Cinta Yang Tertukar Part 2

Cinta Yang Tertukar Part 2
Bab 26. What !!! Memangnya anakku Kue Tar Ulang Tahun.


__ADS_3

Irene mencoba menghibur anaknya.


"Sayang...kamu jangan putus asa sayang..kita belum tahu jodoh Alexa, itu siapa nantinya kamu sayang, kamu harus optimis sayang. Selama janur kuning belum melengkung, masih banyak jalan ke Roma sayang."


"Tapi Alexa tidak mencintai ku Mama..."


"Sayang...aku dulu suka sama Papa Alexa dan mengejarnya dengan gigih, dan Ayah kamu yang sama sekali Mama tidak cintai, yang mendapatkan Mama sayang. Cinta bisa tumbuh tampa terduga sayang. Kamu harus optimis. Jika memang sudah berusaha dan bukan jodoh, pasti akan ada yang lebih baik jodoh kamu daripada Alexa nak. Jadi kamu jangan mencintai seseorang sampai pul nak, simpan juga hati kamu untuk keikhlasan nak."


Ariel hanya bisa terdiam dan apa yang dia katakan mamanya, masuk juga sedikit di logikanya.


"Hai...sayang...kamu di sini sayang..."


Dimas datang mendekat dan melihat Ariel bersedih. Dia pun menjadi sangat khawatir.


"Ada apa dengan anak kita sayang..."


Duduk dan mengelus punggung anak kesayangannya.


Irene menjelaskan pokok masalahnya, Dimas tersenyum.


"Mama kamu benar sayang, berusaha dulu sayang, baru menyerah jika memang semua pintu akan tertutup.


Aku mendapatkan Mama kamu karna kegigihan Papa, semangat dong sayang. Andre sahabat terbaikku, dan kami masih sering ngumpul bareng. Aku akan promosikan kamu nak. Setidaknya dia tahu kita ada tambahan perwakilan pejuang cinta untuk Alexa anaknya. Mendekati wanita anakku Ariel kita harus pede, dan berani di tolak."


"Iya sayang...benar kata Papa kamu sayang, kamu harus semangat dan pede nak."


Ariel hanya terdiam, dan bersuara lirih.


"Papa dan Mama...Maaf aku ingin sendiri, aku mau tidur."

__ADS_1


Dimas dan Irene pun berdiri dan bergantian mencium kening anaknya, dan berjalan


meninggalkan kamar anaknya.


Ariel pun berbaring dan akhirnya tertidur.


*****


Tiga hari kemudian Dimas, dan Andre bertemu di sebuah cafe.


"Ada apa Dimas, sepertinya ada hal yang serius kamu mau bicarakan kawan."


"Andre...sepertinya anak kamu Alexa, membuat banyak masalah. Mengapa kamu harus punya anak yang sangat cantik sih ? Mana cuma satu saja, buat anak kami bertengkar perebutkan anak kamu saja.


Coba kamu memiliki tiga anak cewek, ketiga sahabat kamu ini, yakni anakku Ariel dan anak Anton dan anak Dea dapat semua jatah, bisa kami bertiga jadi besan kamu."


Andre menatap jengah Sepertinya angin topan badai, sudah mulai merajalela di hatinya.


" What !!!! Memangnya anakku kue Tar ulang tahun, kalian mau membaginya seperti makanan, enak saja kamu, dari dulu kamu selalu menaikkan tensi darahku."


"Kamu saja tuh, yang memang tekanan darah tinggi. Aku tuh, yang seharusnya kesal padamu. Ariel sangat mencintai Alexa sedangkan Istri kamu Ayuni dan Dea dari masih orok tuh Alexa dan Afkar, mereka menjodohkannya, seharusnya anaknya yang memilih bukan dia. Pokoknya aku tak mau tahu, anakku Ariel aku ikutkan daftar pejuang cinta untuk anak kamu. Alexa yang memilih bukan kamu dan Ayuni."


"Aaaahhh....aku pusing...walau aku bicara apapun, kamu tak pernah mengalah padaku !!"


"Kamu tuh, yang tak pernah mau mengalah kepadaku!!"


"Aaahhh.....rasanya aku ingin mencekik leher kamu itu...dasar keras kepala. "


"Kamu tuh, yang kepalamu terbuat dari batu..."

__ADS_1


"Aiiiiiiisssssshhhh.....Kamu sangat menyebalkan Dimas, kapan sih kamu mau dewasa, ? sudah setua ini, tingkah kamu sama saja bocah lima tahun."


Baru mau bicara menentang Andre, Bahunya sudah di geplak seseorang dari belakang.


"Kalian bahas apa sih ? Serius banget. Kalian bertengkar lagi yah, kalau Andre menggaruk kepalanya berarti ada masalah lagi, kalian perdebatkan


Apa tidak capek tuh,? dari dulu kalian bertengkar terus."


Kata Anton, yang tadi WA Andre, dimana posisi dia. Dan datang menemui sahabatnya Karna, mereka masih saling ngumpul bareng.


"Syukurlah kamu datang Anton, Ini Andre saya cuma kasih tahu, maunya buat anak itu, jangan cuma satu anak cewek, maunya tiga anak cewek, supaya kita semua dapat jatah anaknya satu orang...eeehhh...dia malah marah...!"


Anton terpingkal.


"Hahahaha...Kamu itu Dimas, ada - ada saja. Hahahaha...Andre tapi yang di katakan Dimas betul juga sih, capek saya, Attar Syah anakku selalu merengek mau di nikahkan nantinya dengan Alexa..."


"Nah...Apa aku bilang khan...Anton juga di siksa anaknya, mau di nikahkan dengan Alexa, pokoknya sekarang Alexa yang jadi tim penilai, mulai sekarang anak - anak kami juga akan ikut berjuang, mendapatkan cinta anak kamu. Titik...tidak bisa di bantah lagi."


"Aaaahhh....aku pusing...!!! kamu pikir Ayuni, bisa kalian kalahkan, Ayuni dan Dea yang sangat ambisi, dan menggunakan segala cara mendekatkan Afkar dan Alexa. semoga kalian beruntung saja. Semangaaaat....!!!"


Memberi semangat tapi menatap jengah, kepada kedua sahabat terbaiknya.


"Semangat sih semangat, tapi wajahmu tidak usah sejutek itu kali..!!!"


Jawab Dimas ketus, Andre...pun mengucek rambutnya kembali.


"Aiiissshhh...lihat khan Anton, Dimas selalu menyebalkan."


Anton pun hanya terpingkal seperti biasanya.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2