
Satu bulan pun berlalu dan bukan ini adalah bukan dimana violet akan melahirkan anak keduanya yang entah itu perempuan atau lelaki karena mereka ingin sama-sama penasaran
Violet membuka matanya ia melirik jam weker di sampingnya dan ini masih jam satu dini hari
Merasa sedikit mules violet bangun dari tidurnya dan berjalan menuju kamar mandi
Beberapa menit di dalam violet memegangi perutnya yang masih terasa mules
Berjalan kembali ke ranjang dan berbaring tapi mules itu tidak kunjung hilang
Dave yang sadar jika violet bangun langsung membuka matanya
"Sayang ada apa?..." Tanya Dave dengan lembut
"Nggak ada bobo lagi aja..." Dave memeluk violet dan mulai kembali memejamkan matanya
*
Sekarang pukul lima pagi dan Violet masih belum memejamkan matanya ia masih terjaga dengan perut yang masih mules
"Uhh.. Dave!.. bangun..." Dave langsung bangun kaget dengan teriakan violet
"Ada apa sayang??..."
"Perut aku kontraksi!!..." Dave membulatkan matanya ini untuk pertama kali ia melihat violet kontraksi
Dave bangun ia mondar mandir bingung harus apa
Dave mengambil telponnya dan menyuruh ambulance datang dalam waktu lima menit gila memang
Dave mengangkat Rykel dan keluar dari mobil tak lupa dengan wajah yang amat sangat panik
Dave berjalan menuju pintu utama dan sialnya ambulance belum juga datang padahal ini sudah hampir lima menit apakah ambulance memang sangat lambat
"Petra!! Siapkan mobil!!" Teriak Dave mmebuat seluruh bodyguard yang berjaga langsung melebarkan matanya
Dan Petra yang tengah tertidur di ruang tamu langsung berdiri dan menyiapkan mobil
"Daddy??.." tentu Rykel yang mendengar teriakan itu langsung bangun dan turun ke lantai bawah
"Mommy kontraksi?..." Dave tidak menjawab ia langsung berjalan masuk ke dalam mobil diikuti Rykel dibelakangnya
*
Rykel tidak ikut masuk ke ruang persalinan ia duduk di kursi tunggu ditemani oleh Petra
Dave menyuapi violet yang penuh berkeringat dengan panik
Dave kaget saat Violet tiba-tiba minta nasi goreng dan harus menyuapinya
Violet membuka mulutnya ia mengunyah nasi tersebut dan ia juga tengah mempersiapkan diri untuk melahirkan
__ADS_1
"Minum!.." dengan cepat dave mengambil air putih dan membantu violet untuk meminumnya
"Aku harus punya tenaga!... Sekarang mana tangan kamu!" Dave meraih tangan violet dan menggenggamnya dengan penuh sayang
Dave tak tega melihat violet yang terlihat kesakitan tapi apa daya tidak mungkin jika Dave menyuruh violet untuk Operasi Cesar
Jeritan dan juga genggaman violet yang semakin lama semakin kencang membuat Dave semakin tak tega melihat wajah kesakitan Violet
*
"Tuan muda anda tidak perlu panik... Nyonya besar pasti akan melahirkan dengan selamat..."
Rykel menoleh pada Petra yang tertegun dengan tatapan dingin seorang Rykel
"Tenang? Kau pikir aku bisa tenang melihat jeritan mommy?!! Diamlah tutup mulutmu!!"
Rykel berdiri dan ia hanya bisa mundur mandir di depan pintu ruang persalinan ia sungguh khawatir dengan violet dan juga keselamatan dedek bayi
Oeekkkkk
Rykel terdiam ia mendengar suara tangis bayi itu membuatnya menjadi lega sekaligus bahagia sekarang ia punya anggota keluarga baru
Dengan pasti, Rykel melangkah masuk kedalam ia melihat Dave yang tengah berdiri di samping Violet dimana di samping Violet terdapat adiknya yang tengah tertidur dengan lelap
"Jaga dia baik-baik... Cintai dan juga sayangi dia... Jangan pernah buat dia kecewa... Bahagiakan dia..."
