Crazy Daddy

Crazy Daddy
Diego Michael joenic


__ADS_3

Violet memandang pemandangan indah dihadapannya Violet sudah menerka-nerka akan dibawa kemana ia ternyata tempat yang penuh kenangan


Alun-alun kota yang menjulang tinggi lapangan luas yang dimana terdapat banyak pengunjung tak lupa pedagang asongan yang berkeliling


Pemandangan hijau di sekitarnya pohon-pohon yang masih segar


Dan tempat ini menjadi saksi bisu bersatunya Violet dan juga Diego


Violet duduk di kursi batu tersebut disampingnya ada Diego yang tengah memandangnya


"Aku yakin kamu memiliki maksud tertentu membawaku kemari..." Violet melirik Diego


"Aku tidak ingin seperti ini tapi semuanya sudah berubah... Aku hanya ingin memberi tahu jika setelah aku pulang dari rumah suamimu... Ada puluhan orang yang mengikuti ku... Mereka mengobrak-abrik rumah... Untung saja orangtuaku sedang tidak ada di rumah... Dan sehari setelah hari itu perusahaan ayahku bangkrut... Dan kamu juga pasti tahu siapa penyebabnya..."


Lalu mengapa Diego membawa Violet ke tomat ini bahkan percakapan ini bisa di bicarakan di dalam mobil


"Aku ingin kamu membuat Dave kembali menaikan perusahaan ayahku... Karena bagaimanapun sang penerus perusahaan MJ itu aku seorang... Jadi aku mohon kembalikan kejayaan perusahaanku..."


Ternyata ini maksud dari tujuan pembicaraan Diego barusan


"Aku tidak bisa..." Diego mengusap wajahnya kasar "kenapa? Apa karena kamu sudah memiliki yang lebih kaya kamu mau menghancurkan aku sang mantan kekasihmu?!..." Diego menaikan nada bicaranya itu membuat Violet kesal


"Kamu gakan ngerti Diego... Sebaiknya kamu usaha bukan mengandalkan perusahaan ayahmu hanya karena kamu sang penerus selanjutnya..."


Diego tertawa hambar ia mengepal kuat


"Aku tau jika suamimu melakukan itu karena perintahmu kan?!!.." Violet membulatkan matanya ini bukan kemauannya ia saja tidak tahu jika Dave sampai melakukan hal seperti itu


"Jangan menuduhku..." Violet kesal ia sangat kesal ingin rasanya berteriak mengeluarkan emosinya


"Aku akan membawamu pada penyesalan yang Takan pernah kamu lupakan!!..." Diego berdiri menarik kasar tangan Violet menuju mobilnya


*

__ADS_1


"Paman kenapa?..." Tanya Rykel saat melihat anon yang menekuk wajahnya


"Dave gila! Dia sangat tidak waras sebaiknya kita pulang ke Indonesia" ujar anon memeriksa handphonenya melihat penerbangan


"Paman?... Apakah aku tidak bisa memiliki keluarga yang utuh?... Keluarga yang harmonis sarapan bersama penuh canda tawa... Pagi hari dimana Daddy mengantarku pergi sekolah dan setelah pulang sekolah mommy yang menungguku pulang tersenyum hangat padaku... Apakah aku tidak akan pernah merasakannya?... Aku iri pada anak seumuran denganku... Mereka tertawa bersama kedua orangtuanya... Disaat aku mendapat luka sang ibu akan memperlakukanku dengan sangat manja sampai sang ayah akan membelikan mainan agar sang anak tidak menangis lagi menahan sakit... Itu pasti akan sangat sulit aku rasakan... Aku tidak butuh yang lain aku hanya ingin mereka menganggap ku ada..."


Senyuman dan tetesan air mata yang Rykel perlihatkan sukses membuat anon tak bisa berkata


*


Bar. Dentuman musik. Lampu kelap-kelip dan juga para wanita seksi yang memperlihatkan dengan jelas tubuhnya


Dave berada di ruang VIP ia hanya meminum dua botol saja tidak lebih ia sangat ingin mabuk tapi kenapa ia masih belum mabuk


Violet terus terngiang di pikirannya mungkin anon benar perkataan Violet hanya karena ingin memuaskan emosinya saja dan mungkin sekarang Violet sedang menyesali perkataannya


Dave ingin membuat Violet jera tapi ia tidak mau jauh dari Violet mengapa sekarang semua jadi serba salah seperti ini bahkan Violet tidak tahu apa yang selanjutnya akan ia lakukan


"Apakah rasa ini juga suatu kesalahan? Tapi bagaimana cara menghilangkannya? Sepertinya jika memang ada cara pun aku tidak akan pernah bisa melakukan itu... Aku tidak akan pernah melupakan kamu... Cintaku terlalu besar padamu... Mengapa sangat sulit membuatmu menjadi milikku?... Jika memang hadirnya Rykel bisa membuatmu kembali ke dalam hidupku... Aku akan membiarkan dia hidup tapi jika sebaliknya... Untuk apa aku membesarkannya?... Dia akan jadi anak yang tidak berguna bukan?... Kenapa Ku bimbang seperti ini..."


