
Drrrtttt
Dave mengangkat telepon yang mengganggu waktunya berdua dengan istrinya
"Apa?!!" Ternyata dari supir yang selalu mengantar jemput Rykel
"Tu-tuan besar saya di serang... Dan mobil dibawa pergi..."
Dave tidak peduli toh yang diserang hanya supirnya
Tapi ia penasaran siapa yang berani mencari masalah dengan bawahan seorang Dave
Tunggu. Dave melirik jam bukannya ini sudah lewat dua jam dimana Rykel seharusnya sudah pulang
Dave melirik Violet yang sendari tadi terus menyuruh Dave untuk menjemput Rykel
Wajah khawatir violet menandakan bahwa Rykel tidak baik-baik saja
"Dave... Perasaanku tidak enak... Bagaimana jika kita jemput Rykel?..."
Dave mematikan telponnya melacak keberadaan mobilnya tapi sayang semua sudah di blokir oleh pelaku
Dave yakin jika soal bela diri anaknya tidak akan kalah
Dave ingin mencari Rykel ia tidak mau membawa violet tapi ia juga tidak mau violet ditinggal disini
"Dia pasti sedang bermain dengan temannya..." Seberusaha mungkin Dave tidak boleh membuat Violet khawatir
"Aku ikut"
"Siapkan mobil!! Dan bawa koper yang berada di ruang bawah!!"
Petra mengangguk lalu pergi untuk mempersiapkan semuanya
"Sebentar aku ganti pakaian terlebih dahulu..." Violet mengangguk Dave berdiri masuk ke dalam Kamarnya
Dave memasukan pisau dan pistol ke dalam pakaiannya yang sudah ia siapkan dari dulu
Dave yakin bahwa orang yang menculik Rykel bukan orang yang baru mengenal Dave dan ia juga tau jika orang yang menculik Rykel mengetahui apa kelemahan Rykel lebih tepatnya kelemahan Baran
Dave sudah terlalu hafal situasi seperti ini dan pasti akan ada sesuatu yang terjadi
Dave menatap handphonenya menunggu telpon sang penculik dan handphone berbunyi benar saja telpon dari orang yang tidak dikenal
"Apa yang kau mau?!!"
Kekehan rendah terdengar dari seberang sana
"Sudah dua kali aku menyandera anakmu!!... Dan tentu kemauanku hanya satu!.. kembalikan perusahaanku!!..."
Tuttttt
__ADS_1
Dua kali? Berarti orang tersebut pernah menyandera Rykel
Dari keluarga MJ? Tapi siapa? Anon pernah menceritakan tentang Danielle tapi bukannya ia sudah tewas di bunuh oleh Baran
Semua masih belum pasti
Dave menuruni tangga mendatangi violet mengecup kening Violet dengan lembut
"Bagaimana jika kamu tunggu disini... Aku akan menjemput Rykel sembari mengerjakan sesuatu di kantor..."
Violet mengangguk asalkan mereka kembali dengan selamat maka Violet akan menunggu disini
"Jaga istriku... Aku kembali semua harus baik-baik saja!!"
