Crazy Daddy

Crazy Daddy
kepuasan


__ADS_3

Violet terbangun ia masih di depan pintu ternyata ia pingsan Violet berusaha berdiri dan berjalan duduk di ranjangnya


Badannya sangat tidak bertenaga "aku tidak boleh begini..." Violet mengambil obat di dalam laci itu obat tidur dengan begini Violet akan istirahat ia tidak boleh sakit


Violet membaringkan tubuhnya ini sudah larut malam bahkan ini hampir pagi dini hari


Violet memejamkan matanya dan Violet pun tertidur


*


Pagi hari yang cerah Violet membuka matanya ia memegangi kepalanya mungkin ini karena efek samping obat tidur


Violet tidak boleh larut dalam kesedihan ia akan pergi ke toko Karena sudah berapa hari ia meninggalkan toko


Setelah memarkirkan mobilnya Violet memasuki toko anehnya toko terlihat sangat sepi


"Kenapa sepi?.." tanya Violet pada salah satu pegawainya "setelah ditemukan kecoa pada kue pelanggan menurun derastis bos..." Violet mengerutkan keningnya makananya sangat higienis bagaimana mungkin ada kecoa


"Bagaimana bisa ada kecoa?..." Tanya Violet sedikit marah


"Se-seprtinya itu murni ketidak sengajaan..." Violet memijat kepalanya yang berdenyut keras jawabannya sangat tidak memuaskan


"Baiklah... Semua pasti akan baik-baik saja..." Violet masuk ke dalam ruangannya ia memeriksa keuangan dan benar apa yang Violet duga ia mengalami penurunan yang besar tokonya diambang batas hanya tinggal menunggu waktu sampai ia bangkrut


Violet keluar dari ruangannya "bos mau kemana?..." Tanya pegawai tadi "Aku ingin cari angin..." Ujar Violet dengan ramah


"Bu bos ini bagaimana?!... Toko hampir bangkrut kayak gini malah mau senang-senang!.."


What? Violet kaget dengan bentakan pegawainya perempuan dihadapannya sangat berani padanya


"Apa maksudmu?!.." Violet ikut emosi


Wajah pegawainya terlihat geram "Hanya karena punya suami kaya Bu bos jadi gak peduli sama toko! Sudah aku berhenti!" Sembari membanting celemek ke hadapan Violet


Violet terkejut tidak ada yang tahu jika Violet memiliki suami semuanya hanya tahu jika Violet janda


"Hei tunggu!" Violet menggenggam tangan pelayan tersebut


"Kamu bukannya orang yang memohon padaku agar aku memberimu kerjaan kan?!!" Wanita tersebut gelagapan


"Kamu sindy kan?" Tanya Violet yang dibalas anggukan malas dari sindy


"Bagaimana kamu bisa tahu jika aku memiliki suami?..." Tanya Violet penasaran plus bingung


Sindy menghela nafas panjang malas meladeni Violet

__ADS_1


"Apa kamu ingat Agra?..."


Bagaikan paku ditusuk-tusuk ke kepala Violet membuat Violet merasakan nyeri dan sakit yang luar biasa perlahan ingatannya kembali


"Jangan drama deh!... Jijik liatnya" sindy berbalik ia meninggalkan Violet yang masih memegangi kepalanya


"Violet?!.. kamu kenapa??.." dengan tiba-tiba Diego datang dan membantu Violet duduk


"Kenapa kamu ada disini?..." Tanya Violet dengan kepala yang masih sakit


Senyum miris terukir di wajah Diego "Aku hanya kebetulan lewat saja..." Violet mengangguk mengiyakan


"Sangat sakit? Kalau begitu kita ke rumah sakit saja..." Violet menggeleng ia menolak karena ia yakin sebentar lagi sakitnya juga akan hilang


"Bukannya seharusnya kamu bersama suamimu?..." Tanya Diego dengan kedua halis dinaikkan


"Toko ada masalah itulah mengapa aku pulang..." Violet berbohong tapi anehnya Diego tersenyum


Violet terhanyut dalam pikirannya ia ingat jika Agra adalah mantan pacarnya sekaligus orang yang membuatnya hilang ingatan


Dave yang membunuh kedu orangtua kandungnya dan juga ayah tirinya Violet


Sindy merupakan mantan tunangan dari Agra dan karena obsesinya pada Violet membuat mereka berdua putus hubungan


Violet juga merasakan perubahan dalam dirinya sifat manja dan juga kekanakannya memang sudah sedikit berkurang tapi sikap egoisnya masih tetap ada bantahan yang selalu ia lakukan pada Dave masih ada dalam dirinya


"Vi?... Violet?!.."