Pintu terbuka dengan kasar membuat Dave menoleh tidak suka


"Aku cari ternyata kau disini!... Kenapa kau pergi ke tempat berisik seperti ini?!.." teriak Anon berjalan ke arah Dave


"Mau apa kau kemari?!!..." Anon merogoh sakunya ia mengambil handphonenya


"Aku memang tidak tahu apa yang Violet katakan padamu... Tapi kau pasti mengerti jika Violet sedang emosi itulah mengapa ia berkata hal yang menyakitimu..."


Dave mengerutkan keningnya ia juga paham untuk apa anon kemari jika hanya mengatakan hal seperti itu


"Lihat ini!" Anon memperlihatkan Vidio dimana Violet tengah ditarik paksa oleh seorang lelaki masuk ke dalam mobil


"Kau terkejut?... Terlambat bodoh..." Anon memperlihatkan foto dimana Violet tengah berbaring di kasur pasien

__ADS_1


"Dia tengah dirawat..." Dave berdiri ia mengambil handphone anon dan memastikan jika itu bukan Violet tapi ternyata itu Violet wajahnya sangat pucat


"Apa yang terjadi?!!" Oke anon mulai takut dengan nada bicara Dave


"Aku khawatir padanya jadi aku menyuruh bawahanmu untuk menjaga Violet dari jauh... Tapi ternyata hal tak terduga terjadi Violet dipukul seorang lelaki dan menurut pengakuan bawahanmu dia adalah mantan pacar Violet dimana kau menghancurkan perusahaannya aku yakin itu akar masalahnya... Kau menghancurkan perusahaan yang baru saja meroket... Dan lihatlah istrimu yang jadi korban... Kau tahu sebelum Violet dipukul ia dibawa ke makam Agra... Disana Violet dipaksa memakan tanah kuburan Agra sebagai tanda permintaan maaf... Dan penolakan lah yang Violet lakukan... Cobalah untuk saling mengerti... Pertengkaran kalian berdua memakan korban... Anak kalian korban utamanya... Rasa sakit yang kau alami saat ini tidak sebanding dengan rasa sakit yang Rykel rasakan... Jemput lah Violet bawa dia kembali... Dan hiduplah layaknya keluarga... Aku yakin itu juga keinginan mu..."


Anon menepuk pundak Dave


"Bijaklah... Pergilah jemput Violet dia membutuhkanmu... Aku akan menunggumu sampai kau pulang..."


Dave tersenyum lalu berlari menuju mobil tujuan sekarang nya adalah bandara


*


Handphone berbunyi dan Regan langsung mengangkat telpon tersebut


Keterkejutan Regan karena mendengar jika Violet masuk rumah sakit


Dalam beberapa menit Regan sudah berada di samping Violet


Ia tidak tahu jika Violet sudah kembali ke Indonesia


Wajah memar dan bibir berdarah apa yang sebenarnya terjadi apakah Dave melukai Violet lagi? Sudah terlalu banyak kesempatan yang Dave sia-siakan


Salah satu bawahan menghampiri Regan


"Maaf menganggu tuan... Nyonya begini karena Diego..."


Regan tau jika bawahan tersebut tidak ingin Regan salah paham tapi apakah benar Diego melakukan kekerasa fisik pada Violet rasanya tidak mungkin


"Bagaimana itu bisa terjadi?..." Regan murka adiknya tercinta terbaring lemah di rumah sakit


"Nyonya dipaksa memakan tanah kuburan Agra dan nyonya menolak lalu Diego memukul nyonya hingga kami datang dan menyelamatkan nyonya..."

__ADS_1


Regan mengepalkan tangannya "lalu dimana si Diego?!" Regan menggertakan giginya


"Dia kabur..." Ingin rasanya Regan memukul bawahan di hadapannya perkejaan nya sangat tidak becus hanya seorang lelaki saja mereka tidak bisa mengatasinya


__ADS_2