Crazy Daddy

Crazy Daddy
anak pungut


__ADS_3

Violet merasa aneh mengapa uangnya yang hilang sekarang kembali lagi? Mungkin ia keliru menghitungnya dan akhirnya ia sekarang sudah satu bulan menjadi ibu bagi Rykel


"Nggak! Seharusnya kamu temenin aku main boneka..." Grizelle menarik tangan Rykel yang masih setia dengan bukunya "nanti... Aku lagi baca buku..." Grizelle menggembungkan pipinya "hikss... Huaaaa!... Aunty!... Rykel nakal hikss..." Rykel langsung membekap mulut grizelle dengan tangannya "iya-iya! Ayo kita main boneka..." Rykel menghela nafas malas "yeeee...." Entah sejak kapan mereka menjadi dekat walaupun Rykel memang masih tidak suka pada grizelle ia harus menjaga ketenangan rumah agar Violet tidak terganggu dengan tangisan anak kecil tersebut


"Rykel... Grizelle... Sini kita makan..." Panggil Violet dan Rykel pun langsung berlari meninggalkan grizelle


"Loh?... Grizelle mana?..." Tanya Violet melihat Rykel yang tengah duduk "dijalan mungkin..." Ujar Rykel dengan senyumannya dan tak lama grizelle pun duduk di samping Rykel "aunty... Risel ditinggalin sama Rykel..." Ujarnya mempoutkan bibirnya membuat Rykel mendengus kesal "mommy... Kapan dia akan pulang?..." Tanya Rykel pada Violet yang tengah menyiapkan nasi "kalian udah gede jangan berantem terus... Risel kapan papa pulang?..."


Karena Regan sedang pergi ke luar kota dan Alena yang tengah pergi ke salon itulah mengapa grizelle dititipkan pada Violet


"Entahlah aunt mungkin nanti sore..." Rykel mulai memakan makanannya begitu pula grizelle "Rykel... Nanti kamu jaga grizelle... Mommy mau ke toko dulu sebentar... Mommy janji gakan lama..."


Rykel tidak mau Violet meninggalkannya "tapi aku dan dia bisa ikut..." Ujar Rykel dengan wajah sedihnya "cuman sebentar gakan lama... Tunggu di rumah saja..." Grizelle melirik Rykel "memangnya kenapa?... Apa kamu takut kalo cuman berdua sama aku?.." tanya grizelle menantang "apa?... Aku tidak takut padamu... Baiklah mommy aku akan tunggu disini..." Violet terkekeh kecil karena percakapan dua anak kecil dihadapannya

__ADS_1


Rykel duduk seperti biasanya di sofa dengan buku novel ditangannya karena Violet baru saja pergi ia tak ada kegiatan selain menyelesaikan novel yang baru saja ia beli dengan uang Violet


"Rykel?!... Ayo main lagi..." Rykel tidak memperdulikannya ia masih fokus pada bukunya "nanti... Aku sibuk..." Grizelle melipat kedua tangannya ia marah bahkan sangat marah apa-apaan Rykel ini? Mentang-mentang tidak ada Violet dia semakin menyebalkan


"Kata mama kamu itu anak pungut... Jangan nyebelin bisa gak?!... Aku ajak kamu main tapi malah gak mau terus!... Jangan sok baik di depan aunty deh... Dia itu aunt aku bukan mommy kamu!..."


Brak!


Begitu kencang buku itu melesat ke arah tembok membuat grizelle kaget dan takut dengan tatapan tajam Rykel "kamu kenapa?..." Tanya grizelle memegang pojok sofa dengan kuat tangannya gemetar sosok dihadapannya sangat berbeda dari biasanya "Rykel memang bodoh... Memasukan kata-kata seperti itu ke hati... Lihatlah sekarang siapa yang ada Disni?... Ah kau grizelle... Kau cantik tapi mulutmu sepertinya harus aku jahit agar tidak sembarang bicara..."