Violet terlalu takut jika anaknya merasakan apa yang ia rasakan karena Dave
Rykel mengangguk mengerti ia menatap adiknya yang terlihat sangat tenang
"Siapa namanya?" Tanya Rykel pada Dave dan juga violet
Violet tersenyum ia menoleh pada Dave yang juga tengah mengelus kepala dengan lembut
"Vykel" violet tersenyum itu nama yang ia pikirkan beberapa hari lalu
Walaupun namanya tidak terlalu keren tapi violet suka karena awalan nama tersebut adalah huruf V
Dave mengangguk "vykel maximova..." Ujarnya dengan penuh semangat
*
Siangnya violet masih terbaring di atas kasur padahal ia sangat ingin pulang tapi Dave tak memberi ijin dengan alasan keselamatan
Tapi violet tak bosan karena di sampingnya ada sang buah hati yang menemaninya
Ceklek
Rykel membuka pintu dengan perlahan takut jika violet tengah tertidur tapi yang ia lihat hanyalah violet yang tengah mengobrol dengan adiknya
Perasaan apa ini mengapa ia merasa tidak puas dan kesal melihat bayi tersebut
__ADS_1
Tidak boleh. Ini perasaan yang akan Baran rasakan bukan perasaan seorang Rykel
Rykel harus bisa menerima adiknya dengan lapang dada ia tidak boleh merasa posisinya tergantikan
Rykel terkekeh geli ternyata ini perasaan yang Dave rasakan saat ia bersama violet
"Rykel?..." Menoleh ke sumber suara disana violet tengah tersenyum padanya
Rykel berjalan menghampiri violet lalu berdiri di sampingnya
"Kenapa kamu tidak sekolah?..." Rykel mengerutkan keningnya apakah ia harus sekolah disaat violet melahirkan
"Untuk apa?... Lebih baik aku temani mommy disini..." Violet paham jika Rykel ingin bersamanya tapi apa hubungannya melahirkannya violet dengan tidak sekolahnya Rykel
"Kamu pasti melihat berapa banyak bodyguard di luar sana bukan?" Rykel mengangguk ia pasti melihat ber jejer nya para bodyguard di depan ruang violet
"Nah kamu tidak perlu menjaga mommy... Karena sudah ada mereka berjaga di luar sana.."
Rykel salah menepatkan para bodyguard di luar sana itu malah membuatnya di usir dengan halus oleh violet
*
Sorenya violet bisa pulang dan Dave juga memperbolehkannya
Violet duduk di kursi roda dengan vykel di gendongannya dengan pelan Dave memajukan kursi roda tersebut
"Untung saja kita sudah mendekor kamar bayi kita beberapa bulan lalu..." Violet mengangguk dan itu sangat menyengkan dimana ia mendekor pakaian-pakaian kecil yang akan ia pakaikan pada baginya
Saat sudah di luar ruangan violet tak sengaja melihat lelaki yang tengah membawa istrinya yang tengah hamil besar
"Ingat!! Jangan sampai mati!! Aku tidak ingin repot mengubur mu!! Dan anak ini harus lelaki!! Jika tidak aku akan memukulmu dengan tongkat baseball milikku!!"
Terlihat sang istri hanya bisa mengangguk pasrah ia sepertinya tengah kontraksi
"Mommy lihatlah vykel tersenyum..." Ujar Rykel menunjuk wajah vykel yang tidak berekspresi
"Benarkah?.. tapi sepertinya ia tidak tersenyum..."
"Lihatlah dengan dekat mommy... Ia tersenyum..."
Rykel melirik pria dan wanita yang violet lihat tadi
Dengan dinginnya Rykel menatap pria yang tengah memandangnya heran karena ditatap dengan bengis
"Tidak berguna!!" Ujar Rykel dengan berbisik tapi sangat jelas di telinga Dave
Dave tahu jika Rykel tengah mengalihkan perhatian violet yang memang tidak pantas untuk violet lihat
Karena ini hari bahagia bagi Violet maka Dave dan juga Rykel akan membiarkan pasutri yang telah mengganggu pemandangan violet
Dave berjanji jika ia akan menyayangi anggota keluarga barunya seperti ia menyayangi Rykel
__ADS_1
Memulai kehidupan harmonis nya bersama keluarga kecilnya ia akan memberikan kebahagian untuk keluarganya terutama violet
Harta paling berharga bagi Dave di dalam hidupnya adalah violet obsesi yang sangat besar dari Dave pada violet