"Ah? Apa?" Violet kaget dengan panggilan Diego yang memanggilnya dengan sedikit teriak


"Dari tadi aku manggil kamu..." Diego mengerutkan keningnya ia sedikit aneh dengan Violet yang sendari tadi bengong


"Maaf aku lagi sakit kepala sepertinya aku harus pulang... Sampai jumpa--"


Grep


Violet menatap tidak suka Diego yang tengah menggenggam tangannya


Violet menepisnya dengan halus


"Ah.. maaf aku hanya ingin mengobrol denganmu... Dan aku ingin memberikan sesuatu padamu... Jika bisa boleh kah kamu ikut aku sebentar?... Untuk terakhir kalinya aku janji tidak akan mengganggu kamu lagi..."


Diego mengeluarkan puppy eyes nya dan ini juga untuk kebaikan Violet jadi ia menyetujuinya


*

__ADS_1


Karena panggilan mendadak dari Dave yang menyuruhnya untuk segera ke mansion membuat anon kesal karena ia belum sarapan sama sekali apalagi perutnya sudah teriak minta diisi


Anon melihat Dave yang tengah merangkul? Seorang wanita? Anon kaget ia menghampiri Dave


"Apa yang kau lakukan?!..." Teriak Anon melihat Dave yang tengah bermesraan


"Kenalkan ini pacarku... Aku akan berlibur untuk beberapa hari kedepan... Dan aku tau jika kau tidak membunuh anak itu... Jagalah dia selagi kau masih bisa menjaganya dariku..."


Dave berdiri begitupun wanita menor disampingnya


"Jangan lakukan hal yang tidak berguna sialan!!..." Anon mencengkram erat kameja Dave


Untuk pertama kalinya anon menyentuh Dave dan itu membuat Dave kaget


"Apa kau pikir dengan bermesraan dengan wanita ini kau akan merasa puas?!!... Ini hanya akan menghancurkan hatimu saja!... Aku tau jika kau memang sedang patah hati tapi bukan ini jalan keluarnya!!..."


Dave menepis tangan anon semakin banyak omong kosong yang anon katakan semakin memuncak kemarahan Dave


"Kau tau apa?!! Jangan karena aku tidak pernah menyakitimu kau menjadi besar kepala seperti ini hingga berani menyentuhku!! Lebih baik kau pergi dari sini!!"


Anon tak percaya dengan apa yang dave katakan jadi selama ini Dave menganggap anon apa? Ternyata anon salah sudah menganggap Dave sahabat dekatnya pengorbanan yang selalu anon berikan hanya dibalas dengan rasa penyesalan


"Hei sialan! Aku tau kau sedang emosi!... Tapi ucapanmu itu hanya untuk memuaskan emosimu!... Dengar bodoh! Terkadang kau tidak sengaja mengucapkan ucapan yang bisa menghancurkan hati seseorang--"


"Itu yang dia katakan!! Perkataannya membuatku jadi ingin melepaskannya perkataan yang membuatku ingin melupakannya!! Kau tidak tahu apa yang dia katakan jadi jangan sok bijak didepanku!!"


Dave merangkul gadis itu yang tidak tahu apa yang sedang terjadi mereka meninggalkan anon yang bingung ia memang tidak tahu apa yang Violet katakan dan sekarang ia juga memang sedang serba salah


"Sayang... Bagaimana kalau kita ke hotel?... Aku ingin memuaskan mu... Dan aku yakin kau akan puas..." Sembari membuat pola abstrak di sekitar dada Dave


"Menjauhlah jika tidak ingin aku lempar dari mobil!!" Wanita tadi menggerucutkan bibirnya tadi Dave yang memintanya untuk dibawa pulang sekarang Dave malah bersikap dingin padanya


"Say--"


"DIAM!! Jangan panggil aku dengan sebutan memuakkan seperti itu!!" Dave memberhentikan mobilnya


"Jika dalam hitungan tiga kau tidak keluar jangan salahkan aku jika kedua bola matamu aku jadikan pajangan di rumahku!!


Belum Dave berhitung wanita tadi langsung pergi sembari berlari seperti orang kesetanan


Dave melajukan mobilnya


Ia juga tidak tahu apa yang sudah ia perbuat mengapa ia mengkhianati Violet dengan membawa perempuan tadi apakah hanya untuk melampiaskan emosi? Tapi bukan rasa kepuasaan yang ia rasakan hanya rasa sakit karena telah mengkhianati Violet


Dave memang selalu serba salah

__ADS_1


__ADS_2