Cintai Aku Sahabat Kecilku

Cintai Aku Sahabat Kecilku
Kabar Duka dari Seberang


__ADS_3

Selamat membaca semoga suka 🙏😍


Setelah kepergian David dan kedua kakak iparnya,Diego melangkah memasuki ruang kerjanya untuk melanjutkan pekerjaan yang sempat tertunda akibat kehadiran tiga pria hebat yang menjadi bagian dari keluarganya tersebut.


Diego paham betul akan sifat kakaknya David yang tegas dan berwibawa dalam melindungi keluarganya.Namun dia juga tidak membantah akan sikap usil kakak ipar pertamanya yang terkesan mesum akan tetapi hati dan pribadi pria itu sangatlah baik dan selalu menjadi pelindung yang baik.


Hanya karena pribadinya yang humoris terkadang membuatnya terlalu semangat hingga ia salah menempatkan situasi.Dan sifatnya ini sangat bertentangan dengan kharakter sang kakak David yang rada serius dan super perfect.


Berbeda dengan dirinya yang senang berbaur dan ikut bercanda justeru membuat kedua iparnya menjadi lebih akrab dengan dirinya daripada sang kakak David.


Diego baru menuntaskan pekerjaannya di awal sepertiga malam.Beberapa kali menguap hingga matanya berair menandakan bahwa ia benar-benar letih.


'Astaga Karin?Apa dia benar-benar menungguku?' Batinnya khawatir.


Pemuda itu melirik arloji di tangannya seraya mematikan laptop kemudian beranjak ke kamar dan membersihkan diri di kamar mandi.


Tidak lupa ia mengecek bekas makan isterinya sesaat sebelum ia beranjak ke walk in closet untuk berganti baju santai ke setelan piyama.


'Syukurlah dia mau makan.' Batinnya tersenyum.


Kemudian merapat dan berbaring di samping belahan jiwanya.Diego merapikan poni yang membingkai wajah sang isteri. Gerakan lembutnya menyebabkan wanitanya seketika menggeliat namun tidak membuatnya terjaga.


Diego pun membebaskan tubuhnya ke ranjang.Mengangkat kedua tangannya ke atas mencoba mereggangkan otot-otot tubuhnya yang kaku.


Beberapa kali menyapu pandangan ke seluruh ruangan hingga akhirnya ia pun ikut terlelap ke dunia mimpi bersama indahnya nyayian jangkrik.


••


Satu jam berlalu mata indah itu tiba-tiba saja memaksa mengerjap menyesuaikan pandangan.Serasa ada sesuatu yang mendera jiwanya seakan tertawan.


Berusaha bangkit setelah seluruh nyawanya mulai terkumpul.Namun sesuatu yang berat malah menimpa tubuh mungil itu.


Tidak lain adalah tangan dan kaki kekar sang suami yang masih memejam gencar merangkul dan mengungukung tubuh kecil itu membuatnya kesulitan bergeser.


Karin bergerak pelan berusaha memindahkan tangan dan kaki sang suami namun percuma saja karena semakin ia berusaha malah semakin erat pelukan tangan suaminya.


"Jangan bergerak.Aku ingin memelukmu di posisi begini."Sergahnya parau.


"Sayang,minggirlah.Aku mau ke dapur." Ucapnya seraya menggoyang tubuh kekar Diego yang terasa berat.


"Hmm..Ini masih malam.Tidurlah." Jawabnya berat.


"Tapi aku sangat haus tuan Diego."Ulasnya memelas.


"Em..Baiklah nyonya Diego.Tunggulah di sini aku akan mengambilkannya untukmu." Balas Diego seraya bangkit dan beranjak ke dapur.


Karin terpaksa menuruti keinginan suaminya.Akhirnya ia memilih masuk ke kamar mandi untuk memenuhi panggilan alam sembari menunggu kehadiran sang suami.


Sesaat kemudian ia kembali dan meraih sesuatu di atas nakas dan menelitinya dengan saksama.


Hening...


Diego kembali dengan segelas air putih di tangannya.


"Minumlah."


"Terima kasih."

__ADS_1


Gluk


Gluk


Gluk


Beberapa teguk sudah membuat segelas air tandas begitu saja.Keringat dingin tiba-tiba membasahi seluruh wajah dan keningnya.


"Katakan ada apa hmm sayang?"Tanya Diego sembari membelai kening yang tersasa dingin.


Sorot matanya melirik ke arah kartu undangan pernikahan Danang & Lian yang akan segera berlangsung delapan hari lagi.


Ya,kartu yang tengah digenggam erat oleh isterinya seakan tidak ingin dilepas.


"Ah,ya.Aku punya firasat buruk tentang dia.Tapi entah itu apa." Menarik napas dalam kemudian dihembuskan begitu saja.


"Apa kau habis bermimpi buruk?" Lanjutnya penasaran.


Karin mengangguk,"Ya."Ucapnya nyaris tidak kedengaran.


"Itu hanya mimpi.Jangan berpikiran yang macam-macam."Balasnya meredam kekhawatiran.


"Tapi sayang_."


"Psst!Ini masih gelap,tidurlah."Potong Diego cepat.


