Cinta Yang Tertukar Part 2

Cinta Yang Tertukar Part 2
Bab 88. Maafkan Aku Ayah, Ibu.


__ADS_3

Maaf yah My Readers 🙏🙏 Anakku lagi sakit jadi baru ada kesempatan nulis lagi,🙏🙏 jika anakku sakit aku adalah type ibu yang sangat posesif 🥰🥰 jadi curhat deeh 🙈🙈


Jangan lupa dukungannya yah 🥰🥰🙏🙏


Like, vote, dan Comment nya sangat Author butuhkan untuk penyemangat nulis.bab bab berikut.🙏🙏🥰🥰


Love Love You All ❤️❤️🥰🥰


Lanjut ke cerita Fatih dan Mayang.


Fatih pun menindih tubuh Mayang, dan melanjutkan ciumannya yang mulai semakin agresif.


Mayang pun masih sangat kaku mencoba pasrah, membiarkan Fatih mencium nya.


Tangan Fatih mulai nakal meremas dua bukit lembut Mayang.


Bahkan Mayang berteriak kecil, sangat kaget


penutup bukit lembutnya, sudah di loloskan Fatih dengan cepatnya.


Suaranya yang mengeluarkan pekikan kecil, langsung di sumbat kembali dengan ganas oleh bibir Fatih.


Ciumannya sangat agresif, bahkan lidahnya pun terus meliuk dengan buasnya didalam rongga mulut Mayang, yang sudah kewalahan bernafas.


Fatih pun menghentikan ciumannya, sedangkan Mayang menghirup udara sebanyak - banyaknya, ciuman pertama baginya tapi begitu agresif.


Sentuhan Fatih membuat Mayang memekik pelan kembali, saat bukit lembutnya sudah di hisap seperti anak bayi raksasa yang menyusu.

__ADS_1


Mayang sangat malu sekali, melihat Fatih sudah seperti bayi raksasa yang menyusu, sedangkan tangannya yang lain, mempermainkan pucuk bukit nya yang lain.


Pekikan Mayang berubah lebih lembut mendayu, karna dia sudah merasakan gejolak sensasi indah, yang mulai mengalir dalam tubuhnya, perasaan yang membuatnya terbang melayang ke Nirwana.


Fatih membuka baju mandinya, yang memang tak ada lagi penutup nya,


Mayang sangat kaget dan terpekik dengan suara di tahannya, agar tak berteriak.


Fatih tiba - tiba menarik tangannya, agar memegang aset berharganya yang sudah tegak menantang.


Mayang sangat shock, menyentuh barang yang baru pertama dia lihat, bahkan dia rasakan langsung dalam genggamannya.


Fatih tak tahan lagi, diapun meloloskan kain segitiga Mayang, dan mulai mengelus area itu.


Mayang hanya bisa menggigit bibirnya, sensasi indah yang dia rasakan, mengapa bertambah indah ?


Fatih tak tahan lagi, dan segera melakukan penyatuan.


Berapa kali gagal, Fatih terus berusaha. Dan Akhirnya hanya dengan satu sentakan kuat, membuat Mayang berteriak kesakitan, air matanya mulai jatuh bergulir.


Fatih pun mendiamkan asetnya, mengetahui Mayang sangat kesakitan. Fatih mulai menyusu kembali, dan memainkan jemarinya di pucuk lainnya.


Rasa perih yang di rasakan Mayang, berangsur hilang berganti rasa yang indah, di setiap urat nadinya, suaranya yang lembut kembal terdengar mendayu mulai terdengar dari bibirnya.


Fatih tersenyum kecil, dan mulai melakukan aktivitas senam diatas tubuh Mayang yang terus terguncang. mengikuti arah permainan cinta Fatih.


Mayang mulai mengelus punggung Fatih, matanya terpejam, gejolak penuntasan telah diraihnya dengan indah. Mayang terus memeluk dan mengelus bahu Fatih, dan mengeluarkan suara lembut yang terus mendayu nikmat di telinga Fatih, yang semakin semangat berolahraga cinta, diatas tubuh Mayang.

__ADS_1


Sudah banyak wanita yang Fatih ajak bermain cinta di ranjang, tapi Mayang membuatnya begitu menikmatinya. Melihat wanita itu begitu menikmatinya, kepasrahannya membuat Fatih benar - benar terhipnotis untuk terus menyiksa tubuh Mayang, bahkan mereka sampai mengulang sebanyak tiga kali ronde, dengan gaya yang berbeda.


Mayang sungguh jinak dan patuh, dengan apa saja yang ingin dia lakukan Fatih di tubuhnya,


dia sungguh lawan tangguh bagi Fatih, tidak agresif tapi begitu menerima, dan kompak bekerjasama dalam permainan cinta Fatih, dan Fatih merasa selalu tertantang untuk melakukan hal yang membuat permainan itu terus terulang.


Jam sudah menunjukkan pukul dua malam. Kedua tubuh itu sudah sangat kelelahan, dan akhirnya tertidur dengan pulas nya, tampa membersihkan tubuh mereka lagi.


Fatih merasa Mayang akan lama dia jadikan kekasihnya di tempat tidur, dia merasa Mayang bisa membuatnya begitu menikmati permainan cinta itu.


Malam semakin larut, bahkan pagi sudah menjelang, kedua tubuh itu masih tertidur nyenyak bahkan sudah berpelukan.


Jam sudah menunjukkan pukul 10 pagi, akhirnya Mayang terbangun.


Mayang memperhatikan dada yang menopang wajah nya, mengangkat wajahnya memperhatikan wajah tampan Fatih yang sedang tertidur.


"Dia sangat tampan, sayang nya aku hanya wanita yang di bayar olehnya, untuk mendapatkan cintanya itu sungguh tak mungkin, akan banyak wanita cantik yang akan menjadi pengganti ku."


Mayang segera bangun dan duduk menangis dan berjalan ke kamar mandi, dan menguncinya.


Mayang menyalakan air dan mulai menangis.


"Maafkan aku Ayah..Ibu..Hik..hik..hik..aku tak ada jalan lain. aku sungguh terpaksa hik..hik..hik..aku hanya ingin adikku bersama ku. Hik..hik..hik.."


Mayang melihat bercak darah di sela pahanya, Pria itu benar - benar telah merenggut mahkotanya, Mayang kembali menangis pilu.


Suara ketukan pintu membuatnya tersadar.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2