Crazy Daddy

Crazy Daddy
rahasia di tengah malam


__ADS_3

Setelah makan selsai keluarga tersebut mendatangi perusahaan Dave yang memang sangat besar menjulang tinggi


"Dave bukannya perusahaan utama kamu ada di Indonesia?..." Dave tersenyum ia memperhatikan perusahaannya


"Ya, ini hanya salah satu saja.."


Karena kedatangan sang direktur utama sangat mendadak membuat para bawahan tidak tahu harus membuat apa selain tersenyum ramah


Violet berajalan masuk dengan Rykel digandeng di sampingnya dan Dave ia mengikuti violet dari belakang


Senyuman para karyawan sangat terpaksa mereka takut melihat Dave yang tengah menatap mereka dengan bengisnya


Itulah mengapa mereka memperlihatkan senyuman yang harus terlihat senatural mungkin


Rykel yang mengetahui itu hanya bisa terkekeh kecil sungguh lucu para bawahan dari Dave


Memasuki ruangan direktur utama violet langsung duduk di kursi yang hanya milik direktur utama


"Kursinya berdebu... Mejanya juga kotor.. jorok banget kamu Dave..."


Dave jarang masuk kantor jika masuk ia juga sangat jarang duduk di kursi tersebut pantas jika kotor


Tidak. Tidak seharusnya kursi direktur utama kotor sungguh sialan ob disini apalagi kini yang tengah duduk disana itu violet dan sekarang violet tidak nyaman dengan fasilitas di kantornya


Petra masuk dengan dipannya laku berdiri di belakang Dave ia sudah mandi itu karena sang korban tidak mau diam jadi darah muncrat kemana-mana


"Sedang apa kau disana?!! Cepat bereskan ob disini!!" Bisik Dave


Petra dengan tatapan polosnya hanya bisa mengangguk lagi dan lagi ia tidak tahu permasalahannya apa


Berbalik lalu pergi keluar ruangan dan berdiri tengah berfikir ia harus apakan ob disini dan kenapa ob itu membuat masalah dengan Dave


"Petra mau kemana lagi?..." Tanya violet karena Petra baru saja sampai tapi sudah pergi lagi


"Dia bilang ada urusan..."


*


Semua bawahan tau jika ini adalah hari kelahiran sang direktur utama tapi mereka tidak berani hanya untuk sekedar mengucapkan selamat ulang tahun pada Dave


Mereka takut hanya menatapnya saja mereka tidak sanggup apalagi harus berbincang dengannya


Dan untungnya Dave hanya suka jika violet dan Rykel yang mengucapkannya


Setelah cukup puas berada di kantor akhirnya mereka pun berniat pulang ke rumah Dave tidak mengijinkan jika violet terlalu lama diluar nanti jika masuk angin bagaimana? Dave sendiri yang akan kelimpungan


Sesampainya di rumah violet langsung duduk di sofa bersandar sembari memakan camilan kesukaannya


Violet melirik pintu ruang bawah tanah di pintunya terdapat poster bergambar love yang Dave pasang


Bahkan violet pernah masuk kesana karena penasaran kenapa Dave memasang poster seperti itu


Ternyata di dalamnya hanya barang-barang yang sudah tidak dipakai dan beberapa boneka violet yang sudah rusak Dave kata ia tidak mau membuangnya ia akan memperbaikinya dan menyumbangkannya


Malam pun tiba Dave memeluk violet dengan erat di pelukannya violet sudah tertidur karena kantuk yang sudah sangat berat


Melihat jam weker nya dan ini sudah tengah malam


Dave senang karena violet memberinya hadiah dimana violet memakai beberapa pasang pakaian sexy untuk ibu hamil

__ADS_1


Awalnya violet menolak keras untuk memakainya tapi dengan sedikit helaan nafas seorang Dave akhirnya violet mau


Terlihat sangat menggemaskan di mata Dave karena violet dengan wajah memerahnya mampu membuat Dave sedikit terangsang


Ya Tuhan cobaan terberat bagi Dave dimana violet bertingkah imut dengan rona merah di wajahnya apalagi jika mereka tengah berada di dalam kamar


Mengapa mengandung anak sangat lama? Sampai-sampai harus sembilan bulan mengapa tidak satu hari saja?!


Jika anon mendengar apa yang Dave pikirkan mungkin ia akan berkata


'kau pikir itu anak tuyul? Bahkan aku yang punya tuyul harus menunggu sembilan bulan'


Dave keluar dari kamarnya ia berjalan menuruni tangga ada niatan untuknya pindah rumah ke rumah yang berada di luar kota


Dimana rumah itu memiliki fasilitas mewah seperti halnya istana


Tapi violet tidak mau ia kata lebih enak disini karena jika rumah teralku besar akan sangat menyeramkan


Dave menghampiri Rykel yang tengah terduduk di sofa sembari menonton film


"Sepertinya Daddy sudah uwwu-uwwuan bersama mommy..." Ejek Rykel dengan senyumannya mmebuat Dave berdecih kenapa disaat sang pengganggu anon tidak ada malah ada pengganggu baru bernama Rykel


Menyatunya Baran dan Rykel membuat Rykel terus menggodanya tapi Dave tak pernah marah karena ia tahu jika Rykel sangat menyayangi nya


"Cepatlah kau ikut tidak?..." Rykel langsung berdiri mengikuti Dave yang berjalan menuju ruang bawah tanah


Ini yang violet tidak ketahui dimana terdapat pintu rahasia Disana


Itulah mengapa Dave mengatakan bahwa tempat ini hanya tempat untuk barang-barang tidak berguna agar violet tidak datang kesini


"Daddy jangan terlalu memprioritaskan mommy..." Dave terkekeh kecil ia tahu apa yang tengah Rykel bicarakan tapi mari kita dengar alasannya itu


"Karena mommy juga prioritas ku..."


