
Selamat Membaca 🙏😍
Senja bergelayut di ranting barat cakrawala,cahayanya berpendar membias menghiasi alam indah anugerah sang pencipta dilima menit terakhir menjelang malam.Berhasil mengajak seseorang yang tengah berdiri di ujung balkon untuk ikut menyejukkan pandangannya menikmati ritme alam yang mengagumkan tersebut.
"Dy."Sapa suara wanita paruh baya yang datang mendekat.
"Iya ma."Jawabnya sesaat setelah ia menoleh mendapati sang ibu yang memegang bahunya.
"Apa kau sudah menghubungi Karin?Jangan biarkan dia menginap sendirian di rumah mamanya."Ucap sang mama.
"Ya,sebentar lagi aku akan menyusul ke sana."Jawab Diego sembari menangkup kedua bahu sang mama lalu kemudian mengarahkannya untuk duduk di kursi.
Mama Cyntia mengangguk mendudukkan tubuhnya ke kursi.Sepertinya ia sedang memikirkan sesuatu.
"Mama hanya ingin katakan kalau papa sudah menentukan tempat resepsi pernikahan kalian di 'Adhytama Star Hotel.' sesuai dengan permintaan mama Nadine."
Diego mengernyit..Ikut duduk menempel disamping sang mama.
"Adhytama Star Hotel..Mama apa itu artinya pesta resepsi kami akan berlangsung di Indonesia?"Ucap Diego terbelalak.
Mama Cyntia mengangguk,"Ya."
"Artinya paket bulan madu_"
"Ya,anggap saja paket lengkap pernikahan kalian di sana."Potong sang mama menguatkan dugaannya.
"Apa ini suatu kebetulan yang di sengaja mama?" Tanya pemuda itu dengan nada menggemaskan sembari tersenyum memeluk manja sang mama.
"Kalau ya,lalu kenapa hmm sayang?"Balas sang mama tersenyum sembari membelai lembut rambut sang anak yang sudah terlanjur menyandarkan kepalanya ke pangkuan sang mama.
Wanita paruh baya itu seketika terharu memandang wajah puteranya yang baru kali ini rela menyodorkan kepalanya untuk dipangku olehnya.
Rasa gembira sedih berbaur menjadi satu manakala menerawang masa lalu yang mana puteranya terpaksa harus menerima pendidikan lasak yang diterapkan sang papa sehingga harus mengorbankan semua momen kebahagiaan yang seharusnya ia rasakan dan jalani bersama sang anak.
__ADS_1
Kerinduan dari sisi seorang ibu yang dipisahkan dari buah hatinya sepanjang jalan akan selalu menyakiti jiwa dan perasaannya sebagai ibu yang selalu ingin melihat sang anak tumbuh besar di depan matanya.
Namun apalah daya,keputusan suami adalah keputusan dewa dalam tradisi keluarga ini membuatnya tidak berdaya dan terpaksa harus menjalaninya dengan rela.
Awalnya ia terpaksa menanggung derita akibat ditinggal pergi selamanya oleh putera pertamanya sebagai akibat kerawanan pertahanan diri sang suami yang membuatnya kecolongan saat menghadapi persaingan bisnis kurang sehat dari beberapa pesaing yang iri dengan keberhasilan dirinya.
Hal yang paling membuatnya menderita dan terpuruk selama bertahun-tahun lamanya, hingga di kelahiran berikutnya hadirlah David sebagai putera kedua yang kini menjadi yang tertua.
Hal ini juga yang sempat membuat sang suami ikut terjerumus ke lembah keterpurukan yang berdampak kepada runtuhnya pertahanan bisnis sehingga nasib TF.Electro Group hampir berada diambang kehancuran.
Satu persatu karyawan mulai mengundurkan diri lantaran ketidakmampuan perusahaan itu membayar upah dan akhirnya perusahaan kebanggaan itu terpaksa menghentikan kegiatan operasional untuk beberapa lama.Hingga kehadiran sosok seorang pemuda hebat laksana dewa itu yang telah merubah jalan hidup TF.Electro Group.
Ketulusan dan keikhlasan hatinya telah membawa kembali kejayaan TF.Electro Group menjadi level raksasa seperti saat ini.Istimewanya adalah pemuda itu tidak ingin namanya dikeathui di mata publik dan digembar-gemborkan oleh pihak TF yang telah ditolong oleh dirinya.
