
Tidak ada yang tidak menyengkan dari kota kembang dimana mereka tengah menginap di salah satu villa menikmati suasana hening
"Aku mau tidur di kamar lain saja..." Violet menggeleng ia memegang tangan Rykel dan mendudukkannya kembali di sofa
"Kamu tidur dengan mommy dan juga Daddy..." Rykel membulatkan matanya
Tidur dengan Dave? Rykel yakin bahwa ia tidak akan bisa tidur apalagi dengan tatapan intimidasi dari Dave
"Tapi mommy aku sudah besar..."
Dave yang baru saja dari air langsung duduk di samping Violet ia mendengar semua obrolan Istri dan anaknya
"Tidurlah disini..." Rykel menelan ludahnya ia tidak berani melirik Dave ia takut
"Sayang Rykel takut sama kamu... Kamu tidur di kamar lain saja..." Rykel sudah lemas keringat dingin bercucuran Violet telah mengusir Dave demi Rykel sepertinya Rykel dalam masalah besar
"Aku akan tidur dengan kalian..." Violet menghela nafasnya
Violet membawa Rykel ke atas ranjang besar ia mendekap Violet
"Mommy..." Violet mengerti Rykel merasa tidak enak berada di dekat Dave dan Violet yakin jika Rykel pun sudah mengantuk apalagi ini sudah tengah malam
"Kamu tau sayang... Duku waktu kamu berada di perut mommy... Daddy selalu mencium dan juga mengajak bicara kamu..."
Dave melirik Violet apa-apaan pembicaraan itu? Mengapa harus membawa nama Dave dan mengapa juga Violet harus mengungkit masa lalu
"Dan kamu tau?... Saat kamu minta makanan luar negri pun Daddy selalu langsung membelikannya..."
Rykel melirik Dave yang tengah meminum air hangat sepertinya Dave sengaja tidak ingin mendengar perbincangan mereka berdua
"Betapa besarnya cinta dan kasih sayang Daddy untuk kamu... Dan sayangnya mommy merusaknya..."
"Mommy... Ini bukan salah mommy... Jangan seperti ini..."
Violet tersenyum ia mengusap Surai hitam tersebut mengecup singkat kening Rykel
"Dengarkan dulu..." Rykel mengangguk ia kembali masuk ke dalam dekapan Violet
"Kamu dewasa sebelum waktunya... Mommy suka itu tapi di sisi lain mommy benci itu... Kamu pasti merasakan rasa tidak suka yang Daddy perlihatkan padamu... Mommy bisa merasakan itu dan itu membuat hati mommy sakit... Rykel sayang... Daddy itu sebenarnya sayang sama kamu hanya saja cara ia memperlihatkannya saja yang salah... Daddy hanya butuh waktu untuk membiasakannya dan Rykel harus bersabar dengan begitu semuanya akan kembali sempurna..."
Violet melirik Rykel yang tengah tersenyum perlahan mata Rykel mulai terpejam
"Aku sayang mommy..." Ujarnya lalu menutup matanya
"Begitu banyak yang kamu ucapkan sayang..." Dave memeluk Violet dari belakang
"Ck. Kenapa kamu tidur disana..." Dave mengerutkan keningnya
__ADS_1
"Kamu tidur di samping Rykel... Disana sempit sayang..." Dave menghela nafas ia berdiri dan berbaring di sebelah Rykel
Memperhatikan istrinya yang tengah memeluk sang anak
"Aku juga ingin di kelonin..." Dave menatap Violet "Disana ada bantal guling... Peluk aja itu..." Violet langsung memejamkan matanya ia tidak mau berdebat dengan Dave
Di satu sisi di kamar paling ujung terdapat keluarga sederhana yang tengah bercanda ria
Kenapa mereka bisa ikut? Karena anon yang memaksa dan Dave tak kuat dengan ocehan anon jadi terpaksa ia bawa satu keluarga itu untuk ikut jalan-jalan
"Noe!... Itu ayam aku!... Berhenti jangan makan lagi!... Cepat keluarkan! Papi!! Lihatlah Noe!.. dia nakal!"