Dave tersenyum pada violet lalu ia berbalik meninggalkan Petra dan Violet yang melihat kepergian Dave untuk menyelamatkan sang anak itu yang Petra pikirkan sungguh ayah yang sangat menyayangi anaknya
Bukannya ia takut membawa violet hanya saja agar ia tidak mau jika nanti violet akan menjadi penghalang dari pembantaian besar
Ah. Bukan penghalang hanya saja Dave tidak mau violet kecewa karena sisi tergelap seorang Dave kembali
Dave masuk ke dalam mobilnya ia pergi sendirian
Bukannya ia merasa paling hebat hanya saja sudah lama ia tidak mengeluarkan semua emosinya
Tidak boleh ada yang menganggu tidak boleh ada yang menghalangi Dave
Melihat handphonenya dan pesan yang Dave baca adalah Indonesia
Sialnya disana ada anon dan juga Regan
Dave tahu jika Indonesia itu luas tapi namanya juga penjahat rendahan orang terdekat pasti akan kena batunya
Sebisa mungkin Dave mengebut dan masuk ke dal pesawat pribadi
Dengan membawa koper yang telah Petra siapkan
Di dalamnya bukan uang seperti yang banyak penjahat ingin kan
Di dalamnya terdapat penawar dari berbagai racun yang telah Dave buat
Dave yakin ia pasti akan membutuhkannya
Ia mengeluarkan katananya sungguh sensasi yang sangat lama ia rindukan
Dave kesal Baran sangat ceroboh hingga tidak mengetahui jika lawannya belum mati
Dave memandang ke luar jendela padahal belum satu jam ia berpisah dengan violet tapi rasanya ia sudah sangat rindu
*
Sesampainya di bandara Dave langsung masuk ke dalam mobil jemputannya ia menatap handphonenya menunggu petunjuk dari sang penculik
__ADS_1
Lama. Tidak ada petunjuk padahal tadinya Dave berusah sabar menunggu trik murahan seperti itu
Ingat pelacak yang anon berikan pada Baran? Ya sekarang itu milik Dave jaga-jaga jika hal seperti ini terjadi
Tempatnya lumayan jauh baiklah kita Dave tidak akan langsung ke tempat Rykel di culik ia akan melihat dulu Regan dan juga Anon
Mobil melaju dengan kecepatan sedang
Dave memperhatikan jalan sekitar sungguh ia merindukan tempat ini hanya saja terlalu banyak kenangan ia takut violet akan banyak pikiran
Mobil melintas di depan rumah anon dan keluarganya terlihat baik-baik saja mereka tengah mengadakan acara perjamuan teh di dekat rumah
Dave tidak menunjukan ekspresi apapun mobil pun kembali melaju dan berhenti di dekat perkarangan rumah Regan
Dave Aung sendari tadi memandang rumah tersebut di dalam kaca satu arah akhirnya menurunkan kaca mobilnya ingin melihat lebih jelas rumah Regan yang terlihat sepi
Dan tak terduga sebuah mobil berhenti di sampingnya dan itu adalah Regan
"Dave?... Sedang apa kau disana?... Masuklah..."
Dave memalingkan wajahnya tak tahu akan menjawab itu membuat Regan curiga
Ia turun dari mobil menghampiri dave terpaksa Dave pun harus turun dari mobilnya
"Kau sedang mengunjungi ku?..." Dave memalingkan wajahnya ia tidak ingin berbohong tapi apa daya
"Urusan kantor..." Regan mengerutkan keningnya "Dimana violet?... Tidak mungkin dia tida ikut... Dan mana tangan kananmu?... Dave kau sedang tidak berbohong bukan?..."
Dave menghela nafasnya ia bersandar di mobilnya
"Maaf kak... Aku harus pergi klien menungguku..." Dave kembaliasuk ke dalam mobilnya
"Sebaiknya kau jujur padaku ada apa?... Matamu penuh dengan amarah... Kau akan pergi kemana?..."
"Tidak usah khawatir ini bukan masalah besar... Aku sudah terlambat sampai jumpa lain waktu.."
Dave meninggalkan Regan yang pasti khawatir dengan tingkah Dave barusan bagaimana tidak jika melihat mata Dave saja sudah terlihat jelas bahwa Dave akan berniat membunuh seseorang
Semua sudah aman sepertinya pelaku tidak ingin keluarga dekat terlibat ya pasti karena itu akan merepotkan
Dave menuju tempat yang telah ia lacak dari tubuh Baran
Dave menyunggingkan senyumnnya saat sebuah pesan ia terima dan hanya omong kosong dimana Dave harus datang dengan tangan kosong dan jika tidak kalian tahu jika Rykel akan jadi ancaman bagi Dave
"Tidak berguna!!" Hanya gumaman tapi terdengar sangat menakutkan
Dave mengeluarkan katananya tadinya ia ingin mencoba samurai tapi yasudah lah katana ini terlalu banyak kenangan untuk di buang
Mengeluarkan katananya mengelus dengan lembut ia tak sabar bagaimana darah mengalir dari mata katana tersebut pasti akan sangat menyenangkan
Suara tembakan. Jeritan. Akan kembali ia dengar sungguh Dave tak sabar
__ADS_1