Crazy Daddy

Crazy Daddy
terulang kembali


__ADS_3

Baran berjalan dengan cepat menuju bandara ia sudah tidak sabar merasakan darah berceceran di tanah ia juga tak sabar untuk segera menyayat kulit seseorang


'Tidak!! Aku mohon berhenti Baran! Kita kembali ka rumah aku mohon! Kamu tidak harus mendengarkan perkataan Daddy kamu bisa saja membunuh orang di negara ini!'


Baran memberhentikan langkahnya "kau benar!! Kenapa aku menuruti perkataannya?!! Haah kebiasaan lamaku kambuh!!" Baran mengusap rambutnya "baiklah aku akan kembali dan kita lihat tangan indahmu akan membawa siapa ke akhirat!!" Baran berbalik ia berjalan dengan hati yang berbunga


'tidak Baran kembalilah kamu bunuh saja orang yang bernama Diego itu aku mohon jangan kembali ke rumah!'


"Sifatmu sungguh buruk!! Bagaimana ucapanku bisa berubah dalam beberapa detik?!!" Baran menggigit bibirnya hingga mengeluarkan darah ia benci semua kata yang Rykel ucapkan


¶∆¶


"Dimana Rykel?..." Tanya Violet saat Elly datang dengan membawa sarapan "saya kurang tau nyonya..." Elly meletakan meja makan kecil di atas ranjang di hadapan Violet setelah itu ia meletakan sarapan pagi untuk Violet "silahkan nyonya... Saya undur diri dulu..." Violet mengangguk


Violet memakan sarapan tersebut setelah itu ia beranjak dari tempatnya ia berjalan keluar dari kamar tersebut hanya para maid yang berlalu lalang membersihkan rumah "entah kenapa pemandangan ini tidak asing..." Violet berjalan menuruni tangga ia berusaha mencari Rykel yang entah dimana keberadaannya


"Violet?..." Anon yang tengah bersiap untuk pulang dengan tiba-tiba memanggil Violet lalu berjalan mendekatinya "kamu mau kemana?..." Tanya Violet saat melihat pakaian anon sudah rapi "pulang... Aku mau kembali ke Indonesia..." Violet baru tahu jika orang dihadapannya ini kewarganegaraan nya sama dengannya "kalau begitu aku ikut..."


"Tidak!!.." Violet mencari suara besar tersebut dan Anon sudah tahu itu suara siapa Anon melirik Dave yang tengah berjalan mendekatinya "Tidak ada yang boleh pergi dari rumah ini termasuk kau anon!!..." Anon mengerutkan keningnya "hei!.. aku sudah bilang aku akan pulang..." Anon tau jika Dave membutuhkannya jika sewaktu-waktu Violet berontak dan berniat lari lalu disitulah peran anon digunakan dimana anon akan menghilangkan ingatan Violet lagi


"Ini juga demi kebaikanmu!!.. kau tahu jika Baran bisa saja menghabisimu!!.." anon bergidik ngeri saat mendengar nama Baran di telinganya "haah... Baiklah..." Anon berbalik berjalan menuju kamarnya lagi

__ADS_1


"Baran?..." Tanya Violet penasaran "ya, seorang iblis kecil yang aku besarkan dengan penuh kasih sayang..." Violet tidak mengerti dengan apa yang Dave katakan apa maksudnya iblis kecil yang ia besarkan dengan kasih sayang? Padahal ia hanya punya satu anak apa mungkin?


"Rykel?..." Dave mengangguk "Mari aku ceritakan semuanya..." Karena keingintahuan Violet yang besar ia pun menurut dan duduk di samping Dave


"Rykel memiliki dua kepribadian... Sisi gelapnya memiliki nama yaitu Baran... Dan prinsip seorang Baran adalah memuaskan hasratnya untuk membunuh dan membunuh... Dan dengan adanya Baran membuat raga Rykel sedikit berguna..." Violet masih belum paham dengan semua ucapan Dave


Drap Drap


Dave melirik pintu utama dimana ia melihat wajah angkuh tengah berjalan dengan santainya "maaf pak tua!! Tapi sepertinya aku tidak perlu terlalu jauh untuk memenuhi hasratku!! Disini juga banyak bahkan ada tiga itu pasti akan membuatku sangat puas!!" Violet berdiri bagaimana bisa Rykel berbicara serpti itu pada orang tuanya sendiri dan kenapa ia memanggil Dave dengan sebutan pak tua itu sangat tidak sopan


"Rykel?..."


