaminya.
Afkar begitu sedih melihat Istrinya masih membencinya.
Afkar pun mundur dan duduk kembali di kursinya.
Untunglah mereka makan di ruang keluarga mereka, yang khusus mereka siapkan tersendiri di bagian dalam restoran mereka.
Di lantai dua restoran mereka.
Lantai dua restoran itu mereka buat. menjadi rumah tempat istirahat mereka. Ada lima kamar di atas lengkap dengan kamar mandi didalamnya. Ada ruang keluarga, bahkan ruangan untuk rapat ada juga tersedia di lantai dua restoran mereka, Karna restoran itu, adalah restoran induk, .dan juga ruang makan serta dapurnya.
Lanjut ke cerita Alexa yang menceritakan hal buruk, yang telah menimpanya setelah di culik.
Alexa pun kembali bercerita setelah kesedihannya mereda.
__ADS_1
"Aku bahkan di paksa dan di bius, karna aku terus memberontak.
Hik..hik...hik...aku sudah kotor, aku bahkan jijik dengan tubuhku sendiri. Beberapa pria kaya berhasil merusak kehormatan ku...Hik...hik...hik...dan aku tak mau lagi pulang ke rumah.
Untunglah aku bertemu dengan pria yang menjadi Suami ku saat ini, dia membayar ku dengan sangat mahal.
Dia pun membawaku pulang ke rumahnya.
Aku tak mau kembali lagi pada kalian, Hik..hik...hik... Karna aku sudah ternoda, dan sudah terbiasa dengan Suamiku saat ini, dan aku pun jatuh cinta kepadanya."
Alexa terus menangis pilu, begitupula dengan semua keluarganya.
Ayuni dan Nenek langsung datang memeluk dan mencium seluruh wajah Alexa.
"Sayang...hik..hik...hik...Ini bukan kesalahan kamu nak, ini musibah nak..kami adalah keluarga kamu nak...Hik...hik..hik...Kami sangat menyayangi kamu nak..Hik...hik..hik..."
Andre, Aryan. kakek dan Afkar pun. berderai air mata, sangat kasian, dengan apa yang telah di alami Alexa.
Pertemuan itu pun penuh dengan air mata kepedihan.
Satu jam berlalu tangisan pun mereda
Alexa masuk ke dalam kamar yang biasa Alexa tempati istirahat bersama Suaminya. Alexa pun masuk ke dalam kamar mandi, untuk membersihkan wajahnya.
Setelah keluar dari kamar mandi, tampa Alexa ketahui, Afkar menyusulnya, dan langsung mengunci kamar tersebut.
Alexa keluar dari kamar mandi, dan sangat shock, melihat Afkar sudah duduk di pinggir ranjang yang ada di kamar itu.
Alexa pun berjalan cepat ke arah pintu, tapi sayang sudah terkunci.
Bersambung
__ADS_1