Cinta Yang Tertukar Part 2

Cinta Yang Tertukar Part 2
Bab 105. Sudahlah Afkar Lupakan Aku.


__ADS_3

Alexa menahan semua kesedihannya, rasanya diapun ingin memeluk, dan mencium Suami yang sangat dia cintai, dan rindukan, tapi apa daya nya, Alexa membesarkan hatinya, menatap Suaminya sangat tajam, melawan luka yang begitu perih dan sakit. Alexa pun mencoba memperlihatkan sisi dirinya yang diapun tak mengenali dirinya siapa lagi.


Mengapa bisa sekejam itu. ?


Di pikirannya Alexa membayangkan tubuhnya sudah sangat kotor, dan tak ada jalan untuk Alexa kembali pada Suaminya, walau dalam mimpi sekalipun.


Alexa terus menumbuhkan rasa benci pada dirinya, agar Afkar bisa membencinya, dan menceraikan nya, hanya itu jalan satu - satunya bagi mereka berdua.


Alexa menatap mata Suaminya dengan tatapan dingin, angkuh, sinis..Alexa terus mengembangkan, kebencian pada dirinya sendiri dan melampiaskan pada orang yang begitu sangat dia cintai.


Afkar mengulangi kata - katanya kembali.


"Mengapa kamu hanya diam Alexa, ? katakan jika kamu tidak mencintai aku..!!"


Afkar mulai membentak Istrinya.


Alexa pun berteriak marah, menatap Suaminya penuh kebencian.


"IIYAAAA....!!!! Aku tidak mencintai kamu lagi. cintaku hanya milik suami ku sekarang, dan aku sangat bahagia dengannya...jadi ceraikanlah aku sekarang !!!"


Semua keluarga hanya bisa terbengong, saling berpandangan, mereka pun bahkan tidak mengenal sosok Alexa lagi, waktu yang satu tahun berlalu, benar - benar telah merubah watak, bahkan penampilan kesayangan mereka.

__ADS_1


Apa yang terjadi..?


Mengapa Alexa begitu berubah..?


Siapa pria yang bisa mengubah Alexa, ?menjadi pribadi yang bisa merubahnya menjadi sisi orang yang berbeda seratus kali lipat.


Hal buruk apa yang menimpanya, sehingga kesayangan mereka menjadi seperti itu.?


Sangat banyak pertanyaan yang berkecamuk dalam pikiran keluarga Alexa, yang hanya bisa diam seribu bahasa.


Afkar menatap Istrinya lekat, kesedihannya semakin memuncak, air matanya jatuh bergulir di kedua pipinya dia pun berkata dengan nada berat menyiratkan suara yang memendam kesedihan yang luar biasa hebatnya.


Di saat dia harus senang bertemu istrinya lagi, tapi di lain pihak dia hadir hanya untuk membencinya. Bukankah itu perasaan yang begitu menyakitkan.


Alexa sungguh jauh lebih pedih dari yang di rasakan Afkar, tapi apa dayanya, nyawa mereka jauh lebih penting dari semuanya.


"Sudahlah Afkar lupakan aku..!!"


Alexa melepaskan pelukan Afkar, dan berjalan keluar rumah itu.


Sontak semua keluarga berteriak.

__ADS_1


"Alexa mau kemana....?"


"Ada yang ingin aku ambil di hotel, nanti aku kemari lagi."


Langsung pergi begitu saja, masuk ke dalam mobilnya.


Alexa tak kuat lagi, dia menangis sepuasnya di dalam mobilnya. Menyalakan mesin mobilnya, dan langsung meninggalkan rumah yang begitu dia rindukan.


Alexa terus melajukan mobilnya membelah jalan kota yang sangat ramai kendaraan yang lain.


"Maafkan aku..Afkar...Hik..hik..hik..hik...aku begitu mencintaimu, bahkan teramat sangat mencintaimu. Rasanya mau mati saja, melihat mu sangat bersedih dengan kata - kata ku, yang akupun sangat membencinya.


Hik...hik..hik..Dady...Momy...Kakek...Nenek..


Abang Aryan..Maafkan aku...Hik...hik..hik...kalian tak tahu, bagaimana. berjuangnya aku untuk bisa bertemu kalian, Hik..hik..hik..akupun sangat ingin kembali pada kalian, lebih dari yang kalian inginkan. Tapi Alexa ini tak bisa berbuat apa - apa. Hik..hik..hik...bisa melihat kalian itu sudah sangat membuat aku bahagia.


Aku masih Alexa kalian yang dulu..Hik...hik..hik...aku tak berubah sedikitpun. Aku hanya ingin kalian mendukungku agar Afkar melupakan aku, dan


kalian bisa hidup lebih baik, dan bisa memeluk aku setiap hari. Walau aku sudah kehilangan Afkar Suami ku yang begitu aku cintai, melebihi hidupku sendiri.


Aku akan kuat demi kalian semua. Hik..hik...hik...Maafkan Aku Afkar...Maafkan Alexa mu ini, aku masih milikmu, hati ini hanya milikmu...Hik..hik..hik.."

__ADS_1


Alexa terus menangis pilu.


Bersambung.


__ADS_2