Mau tidak mau Karin menuruti perintah suaminya.Memilih bergelung kembali di balik selimut bersama sang suami.Hangat dalam pelukan maskulinnya.


Hening...


"Hmm."Jawabnya singkat.


"Kau belum tidur?"


"Ya."


"Kenapa?"


"Entahlah."


"Tidurlah.Soal Danang,kau bisa menghubunginya besok pagi oke."


"Benarkah itu?"


"Hmm."


Dua puluh menit kemudian.


"Sayang."Ucap Karin.


"Tidurlah.Kau tidak boleh kelelahan. Karena itu akan berpengaruh kepada kesehatanmu."Titah Diego pelan.


"Oke."


Karin memaksa untuk memejamkan mata namun tetap saja tidak bisa.Di pikirannya bayangan Danang bergelayut begitu saja menghiasi isi kepalanya.


'Ada apa dengan anak itu?' Batinnya risau.

__ADS_1


Malam itu kelebat bayangan sosok Danang sukses membuatnya tidak bisa terlelap hingga mentari menjemput pagi.


••


Pagi itu kediaman tuan Haikal dihebohkan dengan berita dari seberang tentang kecelakaan maut di kota D yang telah merenggut nyawa Lian calon isteri Danang.


Gadis itu melakukan perjalanan dinas ke luar kota sehari yang lalu dan pulang ke kota D tepat pukul 03.00 dinihari.


Dalam perjalanan pulangnya mobil yang ditumpanginya bersama sekretarisnya ditabrak oleh truk yang sarat muatan. Hingga nyawa keduanya tidak tertolong.


Berita ini menyebar cepat ke rumah besar kediaman Tun Fahmi.Membuat Karin yang sedang bersiap diri untuk pergi ke butik untuk mencari sesuatu yang bakal diberi kepada Lian di hari pernikahannya terpaksa ia urungkan.


"Dy.Ini bukan mimpi kan?Firasatku benar Dy."Ucap Karin tertunduk dengan linangan air mata pilu.


Diego yang sangat khawatir dengan kondisi sang isteri segera membujuk wanitanya dengan segala macam upaya. Berharap agar sang istri tidak mengalami ketakutan yang berkepanjangan.


Mendengar berita itu,keluarga tuan Haikal dan juga Tun Fahmi segera melakukan perjalanan darurat mereka ke kota D dalam rangka mengikuti acara penguburan gadis malang itu.


"Tenanglah,kau harus kuat sayang.Danang pasti bisa mengatasi dirinya.Kita semua mengenalnya dengan baik kan."Bujuk Diego seraya memeluk dan mencium kening sang isteri.


Bayangan kelam akan kecelakaan yang pernah dialami isterinya ikut bergelayut mencekam dadanya yang nyaris sesak membayangkan kemungkinan terburuk yang bakal terjadi saat itu.


Akan tetapi takdirlah yang membawa Karinnya kembali ke sisinya.Syukur tak terhingga kembali ia panjatkan kepada sang pencipta yang telah mengatur semuanya dengan cara yang tidak terduga oleh setiap makhluk ciptaanNya.


Tanpa terasa air matanya ikut mengalir dari manik maskulin miliknya.Diego sebenarnya juga merasakan duka yang mendalam manakala mengenang gadis yang pernah menjadi sahabatnya selama di kota London itu pergi dari kebidupan dunia untuk selamanya.


Namun demi menjaga kondisi isterinya ia berusaha setegar mungkin agar sang isteri tidak terlalu larut dalam keterpurukan.


••


Kota D


Pemakaman terhadap jasad Lian baru saja dilakukan.Para pelayat yang berdatangan memenuhi rumah tuan Billy dan juga area pemakaman umum kota D.


Panjatan doa dan harapan agar arwah sang gadis malang berada dalam naungan sang khalik dan diterima oleh Yang Maha Kuasa dalam keadaan khusnul khotimah.


Karin mendekati Danang yang duduk termenung di tepi makam gadis yang jasadnya sudah menyatu dengan bumi.


"Kuatkan hatimu Danang."Ucap Karin pelan dengan linangan air mata menyertai ucapannya.


Pemuda itu terlihat rapuh dengan air mata yang mengering.Tertunduk pucat tanpa sebarang ucapan yang bisa ia lontarkan.


Melihat kehadiran Karin dan Diego justeru membuatnya semakin tenggelam ke dasar bumi dan jatuh tersungkur.Bahkan keluarga besarnya juga tidak sanggup melihat keterpurukannya itu.


••


Bersambung...


*****


Terima kasih kawan-kawan sekalian sudah mendukung dengan baik karya pertamaku ini.Semoga kita diberi nikmat kesehatan dan rezeki yang berlimpah.Amin.Salam Lanjut dan dukung terus jika berkenan.


Sekedar informasi bahwa karya sequel 'Cintai Aku Sahabat kecilku' author IM Lebelan berjudul 'I Need You' baru release ya..Insya Allah akan diusahakan up sesuai kesempatan.


Dukung like,rate,vote,dan komen jika berkenan.Salam terus berkarya 🤗🤗🤗


Terima kasih..🙏

__ADS_1


__ADS_2