
Mobil sedan mewah itupun terus melaju di jam enam pagi, Alexa suda tak sabar bertemu keluarganya.
Alexa melajukan mobilnya ke arah rumahnya, dan akhirnya sampailah dia di depan pintu pagar rumah yang sangat di rindukannya, Alexa terdiam dan menangis pilu, dia pun tersadar harus berakting dengan pribadi yang berbeda.
Alexa membunyikan klakson, seorang bapak security yang sangat dikenalnya, berlari keluar dari pintu gerbang.
Alexa membuka kaca jendela mobilnya.
Pak security menatapnya takjub, Alexa membuka kacamata nya dan tersenyum anggun.
Pak security menatap sambil berpikir.
"Kayaknya aku pernah melihat wajah ini, di mana yah."
"Kang Arman...Ini Alexa...Kang..."
Bagai tersambar petir siang bolong, Kang Arman langsung lari membuka gerbang, dan lari ke dalam sambil berteriak sangat keras, seperti orang kesurupan.
Alexa pun melajukan kembali mobil sedan mewahnya masuk kedalam rumah nya, yang sangat dia rindukan.
"TUUUAAAAAN....NYOOONYAAAA.....ALEEXA.....DATAAAANG......!!!!!!"
Kang Arman terus berteriak, membuat semua orang dalam rumah berlari keluar.
__ADS_1
Momy, Dady, Kakek, Nenek, Aryan, Nirmala, Bahkan Afkar pun ada di sana.
Sejak Alexa menghilang, Aryan dan Nirmala tinggal di rumahnya untuk selalu menghibur Momy nya yang sangat depresi kehilangan Alexa, bahkan kadang sakit, Afkar pun tak mau meninggalkan kamar nya dengan Alexa Karna kamar itu, selalu mengingatkan kenangan indah pada Istrinya yang sangat di cintainya. Mereka semua saat ini sudah memasang wajah antara bahagia dan takut itu bukan Alexa.
Mobil sedan yang mewah itupun, sudah terparkir dengan baik, Keluarga Alexa berjalan mendekat. Terutama Afkar yang paling di depan.
Pintu mobil terbuka.
Mereka memandangi kaki itu, dan muncullah seorang gadis yang sangat cantik, yang sudah melepaskan kacamatanya.
Afkar mendekat langsung merengkuh kedua wajah itu, dan dia mengenalinya.
Alexa sungguh sangat bahagia bertemu Suaminya lagi.
Afkar tampa malu, langsung mengecup lembut bibir Istrinya, mengulumnya penuh kerinduan, memeluk tubuh itu sangat kuat, terus mencium bahkan Alexa tampa sadar pun membalas ciuman Suaminya, sesaat dia lupa tugasnya. Ciuman yang begitu dalam penuh kerinduan.
Semua keluarga saling berpelukan sambil menangis bahagia, membiarkan sepasang Suami Istri yang sedang melepaskan kerinduan.
Afkar terus mencium bibir Istrinya, bahkan sudah menyusupkan lidahnya, mengabsen di setiap sudut rongga mulut Alexa.
Alexa tiba - tiba tersadar Karna terbersit bayangan semua anggota keluarganya bahkan Afkar, telah bersimbah darah, ditembaki oleh pengawal Fatih, dan semua keluarganya meninggal di tempat ini, membuat Alexa kalap, mendorong tubuh Afkar dengan kuat sambil berteriak histeris.
"TIIIIIDAAAAAAAK...!!!!!"
__ADS_1
Semua kebahagian sirna, semua shock, dan terkejut melihat Afkar terdorong jauh ke belakang, di dorong keras oleh Alexa.
Afkar pun jatuh terduduk, hanya bisa duduk menatap istrinya penuh kebingungan, hatinya menjadi sedih, melihat tatapan Alexa yang penuh kebencian sedang menatapnya.
"Apa yang terjadi pada Istriku...?
Mengapa Istriku menatapku penuh kebencian...?
Apa kesalahanku...?"
Kata hati Afkar, mulai banyak bertanya, memenuhi pikirannya tampa jawaban.
Momy, Dady, Kakek, Nenek, Aryan, Nirmala, dan semua pelayan yang sudah kumpul di sana, menatap Alexa penuh kebingungan, dan hanya bisa menutup mulut mereka sangat shock mendengar kata - kata teriakan Alexa selanjutnya, yang sungguh mereka tak pernah sangka, bahkan dalam mimpi sekalipun tak pernah mereka pikirkan bahwa Alexa akan mengatakan hal yang sungguh sangat menyakitkan bagi Afkar, dan keluarga nya juga, serta sangat membingungkan juga bagi mereka semua.
"STOOOP...JAANGAAN MENYENTUHKUU !!!
AKU...SUDAH PUNYA SUAMI...SELAIN KAMU."
Alexa mencoba menahan air matanya, sungguh hatinya sangat terluka mengatakan hal itu.
Alexa berjalan masuk ke dalam rumahnya, melalui semua anggota keluarganya yang kebingungan, begitu shock dengan apa yang dikatakan Alexa.
Bersambung.
__ADS_1