Cintai Aku Sahabat Kecilku

Cintai Aku Sahabat Kecilku
Terpana


__ADS_3

Selamat membaca semoga suka 🙏😍


"Ya,tepat sekali,"ucap pemuda itu seraya mengangkat telunjuknya ke atas,


"dan menjemput beberapa tugas kecil yang diberikan oleh pamanku."lanjutnya tertawa kecil mengedipkan mata memandang gadis itu.


Pemuda yang bernama kecil Cano itu tampak terpesona memandang kecantikan wanita yang baru saja ia ajak bicara.


"Setahun lebih tidak berjumpa kau terlihat makin secantik dan menawan saja,Karin." ucapnya tersenyum tulus.


"Ah,kau bisa saja Cano.Lalu bagaimana dengan jiwa playboy mu itu,apa masih berlanjut sampai sekarang?"Karin melempar pertanyaan yang membuat Cano tertawa renyah,


"Ya,seperti yang kau duga kawan,"


"aku bahkan sudah memperingatkan kepada para wanita itu agar jangan mencariku tapi mereka keras kepala dan terus mencariku." lanjutnya menggeleng-geleng kepala.


"Itu karena sifat dingin dan cuekmu ini yang membuat mereka klepek-klepek dan bertekuk lutut di hadapanmu."


"Hoo..,so,what the meaning of klepek-klepek Karin?"ucapnya mengernyit.


"Ya,semacam menggelepar tidak berdaya begitu,"jelas Karin membuatnya kembali tertawa kecut.


Cano mengangguk pelan membenarkan ucapan wanita di hadapannya itu,bahkan sifat dingin dan cueknya itu tidak bisa ia tanggalkan begitu saja terkecuali dengan gadis yang ada di hadapannya sekarang ini memang sangat berbeda.


Justeru Karin lah yang mampu memporak porandakan semuanya,termasuk sifat dingin dan cueknya serta mematahkan konsentrasi palyboy nya itu sehingga di matanya,Karin adalah sosok yang tidak mampu ia tembus mengingat jasa dan kebaikan yang pernah Karin lakukan kepadanya.


"Lalu aku harus apa Karin jika sudah kuperingatkan berkali-kali kepada para Kyty girl itu agar menjaga harga diri mereka tapi tetap saja tidak diindahkan?"ucapnya mengedikkan bahu,


"Apa aku harus memasang papan reklame besar berisi penolakan terhadap para Kyty girl di depan rumahku saja agar mereka segera menjauh dariku," lanjutnya menyeringai tipis.


Karin ikut tertawa tipis,"Kau letakkan saja caption di akun sosial mediamu bahwa kau letak jabatan sebagai playboy."ucapan Karin yang membuat Cano tertawa terpingkal-pingkal dengan mata yang berair.


"Oh,Karin kau membuatku hampir gila,_"


'Hei!Wade..,come on,lets go.'teriak salah seorang teman tim selancar pemuda itu, mengajaknya untuk segera beraksi.


"Ah,ya.Karin aku pamit dulu,senang bertemu denganmu."ucapnya seraya bangkit dan mengulurkan tangannya membentuk jabat tangan,namun baru saja Karin menyambut tangan pria itu tiba-tiba saja seseorang mematahkannya begitu saja dan menarik jemari mungil itu ke dalam genggamannya.


Baik Karin,maupun Cano sama-sama terbelalak memandang Diego yang tiba-tiba muncul di hadapan mereka dengan tatapan yang sulit dibaca.Diego kemudian berbalik menatap ke arah pemuda yang bernama Cano itu dengan sorot tajam dan menerkam.


"Ah,ya.Cano perkenalkan ini Diego,suamiku." ucap Karin mencairkan suasana.

__ADS_1


Cano mengangguk pelan sesaat setelah ia tertegun mendengar ucapan wanita yang tengah tersenyum memandangnya itu. Seketika itu ia terpana memandang pemuda yang gagah berdiri di depannya,namun seketika itu juga ia berusaha untuk segera menyembunyikan keterkejutannya yang nyaris membuat bola mata elangnya mencuat keluar.


"Wuah!Kejutan yang manis,"ucapnya di sela tertawa tipis,


"Karin,kenapa kau tidak bilang dari tadi kalau kau sudah menikah."


Karin memicing,"Ah,kau juga tidak bertanya mana mungkin aku memulainya.Itu pamer kan,namanya."balas Karin tertawa geli.


"Ck!Pantas saja kau_ ,"tercekat di tenggorokan,


"Akh!Hei,perkenalkan namaku Falcano, panggil aku Cano."ucapnya seseru mungkin sembari mengulurkan tangan kepada Diego,namun Diego memilih untuk bersedekap tanpa mau membalas uluran tangan pemuda tersebut.


"Ehm..,baiklah kalau begitu,senang bertemu denganmu."ucapnya seraya berlalu menyusul teman-teman tim selancarnya yang telah menunggu dari tadi.


"Sayang,perlihatkan tanganmu padaku,kau tidak apa-apa kan,"ucap Diego penuh nada khawatir.


