
Dave tidur di samping Violet walaupun sempit tapi Violet suka karena Violet bisa memeluk Dave dan mereka menjadi sangat dekat
"Tidur..." Dave mencolek hidung Violet
"Gimana bisa tidur kalo degdegan kayak gini..." Dave terkekeh ia mendekap Violet ke dalam pelukannya
"Ahh.." ringis Violet saat Dave tak sengaja menyentuh belakang telinga yang terdapat memar ungu disana
"Maaf.." Violet mengeratkan pelukannya "nggak papa..."
Dave menggertakan giginya lelaki sialan itu berani menyentuh istrinya yang berharga
Bahkan sampai berani melukai Violetnya dia sangat berani bukan? Sepertinya dia tidak tahu bagaimana Dave memperlakukan musuhnya
Dan sekarang si Diego itu malah mau menjadi musuhnya sungguh lelaki yang malang
"Dave?... Jangan marah... Jangan pukul-pukulan lagi... Aku gak mau ngedenger lagi kamu apa-apa pake kekerasan... Udah biarin aja dia... Sekarang kan aku udah nggak apa-apa..."
Dave mengusap kepala Violet ia mengangguk pelan
"Apapun untukmu sayang..."
Sangat disayangkan padahal mata Diego bagus tadinya Dave ingin menjadikannya pajangan tapi karena keinginan istrinya ia mengurungkan niatnya dan lebih mencari kedamaian tidak! Mungkin nanti saja damainya saat Diego sudah lenyap di muka bumi
"Dave udah makan?..." Tanya Violet yang sedang memeluk perut eigh pack milik Dave
"Aku sudah makan siang tadi ah--" Dave tertawa saat Violet mencubit ****** miliknya
"Itukan tadi siang!... Sekarang udah hampir tengah malam... Makan gih..."
Violet mendongak menatap Dave
Cup
Kecupan hangat di kening Violet membuat Violet memperlihatkan senyum manisnya
"Baiklah... Tunggu sebentar... Aku suruh bawahanku untuk membeli makan untuk kita..." Violet mengangguk dan Dave berjalan ke luar ruangan
Violet bangun ia berdiri ingin ke kamar kecil setelah itu ia kembali ke ranjang tapi saat akan berbaring Violet tidak sengaja melihat puluhan mobil sama yang bahkan ada ratusan orang berpakaian hitam tengah berdiri menjaga rumah sakit? Atau karena kejadian ini membuat Dave memperketat keamanan dan Violet kira orangnya tidak sebanyak ini pantas saja suster semal terlihat terkejut
Ceklek
"Sayang... Lagi apa?... Sini tiduran lagi..."
Dave membawa Violet ke ranjang dan mendekapnya lagi seperti semula
"Buat apa bawahan sebanyak itu?..." Tanya Violet masih di dalam dekapan Dave
"Jangankan ada yang memukulmu jika ada yang menyentuhmu aku bisa saja mengulitinya hingga bersih--"
Krauk.
Dave menggeram linu saat Violet menggigit ****** nya
__ADS_1
"Iya-iya maaf... Aku cuman jaga-jaga aja... Mereka gakan melukai orang lain kok... Mereka sudah aku arahkan untuk menjadi orang baik..."
Violet tak menghiraukan ia terlalu nyaman di dekapan Dave hingga matanya sudah sangat lengket dan ia pun tertidur
"Perkataanku tidak main-main sayang..."
Dave mengecup kepala Violet
"Seberusaha apapun aku untuk menahan hasrat membunuh lelaki sialan itu... Aku tidak terima wanita tercintaku diperlakukan sehina ini... Permasalahannya sudah lain lagi jika kamu tersentuh olehnya... Aku akan menghadapinya walaupun nyawa yang menjadi taruhannya... tapi sayangnya aku tidak pernah kalah untuk membela istriku... Aku janji kamu gak akan pernah melihat wajah si Diego lagi..."