Srak


"Mommy?..." Dave menyunggingkan senyumnya ternyata anak di hadapannya ini begitu menyayangi Violet "apa yang baru saja kamu katakan?..." Tanya Violet sembari berjalan ke hadapan Rykel Oya dan Dave sedang kesal karena perkataan Baran tadi yang memanggilnya pak tua


"Aku.. itu em...--"


"Aku baru saja memberi tahu kamu Vi... Yang barusan itu bukan Rykel tetapi Baran..." Rykel sangat itu saat Dave berbicara dengan nada lembut pada Violet "benarkah?..." Rykel mengangguk kecil ia takut jika Violet akan membencinya dan membuangnya "hei jangan murung gitu... Gimana kalau kita jalan-jalan?.."


Kata-kata yang selalu Dave dengar jika Violet tengah bosan yaitu °jalan-jalan° dan Dave memang selalu merindukan semua ucapan manja dan menggemaskan Violet

__ADS_1


"Benarkah?... Bagaimana kalau kita ke mall?..." Violet mengangguk senang ia juga butuh refreshing "baiklah ayo..."


Tunggu apakah mereka tidak menganggap Dave ada? Apakah baru saja Dave Dikacangin? Kenapa mereka tidak mengajak Dave?


"Daddy?... Ayok..." Entah mengapa amarah Dave memuncak tatapannya semakin menyeramkan membuat Rykel bersembunyi di balik punggung Violet ini sangat lucu apakah Dave cemburu dengan anaknya sendiri? Ah ini tidak adil


"Kenapa?..." Violet mengerutkan keningnya karena tiba-tiba Dave berkata seperti itu "apa?... Kamu bilang apa?..." Dave mendekat sedikit menunduk untuk menatap intens mata Violet "kenapa harus dia?... Kenapa kamu tidak mengajak aku?..."


Rykel membulatkan matanya ia sedikit bergidik geli saat melihat Dave yang tengah bertingkah manja pada Violet tapi kenapa Dave membuat hawa disini mencengkam


"Ah.. sepetinya Anda salah paham tuan... Saya berniat mengajak anda tapi Rykel sudah mengajak anda..." Dave mengepalkan tangannya kenapa harus memakai kata baku seperti itu ini membuat suasana menjadi canggung Dave berbalik meninggalkan Violet yang tak bisa menaha detak jantungnya yang sendari tadi berdegup kencang mungkin karena ia takut


"Dia kenapa?.." tanya Violet pada Rykel "mungkin Daddy sedang jengkel... Mommy bagaimana jika kita berjalan-jalan di taman belakang rumah?... Sembari aku menceritakan Baran?.." Violet mengangguk antusias ia juga masih belum paham siapa Baran


'sialan! Sejak kapan aku menjadi topik gosip seperti ini!'


¶∆¶


"Diego?... Ada apa?..." Regan yang sedang bersiap untuk berangkat ke kantor tiba-tiba melihat mobil di depan rumahnya dan ternyata itu Diego "kak aku hanya ingin bertanya... Apakah kakak tau dimana Violet?... Aku sudah mencarinya di toko dan di rumahnya tapi masih belum kunjung menemukannya..."


Regan langsung paham Violet pasti pergi dengan Rykel dan semoga saja Dave tidak berbuat macam-macam pada Violet "Dia sedang liburan..." Ujar Regan dengan tenang "Dimana?... Aku ingin menyusulnya..." Regan menggeleng "aku tidak tahu... Tapi Diego, Violet itu sudah menikah..." Regan sedang memastikan sesuatu "ya aku tahu... Tapi pernikahannya tidak sempurna.. maksudku Violet sudah melupakan mantan suaminya... Apakah ada yang salah kak?..." Regan mengangguk

__ADS_1


"Bukan melupakan... Tapi Violet memang lupa karena ia hilang ingatan... Dan sepertimu mereka belum cerai... Bahkan Violet sudah memiliki anak..." Diego mengangkat bahu acuh "aku permisi dulu kak..." Diego melajukan mobilnya entah kemana


"Aku takut jika kejadian dulu terulang kembali..." -Regan


__ADS_2