
Makasih untuk My readers atas komentarnya yang sangat membuatku semangat dan lebih semangat lagi lanjutkan ceritanya.
Love Love You All ❤️🥰
Jangan lupa juga yah 🙏🙏 vote,like.hadiah
dan komennya yah 🙏🙏
*****
Hari itu berlalu dengan cepatnya dan waktu
malamnya di kamarnya, Dea menelpon Ayuni, dan gosip pun mulai seru, Ayuni sangat bahagia dan memuji Dea, bisa menaklukkan hati Afkar.
Mereka berdua saling tertawa, dan saling memuji.
Dewa hanya bisa memijat keningnya yang tiba - tiba sakit, dan segera memejamkan matanya,
Melihat Istrinya sudah terbuai gosip dan pastinya lama, akhirnya Dewa pun tertidur. sedangkan kedua sahabat itu, semakin seru dan narsis bercerita, bahkan sudah mempersiapkan tempat, dekorasi dan pakaian pengantin anak mereka. Padahal Alexa masih ada enam bulan lagi baru selesai sekolahnya, belum tentu Ayuni bisa membujuknya.
Sedangkan Afkar sangat gelisah di kamarnya.
diapun memutuskan menelpon Alexa.
Afkar mulai menelpon.
__ADS_1
Di tempat lain, di kamar Alexa. Mendengar ponselnya berdering. Alexa pun meraih ponselnya. Dia cukup shock melihat nama Afkar.
"Tumben dia menelpon aku, memangnya ada masalah apa. ?"
Walau mengomel tetap mengangkat ponselnya, dan menjawab judes.
"Apaan sih...!!? Nelpon aku, ?"
Afkar yang setiap mendengar Alexa mengomel, selalu bisa menaikkan tensi darahnya. mulai naik kembali.
"Tidak usah bawel itik jelek, besok hari Minggu. Aku akan jemput kamu kita ke cafe, ada hal yang sangat penting ingin aku bicarakan."
"Aku tak mau, memangnya kamu siapa yang mau mengaturku."
"Terserah, aku tetap akan datang. kalau perlu aku masukkan kamu ke dalam karung, dan aku bopong ke mobilku. Ada yang ingin aku bahas tentang rencana mamaku dan mama kamu tentang kita."
"Baiklah jemput aku jam 10 pagi."
Baiklah, aku akan datang besok, jadi bersiaplah
Alexa pun mematikan ponselnya, dan mulai memejamkan matanya.
Begitupun Afkar.
*****
__ADS_1
Keesokan paginya Alexa, entahlah sudah bangun shubuh dan mandi, dan sibuk memilih baju, sampai dia stres dan selalu memarahi tingkah konyolnya, yang seperti orang jatuh cinta, mau kelihatan menarik di depan Afkar.
Diapun depresi dan berakhir dengan menjambak rambutnya, dan tidur melengkung, diapun ketiduran.
Dua jam berlalu ibunya membangunkan nya untuk makan.
Berkumpul lah satu keluarga di meja makan, dengan obrolan santai, tapi ada yang lain dengan Momy Ayuni, begitu manja dan bertingkah sangat manis pada Alexa, sampai Alexa bukannya senang malah menatap Momy nya jengah. Diapun mengomel dalam hati.
"Apakah Momy pikir aku senang dia manja begini, malah aku takut dengan tingkah mu Momy...yang selalu ada udang di balik batu."
Menatap jengah Momy nya, Ayuni selalu mendahulukan dan menawarkan Alexa makan, dengan senyum manis dan rayuan nasinya.
"Makan yang banyak yah sayang, biar tambah cantik sayang, ooh....yaa ini rendang kesukaan kamu nak, ibu buatkan spesial untukmu, ooh ya ini juga perkedel kentang dan sayur nangka kesukaan kamu sayang, ini juga sambalnya tapi nggak terlalu pedis sayang, ini juga perkedel udang dan sayur cap cay sayang...jadilah meja makan terhidang masakan Nusantara. Masakan yang tersedia di warung makan Padang. Dan kokinya mulai menjelaskan satu persatu masakannya, yang tak membuat Alexa bahagia, malah semakin menatap jengah.
Aryan, Dady Andre dan Kakek dan Nenek hanya bisa memandang Ayuni, terus memandang Alexa secara bergantian, yang keduanya memiliki sisi wajah yang tak ada chemistry bahkan bertolak belakang antara muka baik, dan muka jahat, mereka hanya bisa menonton tayangan drama yang mulai membuat mereka menarik nafas panjang, Karna mereka tahu akhir drama akan timbul banyak drama konflik, yang akan membuat yang baik berubah lagi jadi jahat.
Andre hanya bisa sesekali menggaruk kepalanya, yang tiba - tiba gatal, jika dua kekasihnya ini sedang memerankan dua tokoh yang berbeda, dan saling bertukar peran, dan ujungnya akan melibatkan dirinya menjadi penjahat di akhir cerita.
Andre pun depresi dan segera melahap makannya dengan rakus, untuk mengobati stresnya yang tak lama lagi akan jadi kambing hitam di akhir drama.
Aryan pun, Kakek dan nenek langsung makan juga dengan rakus, mulai malas melihat drama yang mereka tahu juga akhirnya nanti seperti apa. Tom Dan Jerry di keluarga mereka tak lama perang dunia kembali.
Betul saja Alexa, mulai kesal dan berteriak kesal.
"Stop Momy drama mu, apa lagi rencana Momy....Alexa tahu perhatian Momy selalu ada udang di balik batu. Mengapa Afkar menelpon ku, tadi malam mau bertemu denganku hari ini.?"
__ADS_1
Semua yang di meja makan pun, mulai tegang dan mulai terbawa suasana horor.
Bersambung.