
Kota Paris yang indah, pemandangan nya begitu indah. Aryan dan Afkar, memilih hotel yang bagus untuk tempat menginap, mereka pun beristirahat dulu di kamar hotel masing - masing. Setelah saling melihat isi kamar, dan saling mengunjungi malam pun kini telah menghiasi langit malam, dengan cahaya gelapnya, namun jutaan atau bahkan milyaran bintang kerlap - kerlip menghiasi langit malam dengan indahnya.
Kedua pasangan itupun, saling mengejar kenikmatan kembali, tak ada lelahnya terus mengulanginya, sampai beberapa kali ronde, dan akhirnya tertidur lelap tanpa sehelai benangpun di tubuh mereka.
Afkar sudah bangun duluan, pagi itu istrinya tampak sangat cantik di pandangan matanya.
Afkar menyingkap selimut, tersenyum manis melihat tubuh Istrinya yang polos, hasratnya kembali membara, dua ronde tadi malam tak membuatnya puas.
Tangan Afkar mulai nakal mengusap area sensitif bawah istrinya, jari jemarinya semakin nakal mengusap bahkan mulai memasukkan jarinya kedalam area lembab istrinya.
Alexa masih tampak nyenyak tertidur, Afkar semakin gemas, dan langsung menyusu di bukit kembar Istrinya bergantian, memutar lidahnya di pucuk nya, dan makin mempercepat ritme gerakan jarinya di dalam area lembab Istrinya.
Tubuh Alexa pun mulai gelisah,di dalam tidurnya dia merasakan ada cacing kecil yang keluar masuk di area sensitifnya, bahkan menyusu di kedua pucuk bukit kembar miliknya, tubuhnya mulai mendapatkan terjangan badai penuntasan yang indah, bibirnya yang indah mulai meracau indah
Afkar sangat gemas, Abang jago pun sudah siap tempur, langsung menindih tubuh Istrinya.
Mata Alexa langsung membeliak lebar, sesuatu yang besar dan sesak masuk ke dalam area terlarangnya, Mata nya menangkap wajah Suaminya sudah ada di depan wajahnya, tersenyum mesum menatapnya, belum sempat protes, bibir Afkar sudah menyambar bibirnya dengan rakus, sambil berolahraga senam di atas tubuh istrinya.
Alexa hanya bisa pasrah dan membalas ciuman agresif Suaminya.
__ADS_1
Kedua tubuh terus berpacu, Afkar semakin mempercepat ritme senam maraton nya, dan akhirnya mereka pun bersamaan merasakan terjangan badai penyatuan yang indah.
Lahar panas dari Afkar pun telah tumpah ruah di dalam rahim Istrinya kembali.
Tak jauh beda dengan pasangan Aryan dan Nirmala yang juga melakukan hal yang sama di pagi hari yang cantik, di kota yang cantik pula kota Paris.
Mereka pun melanjutkan aktivitas mandi bersama, dan berpakaian.
Setelah sarapan pagi, kedua pasangan itupun mulai melakukan perjalanan mengelilingi kota indah itu.
Sedangkan Fatih pun sudah berada di bandara, untuk melakukan perjalanan ke kota Paris.
Kota Paris di kenal sebagai kota cinta, kota romantis bagi pendatang, yang datang untuk berlibur di sana.
Paris identik dengan bangunan sejarah dan seni, dan Paris di beri julukan LA FRANCE. yang berasal dari kata Jerman yang artinya manusia bebas.
Di Paris yang terkenal juga adalah Menara Eiffel nya.
Aryan dan Afkar serta pasangan mereka, begitu menikmati perjalanan itu, walau itu bukan pertama kali mereka kesana. Orang Tuanya sering mengajak mereka berlibur di sana sewaktu kecil dan remaja. Jadi kota itu tak asing lagi bagi mereka berdua.
__ADS_1
Kedua pasangan itu pun mulai mencoba menu makanan yang khas kota Paris, dan berbelanja barang - barang yang cantik, dan unik seperti aksesoris yang bisa mereka pakai selama liburan.
Waktu terus bergulir dengan cepatnya, kedua pasangan itupun terus berkeliling sambil istirahat, kota Paris begitu indah dan cantik di pandangan mereka.
Alexa dan Afkar sangat kompak, dan sangat mesra begitupun pasangan Aryan dan Nirmala.
Tawa mereka selalu saja pecah. ada - ada saja hal yang membuat mereka sangat riang dan bahagia.
Bahkan wahana permainan pun mereka datangi, mencoba wahana yang tidak berbahaya. Mereka sungguh menikmati perjalanan bulan madu mereka.
Malamnya pun mereka pergi ke pusat perbelanjaan yang terbesar di kota itu, bahkan nonton film di bioskop yang tersedia juga dipusat perbelanjaan itu, sambil belanja pakaian yang mereka senangi dan aksesoris lainnya.
Mereka benar - benar menikmati perjalanan satu hari itu, dan berakhir dengan rasa lelah di tubuh mereka, yang langsung menghempaskan tubuh mereka di kasur empuk hotel yang mereka tempati.
Akhirnya mereka pun tertidur dengan nyenyak nya, dengan kenangan indah yang sudah tersimpan dalam memori indah mereka.
Kedua tubuh saling berpelukan di bawah selimut, dan malam pun semakin larut di kota Paris yang indah.
Bersambung
__ADS_1