Ceklek


"RYKEL!!..." Violet berteriak begitu kencang saat melihat Rykel tengah menggoreskan pisau di leher grizelle

__ADS_1


"Mommy?.. maaf ini bukan aku..." Rykel melepaskan cekikannya ia mundur beberapa langkah saat Violet datang untuk mengambil grizelle "kamu ini apa-apaan?!... Apa yang kamu lakukan?!... Diam sini jangan kemana-mana mommy akan hukum kamu!!..." Violet mengangkat grizelle dan langsung memasukannya ke dalam kamar ia mengobati leher grizelle yang mengeluarkan darah "hikss... Aunty risel takut sama Rykel hikss... Ini sakit hikss..."


Rykel tetap berdiri di tempatnya dengan pisau ditangannya "apa yang kau lakukan?.. lihatlah sekarang lihatlah bagaimana mommy membentukku..." Rykel menangis ia mengeluarkan air mata begitu deras 'itu kesalahanmu' Rykel ingin sekali memukul Baran tapi ia tidak bisa "aku harus apa?... Mommy akan membenciku..." Rykel menundukan wajahnya ia mengusap air matanya dengan punggung tangannya 'mati. Tidak ada lagi yang menginginkanmu lebih baik kau mati saja, dan lihatlah mungkin mommy tercintamu akan menyiksamu dengan tangannya sendiri'


Rykel mendongak melirik Violet yang tengah menuruni tangga dengan raut wajah yang marah Rykel menundukan wajahnya ia takut untuk mendongak saat Violet berada tepat dihadapannya Rykel bisa merasakan tangan Violet yang perlahan mengambil pisau yang ia genggam "sudah jangan nangis lagi..." Violet memeluk Rykel agar lebih tenang ia juga merasa bersalah karena telah meninggalkan mereka berdua dan ia juga merasa bersalah saat tadi membentak Rykel "mommy?... Maaf hikss... Itu bukan aku hikss..."


"Gak seharusnya kamu seperti itu... Jangan pernah kasar terhadap perempuan... Kamu itu lelaki sejati Rykel mommy yakin kamu gak ada niat buat melukai grizelle.... Sekarang jelaskan kenapa kamu seperti itu apakah grizelle melakukan hal yang tidak kamu sukai?..." Violet melepaskan pelukannya dan Rykel ia mendongak menatap Violet


"Dia bilang aku anak pungut... Mommy gak pantas buat aku... Dia bilang mommy cuman punya dia padahal mommy itu punya aku... aku takut jika mommy tiba-tiba pergi seperti dulu... Aku mau mommy tetap di samping aku... jika bisa aku mau mommy pulang..."


"Rykel apa maksud kamu?" Rykel terlalu larut dalam kesedihan hingga ia tak sadar dengan ucapannya sendiri "ah itu.." ini sudah terlambat mungkin sekarang ia harus membawa pulang Violet pada Dave dan semoga Rykel merasakan apa itu keharmonisan


"Mommy ada satu hal yang harus aku katakan pada mommy..." Rykel menarik Violet agar duduk di sofa "apakah mommy ingat mommy pernah menikah?..." Violet menggeleng "mommy belum menikah..." Ujarnya tanpa ada sedikitpun keraguan di wajahnya "lalu siapa Dave?..." Perkataan itu sukses membuat pikiran Violet buyar sekilas ingatannya tentang masa lalu terulang "mommy lupa!... Akhh siapa dia?!..."

__ADS_1


Violet memegangi kepalang yang terasa sakit "mommy... Mungkin jika mommy bertemu Daddy.... Mommy akan ingat sesuatu..." Violet mengerutkan keningnya "Daddy?... Jadi orang yang bernama Dave itu Daddymu?..." Rykel mengangguk dan menggenggam tangan Violet "aku yakin paman Regan akan mengizinkan kita untuk menyusul Daddy... Maka dari itu aku mohon mommy ikut denganku pulang ke rumah..."


"Sebenarnya siapa kamu?..." Tanya Violet pada Rykel dan dibalas senyuman oleh Rykel "aku Rykel... Anak kandung mommy..." Jantung Violet berdebar kencang ada apa ini? Mengapa ini sangat membingungkan bahkan anak orang lain saja mengaku anak kandungnya apa mungkin karena Violet terlalu baik sehingga anak kecil dihadapannya ini berbicara omong kosong "percayalah mommy... Ikutlah denganku dengan begitu mommy akan percaya bahwa aku memang anak kandung mommy..."


__ADS_2