
Di lain tempat, Alexa masih terus melakukan perjalanan, dia merasa sudah sangat jauh dari Suami dan Abangnya, dia sungguh sangat ketakutan, akan mengalami nasib buruk apa nantinya. Alexa takut tidur, dia takut penculiknya melecehkan tubuhnya, tapi apa dayanya, dia akhirnya tertidur lelap, bahkan sudah bersandar di bahu salah satu penjahat itu.
"Lihatlah kawan, gadis cantik ini sudah tertidur, andai dia bukan milik bos, aku sungguh sangat ingin menikmati tubuhnya."
"Iya kamu benar, dia sangat cantik, tapi sadar kawan, aku masih sayang nyawaku."
Semua pun terbahak.
Akhirnya di jam 3 pagi, mereka sudah memasuki pekarangan yang sangat luas, Rumah mewah yang sangat jauh dari penduduk, bahkan memiliki hampir puluhan hektar tanah kosong tampa rumah di sekitarnya.
Tampak banyak pria bersenjata menjaga rumah itu, ada belasan pria bertubuh kekar, berjacket hitam.
Sungguh seperti kita lagi menonton film laga.
Pria itupun menggendong Alexa turun, yang masih lelap tertidur.
Begitulah Alexa kalau tertidur, susah membangunkannya.
Pria itu membawa Alexa ke dalam kamar yang sangat besar dan luas, membaringkannya di atas kasur, dan menyelimutinya.
Pria itupun meninggalkan kamar itu, dan menguncinya.
Satu jam berlalu, tampak ada mobil mewah juga datang, sudah parkir di halaman itu.
Seorang pria tampan turun dari mobil itu, dan segera masuk ke dalam rumah itu.
__ADS_1
Semua pria berjacket hitam itu, langsung membungkuk hormat.
"Malam..Tuan Muda..!!"
Pria tampan itu segera masuk kedalam rumah menuju kamarnya.
Seseorang berdiri depan kamarnya, dan langsung memberi kunci, dan meninggalkan tempat itu.
Pria tampan itupun masuk, wajahnya tersenyum sangat bahagia, melihat gadis cantik pujaannya sedang tertidur pulas.
"Alexa sayang, akhirnya kamu adalah milikku sekarang, aku akan menjauhkan kamu dari keluargamu selama - lamanya, kamu milikku selamanya."
Tersenyum lebar dan membuka baju kemejanya, dan bertelanjang dada. Diapun naik di atas kasur, membuka penutup mata Alexa dan ikatan tangannya, menyimpan kepala Alexa di lengannya dan memeluknya, mencium keningnya, dan akhirnya terlelap juga saking lelahnya melakukan perjalanan jauh.
Pagi pun menjelang, pria itu duluan terbangun. Menatap Alexa penuh cinta, yang masih nyaman dalam pelukannya.
"Gadis ini sungguh cantik, dan sangat lelap tertidur, ternyata Alexa begini modelnya jika tidur, sangat sulit bangun."
Pria itupun tersenyum dan memeluk Alexa lebih erat, dan mencium gemas bibir Alexa, menekannya kuat, menyelipkan bibirnya, menggigit halus bibir Alexa. Yang membuat Alexa terbangun dan berteriak.
Alexa langsung duduk dan berteriak, dia sungguh tak percaya melihat pria yang sungguh di kenalnya, dan berani mencium bibirnya, yang hanya milik Suaminya.
"Fatiiiih...Jadi kamu dalang dari semua ini hahhh...!!!"
Langsung memukul Fatih, dan Fatih berusaha menangkis sambil tertawa.
__ADS_1
"Hahahaha...haha...jangan galak dong sayang, lupakan Afkar, kamu milikku saat ini, mari kita membina keluarga bahagia kita bersama sayang, aku sangat mencintaimu Alexa."
"Tidaaaaak...pria bejat, aku tak sudi menjadi istrimu, kembalikan aku pada Suamiku Hahh..!!!!"
"Tak usah kamu pikirkan Afkar, aku juga tak kalah ganteng dari Suamimu itu."
"Kamu pria psikopat, lepaskan aku..!!!"
Alexa terus memukuli Fatih.
Fatih menangkap kedua tangan Alexa, dan langsung menindihnya.
Alexa berontak, sampai mereka saling bergulingan di kasur itu, kekuatan Alexa melemah, akhirnya hanya bisa menangis dalam kungkungan Fatih.
Kedua tangannya di tekan, menyimpan kedua tangan Alexa diatas kepalanya, yang sudah kelelahan berontak.
Tubuh Afkar menindih tubuh Alexa, mengikat kedua tangan Alexa, di tiang besi ranjang.
Alexa hanya bisa menangis pilu, dan meratap.
"Hik..hik..hik..lepaskan aku Fatih, aku minta maaf jika aku salah, aku mohon kembalikan aku pada Suami dan keluargaku Fatih, Hik..hik...hik..hik..."
Fatih tersenyum bukannya mengasihi Alexa, malah dia sudah mulai membuka baju Alexa, membuat Alexa berontak dan menendang - nendang kan kakinya sangat takut dengan apa yang akan di lakukan, Fatih pada dirinya.
Bagi Fatih, melakukan dosa besar itu, tak dia pikirkan lagi, saat ini di pikirannya Alexa adalah miliknya.
__ADS_1
Bersambung