Ia lebih memilih untuk berlindung dibalik kesuksesan nama besar TF.Electro Group karena tidak rela menjadi incaran dan bulan-bulanan pesaing yang tidak bertanggungjawab dan berhati busuk.
Maka suaminya dengan segenap kerelaan menerima persyaratan tersebut asalkan bisa membalas jasa kepada pemuda tanggung yang ketika itu belum menikah.
Mereka harus rela menerima nasib sama dengan dirinya yang terpaksa menahan gejolak rindu manakala berjauhan dari kedua orangtua mereka.
Dan ketika Diego kembali dari menuntut ilmu,trauma masa lalu itu menyerang kembali.Kali ini bukan puteranya yang menjadi korban melainkan menantu termudanya yang terpaksa menanggung keserakahan lawan bisnis sang suami.
Tak terasa bulir bening mulai bercucuran.Salah satu tetesnya menimpa kening sang anak yang tengadah di pangkuannya.
"Mama?Ada apa ma?" Ucap Diego panik langsung bangkit.
"T_tidak apa-apa sayang mama cuma terharu melihat kegigihanmu kepada isterimu."Ucapnya seraya membelai wajah puteranya.
Diego memandang sang mama dengan tatapan menyelidik.Hati kecilnya mengatakan kalau sang mama menyembunyikan sesuatu dari dirinya.
Ya,perihal kakak tertua mereka yang menjadi korban penculikan di masa lalu yang disembunyikan oleh suami isteri tersebut dari pengetahuan sang anak.
Kecuali David yang terlanjur mengetahuinya karena tidak sengaja menemukan foto kakak tertua mereka di dalam kotak berharga peninggalan mendiang opa dan oma mereka.
__ADS_1
Kakak David bernama Delvian.Dia anak yang lincah.Diusianya dua tahun sang kakak menjadi korban penculikan oleh beberapa orang yang tak dikenal hingga akhirnya sang balita ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.
Belakangan diketahui oleh pihak kepolisian bahwa sang anak menjadi korban penculikan oleh pelaku yang menjadi rekan bisnis yang tidak menginginkan kesuksesan sang suami.
Pelaku itu merupakan pesaing terberat yang selama ini telah mencoba berbagai macam upaya untuk menyingkirkan keluarga Tun Fatih ayah dari Tun Fahmi namun gagal.
Diego menatap ke wajah sang mama yang sendu.
"Mama,itu sudah menjadi kewajibanku."Balas Diego pelan membujuk sang mama yang masih menitikkan air mata.
"Anggap saja ini kado istimewa dari kami semua untuk kalian berdua.Kakakmu David dan Tama sudah menyebarkan undangan ke seluruh keluarga besar kita dan juga kolega bisnis.
Diego manggut-manggut.
Sementara itu,di tempat lain,Tun Fahmi bersama putera tertuanya David mengadakan pertemuan tertutup dengan tuan Joe Haikal di ruangan khusus milik anak cabang 'Diego Spirit.'
"Sudah saatnya nazar itu kutunaikan Joe."Ucap Tun Fahmi membuka pembicaraan.
Tuan Haikal menarik napas dalam,"Jika memang itu yang kau inginkan aku ikhlas."Jawabnya
"Ya,waktu itu aku sudah berharap bahwa jika Adhytama seorang puteri maka akan kubawakan David untuknya.Akan tetapi aku salah.Ternyata Diegolah yang berjodoh dengan kita."Ucapnya tersenyum menggeleng-geleng mengenang masa lalu.
"Ya,Karinlah yang berjodoh dengan nazarmu itu Fah."Timpal Joe Haikal sembari tersenyum tipis.
Sementara David masih mencerna setiap ucapan dua pria paruh baya itu dengan hati yang bertanya-tanya akibat gagal fokus.Ada apa dengan papa dan paman Haikal di masa lalu,rahasia nazar apa yang papa sembunyikan dari kami semua.
Lalu mengapa harus Diego dan Karin yang dinyatakan berjodoh dengan mereka dan mengapa pria ini dibiarkan leluasa oleh sang papa untuk mengetahui banyak tentang sisi lain dari papanya?
•••
Bersambung....
Terima Kasih atas dukungannya...salam hangat dan jangan lupa tinggalkan jejak ya...tingkyu..🤩🤩🤩🤗🤗🤗
__ADS_1