
Alexa hanya tertawa kegelian, Wajah Aryan pun terus tersenyum sumringah.
"Sudah aaaabaang....geliiii..."
Aryan pun melepaskan pelukan dan berhenti mencium adiknya. dan menurunkan tubuh adiknya di pangkuannya untuk duduk di sebelahnya, dan sibuk bermain game kembali.
Alexa menatap sekelilingnya, dia pun tersentak, dia baru menyadari jika dia menjadi tontonan saat ini, dan membuat orang menjadi baper, dan ada juga yang iri yakni tatapan pria yang mungkin selama ini menaksirnya, harus patah hati karna salah faham dengan Abangnya yang di pikir nya kekasihnya. Bahkan ada yang videokan mereka.
Tatapan Alexa terhenti melihat seraut wajah cantik yang sedang memandangnya, dengan tersenyum sumringah kepadanya.
Alexa langsung berdiri dan berlari ke arahnya, tatapan wanita cantik, dan anggun itupun kelihatan bingung, dengan kedatangan Alexa.
Alexa meninggalkan Abangnya, yang sibuk main game.
Alexa langsung menyapa wanita cantik itu, yang sedang duduk di rerumputan. Sedang memegang ponselnya.
"Hai...kakak...bisa berkenalan dengan mu...?"
Wanita cantik itupun tersenyum ramah.
"Bisaa..doong..."
"Oohh Yaa kakak...namanya siapa, kalau namaku Alexa..."
"Nama yang cantik, kalau aku Nirmala..."
__ADS_1
"Iya..kakak aku masih mengingatnya...Boleh minta nomer ponselnya Kakak...?"
"Boleeh.....!! Nirmala menyebut nomernya dan langsung di simpan Alexa.
"Kakak di taman ini, lagi datang jalan - jalan atau ada keperluan lain kakak..."
"Ini dik, kakak penulis novel, jadi sering datang menulis novel di ponselku ini."
"Ooohhh...begitu yah,...Kakak aku ingin memperkenalkan kita dengan seseorang..Ayuk...!!"
Menarik tangan Nirmala, mengajaknya berdiri.
Nirmala menatap kebingungan tapi tetap juga mengikuti arahan Alexa, yang sedang membawanya menemui pria yang bersama Alexa yang dipikirnya, Alexa ingin memperkenalkannya dengan kekasihnya. Tangan Alexa menggenggam erat jemari Nirmala.
Mereka pun mendekati Aryan yang sibuk dengan ponselnya, tidak melihat ada gadis cantik bersama adiknya.
"Abaaang...Aryan..."
Nirmala cukup shock Alexa memanggil pria tampan ini, dengan Abang. Dia pun berkata dalam hati,
"Pria ini Abangnya...bukan kekasih dia...mampus aku..sekarang aku sudah terjebak, Apa yang harus aku lakukan..?
Entah mengapa saat ini dadanya tiba - tiba bergetar indah, dia merasa malu dan grogi, di kenalkan dengan pria yang begitu tampan yang bisa membuat jantungnya berdebar kencang, untuk pertama kalinya.
Nirmala adalah gadis idola di kampusnya, bahkan sewaktu masih setingkat SMA. Yah Nirmala lebih tua umurnya 2 tahun dari Aryan. Karna Nirmala sudah kuliah, saat ini dia sudah semester 5. Sedangkan Aryan baru kelas tiga SMA. Tidak lama lagi tamat sekolah dan Alexa tidak lama lagi naik di kelas dua SMA.
__ADS_1
Aryan dengan cueknya, mengadahkan wajah tampannya menatap wajah adiknya.
Aryan cukup shock, melihat seseorang gadis yang begitu cantik dan menawan ada di samping adiknya. Aryan adalah sosok cuek, dia tidak mau memperlihatkan kalau dia terpana, akan cantiknya gadis yang di bawa adiknya.
Aryan mengalihkan pandangannya ke adiknya, menutupi debaran jantungnya yang mulai berdetak indah. Dan berkata dengan santai melawan rasa grogi dalam dirinya.
Tak jauh beda dengan Nirmala, dia pun rasanya ingin langsung menghilang jika dia memiliki ilmu menghilang, pasti dia sudah menggunakannya saat itu.
Alexa menarik tangan Nirmala untuk duduk di samping Andre secara paksa. Nirmala Shock langsung terduduk paksa, dan bahu mereka saling menempel, membuat debaran kedua jantung mereka berdua bertambah mengoyak dada mereka.
Alexa langsung menarik tangan Abangnya, dan menarik juga tangan Nirmala dan mengaitkannya dengan sempurna.
Aryan dan Nirmala sangat kaget. mereka saling berpandangan dengan keempat pasang mata yang menarik dan indah itu, yang saat ini sudah melebar dengan indahnya. Alexa malah menggenggam kedua tangan itu agar jangan terlepas.
"Abang... perkenalkan ini Nirmala, cantik khan Abang... ?
Ini Aryan Kak Nirmala, Abangku.... Sangat tampan khan, kalian sangat serasi deeh, pacaran yaaah...!!!"
"Gleg..!!"
Nirmala dan Aryan sangat kaget dengan perkataan Alexa, yang sangat mereka tidak sangka. Kedua mulut mereka hanya bisa menganga, dan sangat kaget bercampur malu yang sangat luar biasa. Baru saja mereka mau membela diri. Alexa sudah melambaikan tangannya dan berlari meninggalkan Abangnya dan Nirmala. Dia pun teriak.
"Aku...mau...cari minuman dulu ..."
Berlari meninggalkan Abangnya dan Nirmala yang seperti kambing congek, menganga menatap kepergian Alexa dengan tatapan depresi, tampa sadar kedua tangan mereka masih saling memegang.
__ADS_1
Bersambung