Cintai Aku Sahabat Kecilku

Cintai Aku Sahabat Kecilku
Momen Penting


__ADS_3

Selamat Membaca semoga suka 🙏😍


Kediaman Tuan Imran


 


 


Di kamar nyonya Hasnah..Karin dan sedang menemani sang oma berdandan di depan cermin.Karin membantu menyisir lembut rambut uban sang oma.


"Apa Pantai Kenangan itu menyimpan kenangan oma dan opa?" Tanya Karin berbinar ingin tahu.


Seraya menunjukkan peta kekayaan Adhytama Setiawan yang terletak rapi di atas meja rias sang oma.


"Hmm..Kau benar nak."Jawab oma membenarkan.


Tempat di mana pertama kali dirinya berkenalan dengan opa Jery sang belahan jiwanya itu bernama Pantai Kenangan yang terletak tidak jauh dari lokasi Adhytama Star Hotel.


"Bukan cuma itu,tapi juga kenangan bersama ayah,ibu,dan kakak-kakak oma juga ada di sana."Tambah sang oma.


Dania yang baru muncul dari arah pintu membawa segelas air putih di tangannya kemudian di sodorkan kepada Karin.


"Oma,ini air putihnya diminum dulu."Ucap Karin seraya menempelkan gelas ke bibir sang oma dan membiarkan wanita itu menerima seteguk air pelepas dahaga.


"Apa kau sudah ke sana kak?Tanya Dania yang baru saja bergabung.


"Ya,kemarin."Jawab Karin tersenyum.


Gadis itu memeluk tubuh sang oma,turun mencium pipi renta itu dengan penuh kasih sayang.


Dibalas oleh tangan renta yang gemetaran itu naik membelai lembut rambut Karin sang cucu kesayangannya.


"Keindahan pantainya sangat alami oma."Jelas Karin lembut dan berbinar.


Menceritakan kesan pertama kali ia menginjakkan kaki di pantai tersebut.


"Ya,kau benar kak.Papa sengaja mempertahankan kesan alaminya agar kenangan keluarga Setiawan tidak hilang."Ungkap Dania bersemangat.


"Oh ya,itu bagus karena kesan asli yang menyejukkan mata itu menguar daya pikat tersendiri di hati para pengunjung."Jawab Karin kagum.


"Itu benar kak.Papa juga bilang begitu."Timpal Dania.


Karin mencermati perubahan raut wajah sang oma yang mulai sendu.


'Pantas saja oma memilih meninggalkan kota ini.Bagaimana ia bisa hidup sendirian tanpa satupun keluarga yang tersisa dalam kenangan sebanyak ini.' Batin Karin nelangsa.


Sementara di Ruang keluarga ...Telah berkumpul seluruh anggota keluarga besar yang menanti pelaksanaan momen penting dari seorang nyonya Hasnah Setiawan.


 


 


Ya,nyonya Hasnah Setiawan dibantu oleh tuan Imran sengaja menggelar pertemuan keluarga yang dihadiri oleh segenap keluarga besar Setiawan dan keluarga Jolly.


 


Di sana terlihat ada sosok Diego,papa Fahmi,mama Cyntia dan juga David Hady yang ikut diundang dalam acara pertemuan keluarga tersebut.


 


 


Keluarga TF hadir sebagai bagian dari keluarga baru Karin yang saat itu belum terlalu mengerti akan jalan ceritanya diberi kesempatan untuk mempelajari isi dari jilid buku yang diserahkan.


 

__ADS_1


Baik papa Fahmi,mama Cyntia,kakak David maupun Diego sendiri menerima dengan tulus karena merasa kehadiran mereka sangat dihargai.


Sekarang Diego bisa leluasa menuntaskan rasa penasarannya mencermati isi dari berkas setebal seratus dua puluh halaman yang berisi tentang kepemilikan sah terhadap aset Adhytama Setiawan yang dimiliki oleh nyonya Hasnah Setiawan sebagai pewaris tunggal.


Satu per satu halaman yang dirasa penting ia jelajahi. 


Nyonya Hasnah Setiawan mempercayakan kepada tuan Wayan Suruddin sebagai pengelola sementara hingga tiba saat di mana akan dilakukan pembagian dan penyerahan bagian harta waris itu kepada anak-anak yang diberi kepercayaan untuk mengelolanya.


"Jadi oma Hasnah pernah mengalami kecelakaan tragis dan koma di usia mudanya sama seperti Karin?"Ucap David terbelalak.


 


Diego dan mama Cyntia ikut terkesiap kecuali papa Fahmi yang memang sudah mengetahui semua cerita secara mendetil dari Joe Haikal sahabatnya itu.


Selama ini nyonya Hasnah menitipkan seluruh aset Adhytama Setiawan yang ia bagi menjadi dua bagian yaitu Adhytama Group atas kepemilikan Nadine Farahdilla Jolly dan Adhytama Star Group atas kepemilikan keluarga Imran yang akan dibagikan lagi kepada cucu-cucu yang berhak menerimanya.


 


Adapun nama-nama cucu yang berhak menerimanya antara lain Adhytama Haikal Jolly sebagai pewaris terbesar Adhytama Group.


