CRAZY RICH BOSS

CRAZY RICH BOSS
Rasa Kemanusiaan


__ADS_3

"Kenapa bisa begini..?" Tanya Reta yang tengah memalingkan wajahnya... Bukannya apa-apa... Namun dia hanya tak mau melihat kearah Abi yang memandangnya dengan senyuman seperti itu...


"Aku tahu semua kebenaran yang selama ini mereka sembunyikan..." Lirih Abi dan tertunduk...


Reta melihat kearah Abi dengan tatapan bingung...


"Apa maksud mu.?" Tanya Reta tak mengerti...


"Surat itu... Kepergian mu itu ternyata semuanya hanyalah kebohongan yang orang tuaku buat... Mereka melakukannya karena tak ingin kita bersama..." Kata Abi dengan sangat lirih namun Reta tetap dapat mendengarnya...


"Lalu jika memang begitu untuk apa kamu cari tahu kebenarannya... Bukankah itu juga tak mengubah apapun.." kata Reta dengan dingin...


Abi menatap Reta dengan intens... Ya... Wanita di depannya itu kini bukan lagi anak umur belasan tahun yang dulu...


"Aku menyesal Sa... Sangat menyesal karena tak mencari mu dengan benar saat itu... Tapi aku benar-benar tak pernah berniat untuk meninggalkan mu Sa..." Jujur Abi yang berharap Reta masih mau mempercayainya...


Reta menghela nafasnya... Dia masih belum bisa untuk percaya pada laki-laki itu lagi... Masih terlalu berat juga sakit...

__ADS_1


"Pulanglah.." kata Reta dan berdiri dari duduknya... Abi segera memeluk tubuh Reta dari belakang...


Abi menyandarkan kepalanya pada pundak Reta dan mulai terisak lagi...


"Maafkan aku Sa... Ya aku memang salah... Aku tahu kau pasti sangat membenci ku kini... Aku tahu pasti kau sangat terluka... Tapi percayalah aku hanya mencintaimu Sa... Tak ada yang lain... Bahkan selama tiga tahun ini aku terus berusaha mencari mu Sa... Aku tak bisa hidup tanpa mu.." akhir kata-kata Abi yang di lanjutkan dengan Isak tangis...


Reta mengigit bibir bawahnya... Dia berusaha menahan gejolak di hatinya... Tangisan Abi mengisyaratkan rasa sakit yang teramat dalam seperti yang Reta rasakan...


Namun untuk memaafkan Abi juga bukan hal mudah yang dapat dia lakukan... Dia melewati banyak kesulitan atas perbuatan Abi di masa lalu... Hingga tak mudah bagi Reta mengatakan kata maaf yang sangat di harapkan Abi darinya...


Abi yang mengerti maksud Reta pun berjalan dengan lesu.. Dia tak rela meninggalkan wanita yang sangat di cintainya itu... Apa lagi setelah tiga tahun lamanya dia mencari namun tak kunjung menemukannya juga..


"Aku akan pulang... Tapi ku mohon jangan pergi lagi dariku... Jangan jauhi aku... Aku tahu akan sangat lama bagimu untuk menyembuhkan luka itu... Tapi aku akan menunggunya..." Kata Abi lalu mengusap kepala Reta dengan lembut...


Hangat tangan Abi membuat Reta merasa goyah... Dia dapat merasakan ketulusan kata-kata Abi dari sorot mata itu...


"Aku pergi dulu... Tapi esok aku akan menemui mu lagi dan memperjuangkan mu kembali.." kata Abi dan berlalu kearah lift untuk pulang ke apartemen miliknya...

__ADS_1


Reta menutup pintu apartemen dan berjalan dengan gontai ke arah sofa... Dia terduduk dan mengingat kembali semua perkataan Abi tadi...


Reta tahu betul seperti apa sifat Abi... Jika Abi bilang tak akan menyerah maka itu pasti sungguh akan terjadi...


Tanpa terasa Reta mulai terlelap dengan pikiran-pikiran itu... Namun rasanya baru sebentar dia memejamkan mata, kini dia harus bangun karena suara tangis Bian yang mencarinya...


"Ibuk...ibuk..." Teriak Bian menangis saat tak menemukan Reta tidur di sampingnya...


Sejenak aku hampir larut dalam rasa dan suasana.... Namun aku mengembalikan kesadaran ku sepenuhnya...


Kini semuanya sudah berbeda.. Aku bukanlah gadis lugu beberapa tahun yang lalu...


Aku bukan lagi gadis yang akan mudah masuk ke dalam kata-kata manisnya...


Terlebih kini aku telah mempunyai seorang malaikat kecil yang aku harus jaga sepenuhnya dengan taruhan hidup ku... Aku tak mau jika ternyata kelak dia akan berusaha mengambil sumber kebahagiaan ku...


Kini aku akan berusaha sekuat tenaga untuk tak goyah meskipun dia mengemis dan melakukan segalanya...

__ADS_1


__ADS_2