Cinta Yang Tertukar Part 2

Cinta Yang Tertukar Part 2
Bab 55. Aku Ogah Bawakan Kamu Makanan.


__ADS_3

Alexa pun masuk ke kamarnya membawa makanan dan minuman yang di bawa pelayan.


Afkar yang duduk di kursi malas Alexa menatap Istrinya.


Alexa pun menyimpan makanan dan minuman di atas meja di kamarnya.


"Aku ogah bawakan kamu makanan, hanya ketemu pelayan saja di luar kamar, jadi sekalian aku bawa."


Afkar diam, dia tidak mau berdebat dengan Alexa, rasanya dia ingin memeluk Alexa dan menciumnya. Tapi Apa Alexa mau ? dan tidak mempermalukan aku dengan menolak ku dengan kata - kata yang kasar dari mulut bawelnya.


Afkar berdiri dan mengambil makanan itu, dan langsung menyuapi mulutnya.


"Ayo kemari, aku suap makan, kita makan bersama yuk "


Alexa menatap jengah.


"Tumben kamu baik, gorilla jelek, biasanya ngamuk nggak jelas kayak mercon petasan."


"Aku malas berdebat, lagi tak ada mood"


Nanti jika ada mood, kamu akan aku layani dengan baik.


Afkar pun mulai makan, dan Alexa pun duduk di depannya.


"Jadi bagaimana rencana awal kita, pokoknya kita harus mencari orang yang kita cintai itu, baru kita bercerai."


Afkar langsung menyuapi Alexa, dan Alexa pun menggeleng.


"Makan lah dulu, masih banyak waktu untuk memikirkan itu."


Mencoba merayu.


Alexa pun membuka mulutnya, dan Afkar pun menyuapi nya makan.


Setelah menyuap Alexa, diapun menyuapi mulutnya. Afkar tak memberikan Kesempatan Alexa berbicara.


Afkar pun berkata dalam hati.

__ADS_1


"Enak saja bercerai, kamu pikir aku akan melepaskan kamu, Aku sudah mencintai kamu dan kamu milikku sekarang, tak akan aku biarkan kamu melirik pria lain, dasar wanita manja dan bawel, tapi sungguh dia sangat manis jika lagi jinak begini."


Alexa mencubit paha Afkar, dan Afkar pun berteriak. Alexa marah mulutnya masih penuh makanan, Afkar masih menyuapinya.


"Aduuuuuhhh...!!!"


Teriak Afkar.


"Hmmmmppph..."


Alexa menunjuk mulutnya yang penuh makanan.


Afkar pun tersenyum, dan mengusap bibir Alexa yang terdapat sisa makanan.


Alexa sedikit tersentuh melihat Afkar tersenyum manis kepadanya, Afkar sungguh manis dan tampan di hadapannya.


Alexa mencubit kedua pipi Afkar, dan memandangnya intens.


"Tunggu dulu, mengapa kamu sebaik ini, ?kamu ada rencana yang buruk yah."


"Tak ada kok, hanya malas saja berdebat dengan kamu, tak ada mood. Khan lebih baik kita berteman nanti jika aku ada mood bertengkar denganmu, aku akan layani kamu kembali."


Alexa melepaskan kedua jemarinya yang mencubit kedua pipi Afkar, begitupun Afkar.


Afkar mengambil kembali makanan, dan mereka lanjut makan kembali, satu piring berdua bahkan, minum air satu gelas berdua.


Selesai makan Alexa pun menggosok gigi, berdua dengan Afkar di dalam kamar mandi, ada westafeel tempat sikat gigi dan cermin besar di depannya.


Di sebelahnya ada ruangan kamar mandi. Kamar mandi yang luas dan kamar yang luas.


Mereka pun kembali duduk ke sofa yang ada di ruangan itu, dan mengambil remot TV.


Mereka pun menonton TV drama Korea, siaran luar negeri tampa sensor.


Adegan ciuman di dalam siaran TV itu, membuat mereka terdiam.


Alexa menjadi salah tingkah dan mau memindahkannya.

__ADS_1


Afkar mengambil remot.


"Kenapa kamu mau kasih pindah, ? apa kamu merasakan jika ciumanku selama ini sangat indah dan nyaman.?"


Wajah Alexa memerah.


"Apaan sih, jangan kepedean kamu, ciuman mu itu, hanya menyiksa bibirku saja, seperti cambukan tak ada indahnya sama sekali, malah menyakitkan."


Afkar langsung menarik Alexa dan langsung membekap bibirnya.


"Hmmmmpphh..."


Alexa berontak, tapi pelukan Afkar begitu kuat, dan ciuman Afkar begitu lembut dan terus mengecup ringan bibirnya, bibir atas dan bibir bawah Alexa dihisapnya perlahan dengan sangat lembut.


Alexa merasa sangat nyaman, tapi dia tetap berontak menolak tubuh Afkar.


Kecupan panjang dari Afkar, dan tekanan kuat namun lembut mengakhiri ciuman itu.


Diapun melepaskan tubuh Alexa.


Alexa pun berteriak.


"Aaaaaaahhhhh.....Mengapa menciumku..!!!"


Dasar pria mesum.!!!"


Memukul Afkar dan Afkar hanya menangkis pukulan Alexa.


Penghuni satu rumah saat ini, akan selalu mengalami serangan jantung mendadak, keadaan hening tiba - tiba ada kejutan suara teriakan Alexa kembali yang begitu dadakan.


Ayuni pun berkata pada Suaminya


"Aku mau keluar belanja headset untuk menutupi telinga satu rumah. Agar teriakan Alexa tidak membuat kita cepat mati, Karna serangan jantung. Suara anak itu tak ada bedanya dengan mercon petasan. Kasian Ayah dan Ibu pasti selalu kaget mendengar teriakan bodoh anakmu itu."


Andre hanya tersenyum tipis.


Aryan yang berdekatan dengan mereka pun, hanya bisa memasang headset di telinganya sambil dengar musik. Sepertinya headset itu akan setia menemani hari - harinya selama ada di dalam rumah nya.

__ADS_1


__ADS_2