Arnon yang tidak peduli dengan teriakan kembarannya malah lanjut memakan ayam goreng Arnold biarlah toh ia memang sedang ingin makan
"Kamu berisik Noel... Apakah kamu mau diculik kakek tua?..." Arnold yang pada dasarnya adalah penakut langsung menggeleng
"Jadi diamlah dan nikmati melihat aku yang tengah makan..." Arnold menggeleng dan hanya memperhatikan arnon yang dengan lahapnya makan hingga daging terakhir
Anon yang terbangun karena teriakan si kembar langsung bangun dan mencari di kembar
"Mana dua tuyul itu?..." Tanyanya pada diri sendiri
Anon melirik ke bawah ternyata anaknya tengah makan tapi ada yang aneh mengapa Arnold hanya menatap Arnon
"Tuyul" maap anon keceplosan dengan cepat anon berdehem saat si kembar meliriknya karena panggilan tuyul
"Apa yang sedang kalian lakukan?..." Arnon menatap datar anon yang tengah menyilangkan kedua tangannya
"Lalu kenapa tadi kamu berteriak?..." Tanya anon lagi
"Karena Noe makan ayam Noel... Tapi karena Noel gak mau di culik kakek mesum jadi yauda Noel ikhlas Ayam itu masuk ke perut Noe..."
Arnon yang mendengar hanya mengangguk anggukan kepala sembari melihat anon yang tengah memijat pelipisnya pusing dengan tingkah dua tuyulnya
"Ini sudah malam sebaiknya kalian segera tidur..."
Arnold mengangguk ia mendekat pada anon
"Apa lagi?" Tanya anon saat Arnold mengangkat kedua tangannya
"Noel mau kasih ciuman malam..." Anon menurut ia mensejajarkan tubuhnya dengan anaknya
Arnold mencium kedua pipi anon lalu tersenyum dan pergi
Arnon mendekat ia tersenyum dan entah mengapa senyuman itu terasa janggal di mata anon
Arnon memegang kedua pipi anon ia mencium nya dengan kasar lalu tersenyum kembali
__ADS_1
"Aku sayang Daddy..." Lalu Arnon pergi berlari menyusul Arnold
Arnon berdiri ternyata anak nakalnya sangat pemalu apalagi saat mengucapkan sayang
"Tunggu... Daddy?..." Anon baru ingat jika panggilan untuknya bukan Daddy melainkan papi
"Shit! Ternyata si tuyul itu ingin Dave yang jadi ayahnya..." Anon memandang datar ke arah dua tuyulnya yang sudah pergi entah kemana
Anon hendak menyusul tapi ia mencium sesuatu yang enak
Kenapa pipinya terasa lengket dan kenapa firasat nya tidak enak
Anon memegang pipinya ternyata itu ayam
Dasar anak tuyul.
Flashback on
Setelah Arnold mengis karena tidak ingin mama tiri Violet yang tak kuasa menahan tawanya menjadi perhatian Arnold
Cantik.
Itu yang ada dalam benak Arnold
Arnon melirik Violet "mami?" Violet menggeleng "bukan mami sayang... Panggil mommy dan itu Daddy..."
Arnon melirik Dave
"Woahhhh" ia berdiri dan menghampiri Dave tentu Dave tidak suka ingat ia tidak suka anak kecil
"Noel kemarilah Daddy lebih tampan dari papi..." Arnold berdiri dan berjalan pada Arnon
Dave tak suka Andi pusat perhatian anak kecil ia tidak nyaman
"Anak-anak masuklah kalian jangan menguping pembicaraan orang dewasa..." Ujar anon dan untungnya si kembar menurut
"Tata Titi tutu Daddy..." Usir Arnon melambaikan tangan pada Dave yang tengah memandang dingin mereka
"Bahkan kedua anakmu mengakui ketampanan ku..." Anon sangat ingin menjual kedua anaknya yang sangat tidak berbakti padanya
Violet terkekeh ia melirik Rykel yang juga tengah tersenyum ia suka
"Sayang... Aku ingin ke Bandung..."
Semua hening saat bumil mengatakan sesuatu atas dasar keinginan sang anak
Tentu semua setuju dan hari itu pun mereka langsung melakukan perjalanan ke Bandung
__ADS_1
Sialnya dan menyebarkannya anon yang harus mengurus si kembar para pembawa masalah
flashback off