 


Danang Setiawan sebagai pewaris Adhytama Star Group.


 


Sedangkan Karin Dhiyana Haikal Jolly sebagai pewaris Adhytama Star Hotel membuat mata Diego seketika tebelalak.


 


"Ehm!Luar biasa Dy.Selama ini Adhytama Star Hotel yang dikelola oleh paman Imran itu ternyata milik adik ipar."Seru David menyikut pinggang sang adik.


Diego tersenyum miring.


Di sana juga diceritakan bagaimana awal proses pengalihan nama belakang Setiawan secara sukarela kepada cucu keturunan Wayan Suruddin.


 


Akibat kepercayaan yang diberikan kepadanya akhirnya almarhum Wayan Suruddin berhasil menjadi pengusaha tersukses di masanya dengan membawa nama Setiawan yang waktu itu dikenal sebagai orang nomor satu kota D hingga menurun kepada anaknya Imran-Amran.


 


Itulah sebabnya mengapa Danang yang menyandang nama besar Setiawan dibelakang namanya dan juga sempat dijodohkan dengan Karin cucu kandung oma Hasnah Setiawan.


 


Semua itu bertujuan untuk menyatukan kembali seluruh aset Adhytama Setiawan.


 


Satu rahasia masa lalu yang mulai menguak.Mengetahui hal ini membuat Diego manggut-manggut mengerti.Rupanya ini alasan mengapa waktu itu omanya Karin bersikeras untuk mengajak cucunya pulang ke kota ini agar bisa mewujudkan janjinya yang sudah ia buat sendiri.


"Jika asal muasalnya begini maka tidak salah jika bu Hasnah berniat menjodohkan menantuku dengan Danang."Lanjut mama Cyntia yang menarik napas dalam ikut larut dalam derita wanit renta itu.


"Ya mama,tapi takdir juga yang akan menentukan bertemu atau tidaknya dua orang yang dijodohkan dan juga dinazarkan."Timpal papa Fahmi tenang.


"Mama merasa terharu pa."Ucap mama Cyntia.


"Maka bersyukurlah bagi kita yang nazarnya ikit terkabulkan." Lanjut papa Fahmi.


David manggut-manggut mengerti dengan apa yang diucapkan oleh sang papa.Sedangkan Diego hanya mengernyit bingung atas ucapan sang papa yang gagal ia cerna.


Di kamar oma...


Terima kasih nak,kalian telah mengabulkan permintaan oma untuk menggelar resepsi pernikahan kalian di kota oma."Ucap sang oma pelan.

__ADS_1


 


Raut wajahnya tiada henti menampakkan senyum terindahnya. Bagaimana tidak,sekian lama ia memperjuangkan agar terlaksananya momen berharga seperti ini.Dan niatnya ini baru terwujud diakhir-akhir usianya yang kian renta.


 


"Oma sayang,ini sudah menjadi kewajiban kami untuk mengabulkan keinginan oma."Jawab Karin sopan seraya membelai lembut rambut dan bahu yang kian renta.


 


Keinginan terakhirnya membawa pulang kedua cucu yang sangat ia sayangi,Adhytama dan Karin telahpun terwujud.


 


Akibat trauma masa lalu yang dialaminya.Ditinggal oleh orang-orang terkasihnya tanpa ampun akibat kecelakaan maut itu membuatnya terpaksa mengambil jalan demikian agar bisa melanjutkan kehidupannya ke masa depan.


 


Maka ia berjanji kepada dirinya sendiri akan kembali untuk menunaikan kewajibannya mengurus pembagian warisan dan juga penyerahan semua aset peninggalan almarhum sang ayah Adhytama Setiawan kepada anak dan cucu yang berhak menerimanya.


Menyerahkan warisan sah dan tertulis di mata hukum dan masyarakat sebelum akhirnya ia kembali ke pangkuan sang khalik.


 


"Berjanjilah kepada oma untuk selalu kemari."Ujar oma pelan.


 


Jemari rentanya yang gemetar menggenggam erat lengan sang cucu.


 


"Baiklah oma,kami berjanji setelah ini kami akan tetap datang untuk menjenguk paman Imran."Balas Karin sembari memeluk sayang tubuh renta itu.


 


"Terima kasih nak.Kakek buyutmu akan sangat senang melihat semua ini."


 


 "Mama,mantapkanlah jika memang sudah saatnya."Ucap mama Nadine sembari membelai lembut bahu sang mama.


 


Wanita renta yang terlihat tegar di atas kursi roda dengan tatapan kosong berkaca-kaca.


  


 


"Hmm..Kau benar Nadine."Jawab sang ibu.


 


Nadine dengan perlahan membawa sosok renta itu memasuki ruang keluarga yang telah dipenuhi oleh para anggota keluarga untuk memulai acara inti mengenai pembagian dan penyerahan harta waris mendiang sang ayah tuan Adhytama Setiawan.♥️


••


Bersambung...


*****


Terima kasih atas dukungan dari teman-teman semuanya.. Semoga kita selalu diberi nikmat kesehatan dan rezeki yang berlimpah..Amin..


Salam lanjut terus dan jejaknya juga ya.. 🤗🤗🤗

__ADS_1


 


 


__ADS_2