"Ah,sayang.Kau berlebihan,dia itu teman kampus dan teman organisasiku.Mana mungkin dia menyakitiku."


"Sayang,jangan terlalu percaya kepada orang asing,apalagi dia seorang pria."tukas Diego tidak terima.


Ucapan demi ucapan yang keluar dari mulut sepasang suami isteri itu masih terdengar jelas dipendengaran pemuda yang bernama lengkap Falcano W.itu,karena ia memilih melangkah pelan-pelan sembari menguping lantaran penasaran dengan sikap suami dari teman kampusnya itu.


"Ck!"


•••


Rumah besar kediaman Tun Fahmi,David yang baru saja pulang dari kantor setelah lembur semalaman tiba-tiba mendapat sebuah pesan masuk dari seseorang yang membuatnya seketika itu juga mengernyitkan kening.


Sejak kepergian ayah,ibu dan juga adiknya ke kota D.pria itu ditugaskan sang papa untuk mengontrol semua aktivitas di negeri ini termasuk memantau rumah besar milik sang papa.


Akan tetapi David sengaja tidak mengajak isteri dan kedua puteranya,sementara untuk mempermudah gerak bebasnya itu ia menitipkan isteri dan anak-anaknya di rumah mertuanya yang masih lengkap ibu dan bapak.


David segera menyambungkan kepada seseorang di seberang sana dan terlihat berbicara dalam hitungan detik dan menit yang lumayan lama,kemudian memutuskan kontaknya,lalu kembali menyambungkan ke seseorang yang lain dan berbicara dalam durasi yang lebih singkat dari sebelumnya,


~


Lakukan dengan cermat,aku tidak ingin ada kesalahan teknis di sini.


^^^Baik tuan.^^^


^^^Perintah segera dilaksanakan.^^^

__ADS_1


David menghela napas dalam seraya mengepalkan jemarinya membentuk tinju kemudian meninju pelan lengan kursi yang menjadi dudukannya saat itu.


Sementara itu di kediaman baru Diego Kota D...Tuan Fahmi dan tuan Haikal yang sedang duduk berdua di gazebo taman belakang. Kedua ayah hebat itu terlihat sedang membahas sesuatu yang sangat serius hingga tidak mengajak isteri mereka untuk ikut bergabung.


"Bajingan itu benar-benar menepati janjinya."


"Sekali penjahat maka akan selamanya penjahat,sudah kau kabarkan ke Diego Fah?"


"Ya,aku telah mengingatkannya untuk tetap siaga dan berhati-hati menjaga puteri kita."


"Segeralah bawa anak-anak pulang ke sarang.Jangan biarkan puteri kita bebas ke mana-mana lagi sebelum keadaan aman."


"Ya,kau benar Joe,kita harus segera mungkin membawa anak-anak kita pulang,"ucapnya khawatir,


"karena sebagian dari mereka tengah bebas berkeliaran di kota ini.


Kembali ke Adhytama Star Hotel,Diego baru saja mengajak Karin kembali ke ruang owner.Berhubung mereka masih ada di kota ini maka tuan Imran tidak berkunjung ke hotel tersebut,maka Diego dan Karinlah yang berhak penuh saat itu,


"Sayang,bisa kau ceritakan kepadaku soal teman genitmu tadi,"pinta Diego yang tengah mengambil waktu istirahat di kamar pribadi ruang owner bersama isterinya.


Karin yang tengah berbaring menyamping terlihat berpikir sejenak,"Apa yang kau maksudkan itu Cano?"tanyanya mengernyit.


Diego mengangguk pelan seraya menyandarkan kepalanya tepat di depan wajah isterinya,"Ya."


"Dia itu teman organisasiku sewaktu di kampus dulu.Dia playboy tapi sangat sopan bila di depanku,karena_"ucapannya tertahan,Karin menerawang.


"Karena apa sayang?"tanya Diego penasaran.


"aku pernah menolong dirinya dari serangan dua orang sahabatnya sendiri yang nyaris merenggut nyawanya."


Diego terbelalak,"apa salahnya dengan sahabat itu dan bagaimana caranya kau menolong dia?"Diego semakin penasaran.


Jadi ceritanya Cano yang playboy tampan dan cool itu dikejar-kejar oleh para wanita yang menggandrunginya,tidak terkecuali kekasih dari dua sahabatnya itu,Dion dan Albert.Cano yang dingin dan acuh sudah mengimbau kepada para wanita tersebut untuk menjauh darinya akan tetapi mereka bersikeras dan rela menjadi simpanan pemuda itu asalkan tetap berhubungan dengannya.


Selain itu juga Cano sudah mewanti-wanti kepada kedua sahabatnya itu untuk menjaga dan mengawasi para kekasih mereka namun diacuhkan oleh mereka.


Akibat dari menganggap remeh itu akhirnya di suatu malam,Cano tengah mabuk berat di sebuah club malam yang kebetulan ada kedua sahabatnya Dion dan Albert juga kekasih mereka di dalam acara pesta alkohol tersebut.


•••••


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2