
Mendengar kabar dari Ayahnya, Fatih pun menemui Alexa seperti cara lamanya.
Saat ini Fatih atau nama lain dari Antonio
menyuruh Alexa menyiapkan diri, karna akan segera kembali ke kediaman lama mereka, di sebuah pulau di luar negara Indonesia yang telah di beli Ayah Antonio yang kaya raya, tajir dan melintir itu.
Alexa shock dan sangat tak rela segera akan berpisah dengan orang tuanya.
Alexa pun berkata.
"Aku belum mau pulang, aku masih ingin bersama lebih lama dengan keluargaku."
Antonio tersenyum sinis.
"Aku tak minta pendapat mu, hari ini temuilah orang tuamu, besok kita pulang, jika tidak aku akan habiskan semua anggota keluargamu dan Afkar sial*n itu !!"
Alexa sangat kesal dan berteriak marah.
"Jangan mengancam ku kepar*t..!!!"
Antonio mencengkram kedua sisi wajah Alexa, tak pernah dia kasar pada Alexa, saat ini pikirannya lagi kalut. Antonio berkata.
"Apa kamu mau bukti hahh..!!!"
Menatap Alexa dengan mata melotot penuh amarah.
Alexa hanya bisa terdiam, dia tahu Antonio sangat mudah melakukannya.
Antonio tersadar dan segera melepaskan cengkraman tangannya di kedua sisi wajah Alexa, menatap sendu penuh penyesalan.
Dia sangat mencintai Alexa melebihi dirinya sendiri, rela mengorbankan apapun demi Alexa, walau sudah dua tahun memiliki raga nya tapi hatinya sungguh hanya milik Afkar.
"Maafkan aku sayang, aku tak bermaksud menyakitimu."
Alexa kesal, segera berjalan menjauh, dan berganti pakaian. Di pikirannya hanya ingin bertemu keluarganya.
Dua puluh menit berlalu, Alexa pun beranjak mau meninggalkan kamarnya.
Antonio menarik Alexa dalam pelukannya, mencium keningnya dengan sangat lembut.
Alexa melepaskan diri dari Antonio, mendorong dada Antonio, dan berjalan meninggalkannya.
Antonio hanya menatap dengan tatapan sendu, hatinya berkata lirih.
"Sampai kapanpun, kamu adalah milikku Alexa, tak ada yang akan bisa mengambil mu dari sisiku. Aku sangat mencintaimu sayangku."
Tubuh Alexa sudah menghilang di balik pintu kamar hotel milik Antonio.
Alexa segera menaiki mobilnya, kedua kelopak matanya mulai berair, dia mulai terisak dan menangis.
Alexa mencoba mengusap air matanya.
"Keluargaku tak boleh tahu jika aku menangis."
Mobil yang di kendarai Alexa terus melaju berbaur dengan padatnya jalur kota, di antara ratusan kendaraan lainnya.
Tak terasa mobil Alexa pun memasuki parkiran Restoran keluarga nya.
__ADS_1
Alexa pun segera masuk, dan memarkir mobil sedan sport mewahnya yang berwarna merah.
Alexa turun dari mobilnya, lalu menguncinya dan berjalan masuk ke Restoran keluarganya yang selalu ramai.
Restoran Ayahnya memiliki banyak cabang di kota ini, tapi disinilah Restoran induk mereka selalu berkumpul.
Alexa terus masuk dan langsung naik dilantai dua Restorannya yang memiliki ruangan istirahat keluarga nya, selain rumah mewah mereka.
Mommy Alexa pun melihat anaknya, dan segera menyusul naik ke lantai dua, menemui anaknya yang sudah beberapa hari tak menemuinya lagi.
Mommy Alexa langsung memeluk anaknya penuh kerinduan.
"Sayang, mengapa baru datang menemui kami sayang, ? kami sangat merindukan mu sayang."
Masih memeluk anaknya.
Alexa pun memeluk erat Mommy nya, rasanya ingin dia tumpahkan air matanya, tapi Alexa menahan nya sekuat tenaga.
Kakek dan nenek pun sudah ada di sana, mereka pun bersamaan memeluk Alexa, dan anak mereka.
Mereka berpelukan dengan sangat erat, seolah tak mau terpisahkan.
Rasa nyaman, aman, tentram, damai, memenuhi rongga dada Alexa, rasanya tak mau melepaskan pelukan itu.
Semua merindukan Alexa.
Kakek pun melepaskan pelukannya, begitupula nenek, menyusui Mommy Alexa.
Mereka menggandeng tangan Alexa untuk duduk di sofa.
Kakek segera pergi untuk membawakan makanan untuk cucu kesayangannya.
"Mengapa baru datang sayang, ? menemui kami."
Nenek pun segera menengahi.
"Sudahlah Ayuni, yang penting Alexa sudah datang."
Ayuni pun tersenyum, dan membahas topik lain.
Suasana akrab terjalin kembali, tak lama Kakek pun datang, dan langsung menyuapi cucu kesayangannya.
Sambil bercerita Kakek terus bergantian Nenek menyuapi Alexa.