Penjara bawah tanah sangat ramai dimana Petra telah menangkap semua orang yang telah berniat untuk melukai violet


Bahkan dari tatapan para bedebah itu Dave tahu jika mereka akan melukai violet yang notabenya kelemahan Dave


Menarik salah satu diantara mereka dan mengikatnya di tiang panjang yang memang sengaja di Padang disana


"Paman?... Kau mau melukai mommy?... Naif sekali..." Rykel tertawa kecil dan hanya menggeleng dengan seringainya


"Siapa yang menyuruhmu?!!" Tak ada jawaban membuat Dave kesal sebenarnya ia tidak butuh jawaban ia tahu jawabannya hanya saja bermain sebentar akan sangat menyengkan


Rykel memakai jas transparan yang sudah Petra siapkan dari tadi supaya darah tidak mengenainya agar ia lebih mudah membersihkan diri


Dave mundur beberapa langkah ia berdiri di belakang Rykel yang tengah memainkan pisau lipat pemberian dari Dave


"Masih tak mau memberitahu paman?..." Rykel mengangkat pisaunya dan ia hanya tersenyum saat tak mendengar jawaban


Jlebb


Pisau tersebut menancap di dada sebelah kanan


Plakk


Rykel memegangi kepalanya yang baru saja Dave pukul dengan tidak berakhlak nya


"Daddy?... Ada apa?..." Tanya Rykel karena ia merasa sedang tidak berbuat dosa apapun pada dave

__ADS_1


Dave menghela nafasnya ia mendekat lalu mengambil pisau yang menancap di dada korbannya tersebut


Dan menancapkannya lagi di dada bagian kiri di mana tempat jantung berada


"Jantung berada di sini..." Ujar Dave dengan wajah kesalnya tapi tidak menyeramkan ia tidak mau anaknya ketakutan lagi dengan Dave


Maksud Dave begini ia ingin Rykel menurut padanya tapi ia tidak mau Rykel takut padanya jadi ia lembut sekaligus tegas


"D-daddy... Aku tau h-hanya saja aku lupa..." Rykel berucap dengan menggaruk kepalanya yang tadi Dave geplak dengan indahnya


"Sebodoh-bodonya dirimu kau masih anakku..." Dave mengusap kepala Rykel dengan penuh sayang


Rykel tersenyum walaupun sedikit kasar ucapan Dave tetap menengkannya


"Tapi jika kau terus bodoh aku ragu jika harus menganggapmu anakku..."


Seketika Rykel memanyunkan bibirnya sedetik kemudian mereka berdua tertawa keras


"Daddy lihatlah parfum ini..." Rykel mengarahkannya pada Dave dan ia pun menyemprotkan nya


Dave melepas jasnya yang Rykel beri parfum murahan tersebut lalu membuangnya ke sembarang arah


Rykel hanya bisa tertawa kecil ia suka jika sudah berdua dengan Dave


"Daddy apakah kita harus terus merahasiakan kegiatan malam seperti ini pada mommy?..." Dave menoleh pada Rykel


"Ya, apakah kau ingin mommy sakit?..." Rykel menggeleng dengan cepat "kalau begitu rahasiakan ini..." Rykel mengangguk mengerti


"Tapi sampai kapan?.."


"Kita tida harus memberi tahu mommy tentang hal-hal yang telah kita lakukan... Kita hanya cukup melindunginya... Menyayangi nya... Dan jangan menyusahkan nya... Petra bersihkan semuanya besok pagi-pagi sekali!!" Petra yang sendari tadi berdiri di dekat mereka pun mengangguk


Dave berjalan ke luar pintu pertama diikuti Rykel dibelakangnya dimana ia langsung di suguhkan barang-barang tak berguna yang sengaja ia simpan disana


Dave membuka pintu utama ruang bawah tanah


"Dave?..."


Kaget dengan adanya violet yang tengah mengambil minum Dave langsung mendorong wajah Rykel masuk kembali kedalam lalu menutup pintunya


Karena Rykel juga kaget mendengar suara violet ia langsung masuk kembali ke dalam penjara bawah tanah dimana Petra masih ada disana


"Sayang... Kamu sedang apa?..." Violet memperlihatkan gelasnya yang sudah kosong ia minum


"Aku haus... Tapi kamu ilang... Habis ngapain disana?..." Dave sangat was-was ia takut jika bau amis menempel padanya


Violet mencium sesuatu ia mengendus tubuh Dave yang sudah gemetar takut


"Dave kamu pakai parfum apa?... Baunya gak enak..."


Dave bersyukur jika kejailan anaknya membawa keuntungan baginya


"Mari tidur lagi... Aku lelah sudah mengurus barang yang sudah tidak terpakai..."


Violet mengangguk dan mereka kembali ke kemar untuk tidur


Dave tidak lupa jika Rykel masih di dalam ia sengaja membuat Rykel terkurung disana setidaknya ia bisa menjahili balik anaknya


Hingga menjelang pagi Rykel masih berada disana tapi untungnya Petra membantu Rykel kembali ke kamarnya

__ADS_1


__ADS_2