
Maaf yah MY Readers ku 🙏🙏🥰🥰 yang cantik. Imut dan tampan serta menawan 🙏🙏🥰🥰.
Author mu ini sangat sibuk di luar kota. Mana jaringan sangat sulit, dan selalu mati lampu, jadi jaringan hilang 🙏🙏
Okey My Readers 🙏🥰 lanjut lagi ceritanya.
Bab 116. Percayalah Padaku.
Tiger pun mengambil makanan dan lauk serta air kemasan botol untuk gadis yang di culiknya.
Tiger masuk ke dalam kamar melihat gadis itu menatap nya ketakutan. Gadis cantik itu mulai menangis dan meminta di kasihani.
'Aku mohon...Hik..hik..hik..jangan bunuh aku, jangan jual organ tubuh aku...Hik...hik...hik..
jangan jual tubuh aku sama pria hidung belang..huwaaaa...huwaaaa....huwaaaa..!!!"
Gadis cantik itu semakin menangis dengan suara yang keras, Tiger sangat kesal dan membentak keras.
"DIAAAAAAMMM....!!!!! BERISIIIIK...!! Jika kamu terus menangis, tubuh mu akan aku potong - potong dan aku kasih ikan hiu di lautan ini...!!!"
Gadis cantik itu langsung shock, langsung menghentikan tangisannya, mengunci mulutnya rapat, membayangkan nasib nya seperti ayam potong di pasar, membuatnya terus menggeleng kan kepala, sambil menutup mulutnya, berderai air mata.
Tiger membuka ikatan tangannya, dan memberikan makanan yang ada di tangannya.
__ADS_1
"Makanlah...!! Jangan berisik, aku sangat tak suka suara berisik."
Gadis cantik itupun langsung mengambil makanan itu, makan dengan lahapnya. Walau air mata masih terus mengalir dari kedua kelopak matanya.
Tiger pun berjalan ke pojok ruangan, ada kursi malas di sana, diapun mulai mengambil rokoknya, mulai membakar rokok di mulutnya.
Mulai merokok dan menghayal.
Dia membayangkan dia hidup di jalanan, di temukan anak buah King. Dia mulai bergabung, dan menjadi anak kesayangan King karna wajahnya yang sangat imut, dan tampan.
Sejak kecil dia sudah banyak di ajarkan teknik bela diri.
Beberapa kursus bela diri Tiger pelajari, semakin dewasa, latihan menembak pun di ajarkan sampai menjadi seorang penembak profesional.
King betul - betul melatih Tiger menjadi sosok yang tak terkalahkan.
Tiger pun mulai memperhatikan gadis cantik itu, hatinya merasa kasihan, melihat ketakutan dan kesedihan yang sangat besar pada wanita yang sangat cantik itu.
Tiger pun berkata dengan nada lembut.
"Tak usah takut denganku, jika kamu berbuat manis dan tak banyak pertanyaan, aku akan menjaga mu dengan baik, Tampa tergores sedikitpun, walau hanya ujung kuku mu, jadi percayalah padaku."
Gadis itupun menoleh ke Tiger, ke dua pasang mata yang memikat ini saling berpandangan.
__ADS_1
Tiger merasa kikuk, dia jadi bingung dengan perasaan yang baru pertama kali dia merasakannya.
Tak jauh beda dengan gadis cantik itu pun, hatinya mulai berdebar indah, hatinya berkicau
"Pria ini sangat lah tampan, Mengapa dia menculik ku ? Tapi tak mungkin bertanya, dia sudah melarangku banyak bertanya."
Gadis itupun kembali fokus dengan makanan nya, dia sungguh sangat lapar.
Karna salting dan buru - buru, akhirnya gadis ini terbatuk, dan terus terbatuk.
Spontan Tiger langsung berjalan, dan duduk di belakang gadis cantik itu. Menepuk - nepuk punggung atas gadis cantik itu.
Debaran aneh mulai terasa di hati wanita cantik itu, suara Tiger yang menyapanya, membuat tubuhnya panas dingin.
"Jangan buru - buru makannya, makanlah dengan santai, agar tak tersedak begini."
Melihat wanita itu tidak terbatuk lagi, Tiger mengambil minuman botol, membukanya dan langsung menempelkan mulut botol, ke bibir gadis cantik itu, dan menuangkan membantu gadis itu minum.
Gadis itu langsung meminumnya, dan mereka pun saling berpandangan kembali, dengan tatapan takjub, dan saling kagum dalam diam.
Tiger pun menjadi salah tingkah dengan tatapan lembut gadis cantik itu padanya, melihat bibir itu bergerak minum. Membuat tubuhnya tiba - tiba panas dingin. Tiger pun berhenti menuangkan air di dalam kemasan botol pada gadis cantik itu.
Kembali berdiri dan berjalan ke kursi malas nya, dan memejamkan matanya seolah tidur.
__ADS_1
Padahal sedang menenangkan hatinya, yang tiba - tiba bergetar aneh.
Bersambung