Kakek dan Nenek Alexa sangat memanjakan Alexa dari dulu, mereka tak pernah anggap Alexa sudah dewasa, bagi mereka Alexa tetap bocah di mata mereka.
Alexa pun makan dengan lahapnya, makanan itupun habis di lahapnya.
Alexa selalu menghabiskan makanannya jika di suap, jika tak di suap Alexa selalu makan sedikit.
Nenek segera memberikan air minum pada Cucunya.
Setelah berbincang cukup lama, dengan bahan Gado - gado.
Tampak Abang semata wayangnya Aryan datang dengan Dady nya.
Mereka berdua memiliki perusahaan lain, selain Restoran mereka.
__ADS_1
Mereka sangat senang melihat Alexa malah berebutan bergantian memeluk Alexa, dan menciumnya dengan gemas, seperti biasanya Alexa selalu menjadi kesayangan semua anggota keluarganya.
Dady Andre pun tak melepaskan anak kesayangannya, bahkan menarik tubuh anaknya dan memangku nya sambil bercerita.
Aryan pun tak berhenti memeluk adiknya dari belakang, dan mencium punggungnya juga membenamkan wajahnya di punggung adiknya.
Istri Aryan Nirmala, hanya bisa tersenyum geli melihat kelakuan Suaminya yang memang sangat memanjakan adiknya.
Hari itu mereka seperti tak mau melepaskan satu sama lain. Kehilangan Alexa yang di culik selama dua tahun, membuat mereka yang seolah sudah seperti mayat hidup karna kehilangan kesayangan mereka, saat ini hidup mereka terasa hidup kembali dengan kebahagian yang tak bisa diuraikan dengan kata - kata apapun.
Waktu terus bergulir, siang pun berganti malam.
Aryan sudah mengirim pesan ke sahabatnya Afkar jika Alexa ada bersama mereka di Restoran.
Membaca pesan Aryan, Afkar segera berganti pakaian, dan berlari menuruni tangga rumahnya. Segera berlari keluar rumah, masuk ke mobilnya, dan langsung meluncur ke Restoran Aryan.
Ooh ya My Readers 🥰 🥰 Kita beralih ke cerita Tiger dan Jimmy yah 🥰🥰
Lanjuuut....🥰🥰
Kabar penangkapan King dan Lion pun telah sampai di mata dan telinga Tiger dan Jimmy.
Kedua anak angkat King ini, yang dia jadikan pembun*h bayaran inipun, yang dalam tahap Insyaf atau tobat inipun hanya bisa menarik nafas panjang.
Walau King membesarkan mereka dengan cara salah, tapi King tetap lah Ayah yang telah membesarkan mereka, mengadopsi mereka sejak kecil.
Tiger dan Jimmy ingin sekali menjenguk Ayah mereka, tapi itu tak mungkin karna mereka pun akan tertangkap juga, dan jati diri mereka akan terungkap, dan hanya akan memberatkan hukuman Ayah Angkat mereka yang mereka sungguh sayangi.
Mereka hanya bisa meremas wajah tampan mereka, mengacak rambut mereka, dan sesekali menarik nafas panjang, dan berteriak marah.
Saat ini mereka merasa menjadi anak durhaka, tak tahu trima kasih.
Walau Ayah angkat mereka mau membun*h mereka, karna memilih tobat dan ingin hidup di jalur bersih, yang membuat saat ini mereka bersembunyi seperti pengecut dari kejaran anak buah King.
Tiger dan Jimmy tetaplah anak angkat yang sangat menyayangi King.
Saat ini mereka hanya bisa mendoakan Ayah angkat mereka, agar selalu sehat, dan bisa berubah menjadi orang yang baik.
Hubungan Tiger dan Clara pun semakin dekat, mereka bahkan merencanakan sebuah pernikahan kecil saja.
Tuan Milyuner pun masih terus mencari anak kesayangannya Clara, yang telah di culik Tiger.
Tuan Milyuner tak tahu, jika Tampa pertolongan Tiger, Clara hanya akan menjadi mayat oleh anak buah King lainnya. Walau awal cerita Tiger lah, yang di suruh menculiknya dari awal, malah jatuh cinta pada Clara, begitupun gadis cantik itu jatuh cinta dengan Tiger.
"Wkwkwk Cinta yang rumit juga nih 🤭🤭
Ooh ya My Readers jangan lupa banyakin dong Like, Vote, dan hadiahnya dong 🥰🥰
Juga koment nya dong 🥰🥰 yang buat Author mu ini baper tingkat dewa 🥰🥰
Jangan lupa kunjungi dan baca juga karya baru ku. yang berjudul
IMRAM DAN ARUL SERTA TIM SOLIDKU.
Jika mau terus tertawa baca karyaku ini, dijamin deeh 🥰 🥰 kerja kalian hanya serius kemudian tertawa lagi, sangat banyak cerita komedinya juga perjuangannya.
Bahkan My Readers yang sudah membacanya menunggu sehari saja untuk kelanjutan penulisan bab barunya berasa beribu tahun, Wkwk 🥰 ❤️ penasaran Khan 🥰🥰 Jadi jangan lupa mampir yah 🥰 🥰 🙏🙏"
__ADS_1
Bersambung