
Tiger dan Jimmy menjadi bingung mau kemana, Mata - mata Ayahnya tersebar di mana - mana.
Jimmy berkata.
"Kita ke rumah persembunyian kita saja, Khan tak ada yang tahu tempat kita itu. Ada juga benarnya saran ku Khan, kita butuh tempat privasi yang tak ada satupun yang tahu keberadaan kita.
Ponsel kita, harus kita buang saja dan membeli ponsel baru agar kita tak di lacak Ayah.
Ayo kita bergegas meninggalkan kota ini, kita singgah di jalan kota itu beli ponsel baru. Kamu pasti tahu Ayah memiliki banyak pembun*h bayaran, dia akan secepatnya menemukan kita.
Mereka pun turun dari kapal kecil yang mereka tumpangi menyebrangi pulau itu.
Ayo kita beli kumis dan rambut wik palsu, juga untuk gadismu itu, yang membuat kita masuk ke dalam masalah besar. Baru kenal cinta sudah sangat merepotkan, bahkan nyawa teman juga taruhan, dasar pria mahal yang menyebalkan.!"
Tiger hanya tersenyum manis, menepuk bahu temannya. Sedangkan gadis cantik itu sangat bahagia, ternyata Tiger juga menyukainya. Hatinya sungguh telah di penuhi bunga - bunga cinta.
Mereka pun naik ke mobil Jimmy.
__ADS_1
Tiger pun berkata.
Mobil pun harus kita ganti, aku punya mobil baru yang aku beli, aku simpan di ujung jalan itu, ada parkiran tersembunyi di sana, tampa CCTV, entahlah mengapa aku bisa menyimpan mobil di situ, ini sungguh hal yang sangat membantu kita di saat terdesak begini.
Jimmy pun tertawa terbahak.
"Saat ini TUHAN Pun ada di pihak kita kawan, sepertinya dia menyuruh kita pensiun, dan menjadi orang yang baik, aku juga sudah lelah membun*h kawan, saatnya kita menjadi orang baik."
Mereka pun tertawa bersamaan.
Mobil pun melaju ke arah jari telunjuk Tiger, mengarahkan Mobil Jimmy.
Mereka pun ke pusat toko, membeli barang yang mereka butuhkan, juga makanan yang bisa langsung di makan, juga Roti, dan selai nya, juga biskuit dan Snack. Tak lupa beli ponsel, pakaian dan rambut wik baru dan kumis serta topi serta kacamata, juga ransel besar untuk tempat pakaian mereka
Mereka juga beli kebutuhan wanita itu, sabun dan alat mandi untuk mereka, tiga baju mandi dan handuk bahkan tiga selimut dan tiga jacket, bahkan pembalut wanita pun tak lupa mereka beli. Juga obat - obatan.
Setelah semua sudah lengkap mereka beli, Jimmy pun membawa mobil itu melaju ke luar kota, setelah memakai rambut palsu, kumis, topi, dan kacamata.
__ADS_1
Begitupun dengan gadis itu.
Jimmy dan Tiger bergantian menjadi supir, tak ada percakapan.
Gadis cantik itu hanya bisa diam seribu bahasa.
Belasan jam berlalu, bahkan hampir 24 jam, mengendarai mobil, hanya berhenti isi bahan bakar dan makanan, itupun mereka makan di dalam mobil. Mereka menghindari tempat ramai.
Akhirnya keesokan harinya, di siang hari, mereka sudah memasuki parkiran rumah yang sangat besar, di tengah pedesaan yang cukup ramai, sungguh indah pemandangannya.
Untunglah mereka sudah membayar cash setiap tahunnya, orang yang membersihkan rumah itu, jadi rumah tampak bersih dan terawat.
Bahkan cara mereka bayar pun, melalui pembayaran cash, agar tak ada jejak tertinggal.
Saat ini mereka sangat menikmati tempat itu, dan baru merasakan jiwa, dan hati yang sangat tenang dan damai.
Bersambung.
__ADS_1
.