Cinta Yang Tertukar Part 2

Cinta Yang Tertukar Part 2
Bab 6. Aaahhh... Menantu Ganteng Momy Ayuni.


__ADS_3

Mama Dea langsung memeluk anak tampannya, dan mencium pipinya gemesh. Afkar pun mencium pula pipi ibunya seperti biasanya.


Afkar pun mendekati Mama Ayuni, yang masih sangat cantik seperti Mamanya.


"Aaahhh....menantu ganteng Momy Ayuni."


Memeluk Afkar sangat erat dan mencium pipinya juga, Afkar pun seperti biasanya mencium Pipi Momy Ayuni.


Afkar sangat kesal jika Momy Ayuni memanggilnya menantu, dia hanya bisa mengomel dalam hati.


"Amit - amit....menikah dengan bebek jelek itu."


Tampak suara Mamanya mengatakan hal serupa.


"Ahhhh....Menantu cantik Mama Dea datang, Afkar benar - benar bodoh jika menolak mu sayang...kamu sangat cantik, pasti cucuku nanti sangat ganteng dan cantik."


Alexa dan Afkar berteriak bersamaan.


"Stoooop Mama.....!!!!"


"Stoooop Tante....!!!!"


Afkar dan Alexa saling berpandangan dan bersamaan bergidik ngeri.


"Momy saya tidak mau dengan Gorila jelek itu."


Di Sebut Gorila 🦍 Afkar langsung marah, dan langsung membela diri.


"Memangnya aku mau dengan kamu, bebek 🦆 jelek seperti kamu."


Darah Alexa langsung mendidih 90 derajat dipanggil bebek jelek.

__ADS_1


Baru dia mau menerkam Afkar, Momy nya langsung menariknya duduk di sampingnya. Begitu juga dengan Mama Dea, menarik Afkar duduk di sampingnya, di sofa panjang yang mereka duduki sebelum anak mereka datang.


"Alexa sudah Doong berantemnya, bebek 🦆 itu imut lho."


Kata Momy Ayuni membela Afkar.


Alexa menatap Momy nya dengan melongo dan sangat kesal.


"Momy...!!! Aku manusia lho Momy bukan Bebek di bilang imut lagi...Aaahhhhh....Momy menyebalkan."


Alexa bangun dan langsung mendatangi Afkar, dengan gerakan sigap Afkar berdiri. Alexa melayang kan pukulan tangan kanannya, langsung ditangkap Afkar, begitupun tangan kirinya. Di tangkap juga oleh Afkar. Alexa mendorong Afkar dan terjatuh barengan di sofa, tubuh Afkar langsung di tindih Alexa, yang Alexa oleng terjatuh di atas tubuh Afkar, mereka saling menindih.


Momy dan Mama Dea buru buru berdiri dari tempat duduk mereka, Karna sudah tertindih kepala Afkar. Awalnya mereka sangat kaget, tapi melihat Afkar dan Alexa sudah saling menindih di sofa, membuat Ayuni dan Dea tersenyum geli. Pemandangan itu begitu mesra dan sweet di hadapan mereka.


Melihat Alexa di atas tubuh Afkar yang berusaha melepaskan kedua tangannya, yang dipegang erat Afkar, dengan kedua tubuh mereka yang menempel sangat erat. Alexa terus berontak dan Afkar kewalahan menahannya, mereka saling menindih tampa mereka sadari, tubuh mereka menempel sangat erat.


Tangan Alexa terlepas dari tangan Afkar dan terjerembab kedepan, akhirnya wajahnya terhuyung ke depan, bibir Alexa dan bibir Afkar pun tak bisa mereka hindari saling menempel erat , ciuman bibir pun tak terelakkan lagi. Bibir Alexa menempel kuat di bibir Afkar, ke empat pasang mata itupun bertemu dengan tatapan mata yang melebar sempurna.


Bagi Afkar, sudah berapa kali mendapatkan ciuman dari Alexa, jika Afkar di suruh Aryan menggendongnya ke kamarnya, tapi bagi Alexa itu adalah ciuman pertamanya.


Alexa jadi sangat kesal bercampur malu, ciumannya dengan Afkar di saksikan Momy dan Mama Afkar.


Momy dan Mama Dea tampak saling berpegangan tangan sambil berdiri, dan tersenyum lebar penuh kebahagiaan membuat Alexa dan Afkar sangat jengah, dan malu melihat Mama Dea dan Momy Ayuni terlihat sangat bahagia dengan musibah yang mereka alami.


"Momy kenapa tertawa Momy, Afkar jahat Momy... Afkar mencuri ciuman pertama Alexa, Momy....Alexa mengapa harus sangat sial seperti ini Momy?"


"Aku yang seharusnya sangat sial, mendapat ciuman dari bebek 🦆 jelek seperti kamu, Apa kamu tahu, kamu sering menciumku?"


Darah tinggi Alexa mendidih dan mendekati Afkar dan menarik kerah baju Afkar.


"Kapan aku mencium kamu hah !!! ? Gorila 🦍 jelek, dalam mimpi pun aku tak sudi mencium kamu"

__ADS_1


"Setiap kamu tidur di pangkuan Abang kamu Aryan, aku yang selalu menggendong kamu ke kamar mu, walau aku sangat ogah. Kamu tahu kamu selalu mencium aku dengan rakus dasar wanita mesum, bebek jelek mesum."


"Kamu jangan mengarang Hahh !!! Gorila 🦍 jelek !!!"


Pertengkaran mereka semakin sengit, tapi bukannya melerai Mama Dea dan Momy Ayuni menutup mulut mereka, menahan suara tawa mereka yang sudah mau pecah.


"Aku tak mengarang, bibir kamu itu selalu nyosor duluan, bebek 🦆 jelek, bahkan menghisap bibirku dengan rakus dasar bebek jelek mesum."


Alexa sangat marah, tapi bingung juga.


"Apa aku benar - benar melakukannya, ? tapi Afkar orangnya tak suka bohong, aku sungguh memalukan jika benar seperti itu.


"Kata hati Alexa yang terus meracau penuh kebimbangan."


Ayuni mulai membisik Dea.


"Waktunya kita akting mau pingsan, ayo Dea pura - pura pijit kepalamu."


Ayuni pura - pura mengeluh kesakitan.


"Aduuuuhhh....kepalaku jadi sakit..."


Memijit kepalanya, begitupun Dea melakukan hal yang sama.


"Aduuuuhhh....aku juga pusing, anak - anak kita akan membuat kita sakit, dan masuk rumah sakit jika begini terus Ayuni."


Mereka pun, pura - pura oleng.


Afkar dan Alexa langsung berjalan cepat merangkul Mama Dan Momy nya dan membawanya duduk ke sofa. Melupakan sejenak pertengkaran mereka.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2