Dave mengelus kepala Violet tadinya ia ingin makan bersama tapi karena Violet sudah tertidur besok saja ia makan
*
"Enghh..." Violet membuka matanya
Violet mendudukan dirinya apakah barusan ia bermimpi Dave ada disamping nya? Tapi itu terlihat sangat nyata
"Haah..." Violet menghela nafas panjang
"Ada apa?... Kamu terlihat sedang memikirkan sesuatu?..." Dave tengah membaca koran dengan kopi di meja kecil dihadapannya
Dave mengerutkan keningnya saat Violet terus memandangnya apakah pagi ini wajah Dave terlihat aneh? Ia merasa setiap hari ia selalu tampan
Dave berdiri berjalan dan berhenti di samping Violet yang masih melongo melihat Dave dihadapannya
"Apa ini nyata?" Tanya Violet berharap bahwa ini bukan hanya mimpi
Cup
"Apa yang harus aku buktikan supaya kamu percaya bahwa ini aku..."
"Semalam apa yang terjadi?..." Violet harus memastikan
Dave membuat raut wajah seolah tengah berfikir tangannya menggapai tangan Violet mencium punggung tangan Violet lalu menatap hangat sang istri
"Semalam kamu minta aku untuk panggil kamu dengan sebutan sayang..."
Blush
Ternyata ini nyata Violet sudah memerah kenapa ia harus menanyakan hal memalukan seperti itu
"Mana Rykel?..." Jika Dave masih seperti dulu mungkin senyumannya sekarang akan pudar tapi sekarang tidak Dave mempertahankan senyumannya
"Di rumah... Cepatlah sembuh supaya kita bisa kembali pulang... Eum.. sayang apakah kamu yang memberi tahu tentang Agra?... Sampai-sampai ia tahu jika itu adalah makam Agra..."
Violet baru menyadarinya dari mana Diego mendapat informasi seperti itu
Shit! Pasti sindy yang memberi tahukannya bagaimana pun sindy adalah mantan tunangan Agra
"Aku gak tahu..." Violet menyembunyikan kebenaran
"Baiklah jangan pikirkan lagi... Kamu tunggu disini aku akan membeli sarapan..."
__ADS_1
Violet mengangguk lalu Dave berjalan ke luar ruangan belasan bawahan menunduk hormat pada Dave
"Bagaimana?!!"
Tangan kanan baru Dave yang baru saja bekerja hari ini
"Sudah di tangani... Sekarang Diego berada di dalam mobil..."
Dave melirik Petra "Tangani dia!! Dan aku ingin tahu siapa saja yang bersangkutan!!"
Petra mengangguk ia membungkuk hormat lalu berbalik
Dave kembali ke dalam ruang rawat
"Beli apa?..." Tanya Violet karena ia memang sudah lapar
"Kamu mau apa?..." Violet mempoutkan bibirnya tadi katanya Dave mau membeli sarapan tapi malah kembali sembari menayakan mau sarapan apa
"Katanya mau beli sarapan..." Dave mengusap kepala Violet
Mengambil handphonenya dan memesan bubur ayam untuk Violet
"Ck. Malah fokus ke handphone..." Violet menggerutu membaringkan tubuhnya membelakangi Dave
"Iya-iya aku simpan dulu selingkuhannya..."
Blush
Kenapa Violet mengingat kejadian dulu? Dimana Violet marah pada daev karena Dave berselingkuh dengan handphonenya
Malu Violet malu!
"Gak lucu tau!..."
Violet merasakan pipinya yang memanas dikala Dave tertawa kecil dan sialnya memang sangat tampan
Dave memeluk Violet ia tahu Violet tengah malu lihat saja Violet menelusupkan wajahnya pada dada bidang Dave
"Masih marah?..." Tanya Dave dibalas gelengan oleh Violet
"Nggak" teriak Violet saat Dave akan melepaskan pelukannya
"Kenapa? Aku mau lihat wajah imut istriku..." Violet menggeleng ia semakin menelusupkan wajahnya
Violet melepas pelan pelukannya Violet sedikit mendongak menatap Dave yang tengah menatapnya
Kecupan singkat di bibir Violet merekahkan senyuman Violet yang terlihat sangat manis
"Istri siapa sih?... Cantik banget... Imut banget... Makin sayang..."
Violet terkekeh Dave semakin manis padanya ia suka
"Dia ada di dalam?!..."
__ADS_1
Sontak Dave dan Violet menoleh pada pintu dimana baru saja mereka mendengar Regan berteriak
"Aunty huwaaaa.... Risel mau ketemu aunty.... Hikss..."